Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Air Rebusan Daun Salam untuk Mengatasi Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah : Hiperglikemia pada Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Binaan Puskesmas Kedu Khasanah, Nurul; Parmilah; Lusmiati Anisah, Retno
JURNAL KESEHATAN KARTIKA Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Kartika
Publisher : Faculty of Health Science and Technology, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkkes.v19i2.306

Abstract

Background : Type II diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by increased blood glucose (hyperglycemia). The global prevalence of diabetes in 2021 reached 10.5% or 537 million adults, with almost half unaware of their condition. IDF predicts this prevalence will increase to 643 million in 2030 and 783 million in 2045, with more than 90% of sufferers experiencing type 2 diabetes which is triggered by various factors. Additionally, approximately 541 million people have Impaired Glucose Tolerance (IGT), which increases the risk of type 2 diabetes (1–3). One non-pharmacological action that can be taken is hyperglycemia management which focuses on providing oral fluid intake of boiled bay leaf water, which contains flavonoids to reduce blood glucose levels by inhibiting glucose reabsorption in the kidneys. Objective: provides an overview of the effectiveness of giving bay leaf decoction in overcoming the problem of unstable blood glucose levels. Method : The research uses a qualitative case study with a case study research approach strategy. The researcher explains a descriptive research approach that focuses on overcoming unstable blood glucose levels by administering bay leaf boiled water in type II diabetes mellitus. The results : After being given bay leaf boiled water for 7 days, both respondents experienced a decrease in blood glucose levels. Respondent 1's current blood glucose level was 460 mg/dl to 237 mg/dl and respondent 2's current blood glucose level was 266 mg/dl to 224 mg/dl. conclusion : the administration of bay leaf infusion is effective in addressing blood glucose instability in patients with type II diabetes mellitus.
Analisis Komprehensif: Stres Pengasuhan dan Strategi Koping pada Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus Anisah, Retno Lusmiati; Parmilah; Yuni Susilowati
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.287

Abstract

Abstrak Orang tua yang mengasuh anak berkebutuhan khusus (ABK) menghadapi tantangan psikologis yang kompleks dan rentan mengalami tekanan emosional kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat parenting stress dan mengidentifikasi strategi koping dominan yang digunakan oleh orang tua di SLB Negeri Temanggung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 279 orang tua siswa, dengan sampel sebanyak 77 orang tua yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Skala Stres Pengasuhan (SSP) adaptasi Kumalasari et al. dan Skala Strategi Koping modifikasi Nasution & Pratiwi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua (54,5%) mengalami tingkat stres pengasuhan yang tinggi, dengan skor rata-rata pada aspek ketegangan (strain) lebih tinggi daripada aspek kepuasan (pleasure). Orang tua ABK berada dalam posisi yang menantang namun resilien. Tingkat stres yang tinggi diseimbangkan dengan penggunaan strategi koping yang masih adaptif secara kultural, terutama Koping Religius dan Escape-Avoidance. Meskipun strategi penghindaran sering dipandang negatif, dalam konteks keterbatasan sumber daya di Indonesia, strategi ini berfungsi sebagai mekanisme pertahanan diri untuk menjaga kewarasan jangka pendek. Nilai-nilai budaya seperti pasrah dan nrimo menjadi fondasi kekuatan mental yang membedakan profil koping orang tua Indonesia dengan di Barat. Tenaga kesehatan perlu merancang program intervensi yang juga berfokus pada kesehatan mental orang tua, untuk menggeser strategi koping dari Escape menuju Positive Reappraisal dan Problem Solving. Pembentukan kelompok dukungan (peer support group) di sekolah dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi isolasi sosial dan memberikan wadah berbagi strategi pengasuhan yang konstruktif. Kata Kunci:   Anak Berkebutuhan Khusus; Orang Tua; Strategi Koping; Stres Pengasuhan