Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN HOSPITALITY DAN LAYANAN PRIMA BAGI PELAKU USAHA PARIWISATA DI NUSA PENIDA Komang Shanty Muni Parwati; Firlie Lanova Amir; Gusti Made Riko Hendrajana; Wayan Suadnyana
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 12: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i12.9294

Abstract

Pelatihan hospitality dan layanan prima merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sektor pariwisata di Nusa Penida, sebuah destinasi yang terkenal dengan keindahan alamnya. Dengan semakin tingginya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, kebutuhan akan layanan yang profesional dan berstandar internasional menjadi semakin penting. Namun, banyak pelaku usaha pariwisata lokal yang menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang konsep layanan prima dan keterbatasan keterampilan komunikasi lintas budaya. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha pariwisata di Nusa Penida, khususnya dalam memberikan layanan berkualitas yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Pendekatan pelatihan mencakup pemahaman konsep dasar hospitality, penguasaan teknik problem-solving, kemampuan merespons kebutuhan wisatawan, serta pengembangan pola pikir yang mendukung keberlanjutan pariwisata. Hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata yang positif bagi pengunjung, memperkuat citra Nusa Penida sebagai destinasi unggulan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas lokal, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem layanan prima. Dengan peningkatan kualitas pelayanan, Nusa Penida berpotensi menjadi model destinasi yang kompetitif di tingkat global, mengintegrasikan keindahan alam dengan pelayanan yang professional
Cultural Tourism: A Strategy to Improve the Tourism Industry and Preserve Indonesian Culture Agus Sunatha Putra; Gusti Made Riko Hendrajana; Komang Shanty Muni Parwati; Komang Trigita Juliastari; Firlie Lanovia Amir
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1616

Abstract

Cultural tourism has become a strategic pillar in national economic development and a vital instrument in preserving Indonesia's cultural heritage. This study aims to analyze the effectiveness of cultural tourism as a dual strategy to strengthen the competitiveness of the tourism industry and ensure the sustainability of cultural heritage amidst globalization. Using a descriptive qualitative approach, this article examines the synergy between local wisdom-based destination promotion and traditional value conservation efforts. The analysis shows that cultural integration in the tourism industry not only increases the volume of international and domestic tourist visits but also creates a collective awareness of local communities' cultural identity. However, challenges such as cultural commodification and the destruction of physical artifacts require tourism management policies based on sustainability principles. This article concludes that synchronization between stakeholders, digital innovation, and local community involvement is key to achieving a balance between industry profitability and the protection of Indonesian culture.