Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBEDAAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA ANTARA SISWA KELAS MIPA DAN IPS DI SMAN 1 KEJAYAN Choirunisa’ Aliefani; Andika Setyo Budi Lestari; Fuat Fuat
Trigonometri: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 5 No. 3 (2024): Trigonometri: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3483/trigonometri.v5i3.9520

Abstract

ABSTRACT Interest in learning mathematics is an important factor in students' learning success, especially in subjects that require conceptual understanding and precision such as mathematics. This study aims to analyze the differences in interest in learning mathematics between students in MIPA and IPS classes at SMAN 1 Kejayan. This study uses a quantitative approach with a survey method involving MIPA and IPS class students in two classes of SMAN 1 Kejayan. Data were obtained through questionnaires filled out by 50 students from each class. The research method used is a quantitative approach with an instrument in the form of a questionnaire to measure students' interest in learning mathematics. Based on the results of the study, MIPA class students showed a slightly higher interest in learning mathematics with an average score of 2.84 compared to IPS class students who had an average score of 2.74. However, statistical tests showed that this difference was not significant (p = 0,283), so that the background of the department did not significantly affect interest in learning mathematics. The limitations of this study include the scope that is limited to one school and the possibility of bias in filling out the questionnaire. Keywords: learning interest, mathematics, science class, social studies class ABSTRAK Minat belajar matematika merupakan faktor penting dalam keberhasilan belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran yang memerlukan pemahaman konsep dan ketelitian seperti matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan minat belajar matematika antara siswa kelas MIPA dan IPS di SMAN 1 Kejayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan siswa kelas MIPA dan IPS di dua kelas SMAN 1 Kejayan. Data diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh 50 siswa dari masing-masing kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan instrumen berupa angket untuk mengukur minat belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, siswa kelas MIPA menunjukkan minat belajar matematika yang sedikit lebih tinggi dengan rata-rata skor 2,84 dibandingkan dengan siswa kelas IPS yang memiliki rata-rata skor 2,74. Meskipun demikian, uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan ini tidak signifikan (p = 0,283), sehingga latar belakang jurusan tidak terlalu memengaruhi minat belajar matematika secara signifikan. Keterbatasan penelitian ini mencakup lingkup yang terbatas pada satu sekolah dan kemungkinan adanya bias dalam pengisian angket. Kata Kunci: minat belajar, matematika, kelas MIPA, kelas IPS.
ANALISIS HAMBATAN PENYELESAIAN SKRIPSI PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA Choirunisa’ Aliefani; Supriyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/96h3p304

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir sering kali menghadapi berbagai hambatan dalam proses penyusunan skripsi yang berpotensi memengaruhi kelancaran studi serta ketepatan waktu kelulusan. Hambatan tersebut dapat bersumber dari faktor internal maupun eksternal yang saling berkaitan dan membentuk dinamika tersendiri dalam proses penyelesaian tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai hambatan penyelesaian skripsi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Wiranegara, ditinjau dari aspek akademik, psikologis, proses bimbingan, ketersediaan fasilitas dan referensi, serta manajemen waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada mahasiswa tingkat akhir dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan penyelesaian skripsi bersifat multidimensional, dengan kecenderungan hambatan yang lebih dominan pada aspek manajemen waktu dan psikologis, seperti kesulitan mengatur jadwal, motivasi yang fluktuatif, dan tekanan emosional. Temuan ini memberikan gambaran kontekstual mengenai kondisi mahasiswa tingkat akhir dalam proses penyusunan skripsi dan dapat menjadi dasar bagi institusi pendidikan untuk merumuskan strategi pendampingan akademik yang lebih efektif.