Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Empowering the Mina Asri Catfish Farming Group Through Digital Marketing and Financial Literacy for Business Sustainability PURNAMAWATI, Ida Ayu Putu Santi; PUTRA, A.A Ngr Gde Punia Artawan; PUTRA, I Ketut Johny Pramanda
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni – September 2025)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v4i2.1588

Abstract

Indonesia, as a maritime nation, has significant potential in the fisheries sector, with catfish being one of the main freshwater aquaculture commodities. In Bali, the Mina Asri Catfish Farming Group contributes to local fishery production, yet faces challenges in production costs, limited marketing strategies, and manual financial management. This study aims to empower the group through innovation and community service activities that enhance production efficiency, market competitiveness, and financial literacy. The program was implemented through stages of socialization, training, technology application, and mentoring. Training focused on the use of alternative pellet feed, digital marketing through social media, and digital financial recording using simple applications. Results showed that providing pellet feed assistance reduced production costs by at least 10% per cultivation cycle, thereby improving profit margins and financial allocation for other development needs. Digital marketing training increased members’ skills in content creation and online promotion, enabling expansion of product distribution, particularly for processed catfish, beyond local markets. Meanwhile, financial literacy training facilitated the adoption of digital records, improving transparency and supporting more accurate evaluation of profitability. Pre- and post-test assessments demonstrated a 70% improvement in participants’ knowledge and skills, confirming the effectiveness of the program. In conclusion, the empowerment program significantly improved group capacity in production, marketing, and financial management. Active community participation played a crucial role in ensuring sustainability, with the program contributing to business independence, enhanced income, and regional food security, while also strengthening the community-based economy.
Edukasi Akuntansi Dan Perpajakan Serta Digital Marketing Untuk Pemberdayaan Ekowisata Mangrove Pada Kelompok Nelayan A A Ngr Gde Punia Artawan Putra; Sukmasari Triana Gita Putri; Ida Ayu Rosa Dewinta
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.13783

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan wujud pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat dalam menjawab permasalahan riil di lapangan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di KUB Simbar Segara, sebuah kelompok usaha bersama nelayan pesisir di Pemogan, Denpasar Selatan, yang mengembangkan ekowisata berbasis konservasi hutan mangrove. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan dalam manajemen keuangan, rendahnya literasi perpajakan, serta kurangnya strategi digital marketing. Melalui pendekatan partisipatif, tim PKM Universitas Warmadewa memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana, penyuluhan perpajakan, serta pelatihan promosi digital. Selain itu, diberikan produk teknologi berupa modul laporan keuangan sederhana (softcopy) dan bantuan bibit mangrove (hard product). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas manajerial mitra, meningkatnya pemahaman perpajakan, serta kemampuan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi ekowisata. Dampak lain adalah penguatan fungsi ekologi melalui penanaman 800 bibit mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Program ini memberikan kontribusi multidimensional, yaitu pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta mendukung tercapainya target SDGs (13: Climate Action dan 14: Life Below Water).