Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of Indonesian Original Medicines Study of Standardized Herbal Medicine Products "Tolak Angin" as Traditional Medicine Nastiti, Kunti; Maharani, Tri Anita; Trisia, Trisia; Kristiani, Windilla; Khadijah, Siti
PROMOTOR Vol. 7 No. 5 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i5.823

Abstract

The use of traditional medicine continues to grow rapidly in Indonesia, reflecting the country's abundant natural and cultural wealth. One of the leading herbal medicine products is Tolak Angin, which is produced by PT. Sidomuncul Herbal and Pharmaceutical Industry, Tbk. Tolak Angin is a Standardized Herbal Medicine (OHT) that has been scientifically tested for its safety, quality, and benefits. This article presents an overview of the ingredients, production process, and clinical trials of Tolak Angin, as well as its impact in the context of Indonesian public health. By involving literature studies and secondary data analysis, this article highlights the importance of standardization in the development of effective and safe traditional medicine products. In conclusion, Tolak Angin not only represents local cultural heritage and knowledge, but also plays a vital role in providing affordable and reliable treatment alternatives for the community.
Monitoring Efek Samping Obat Antihipertensi Di Puskesmas Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Trisia, Trisia; Kurniawati, Darini; Nastiti, Kunti; Aryzki, Saftia
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 5 No 2 (2025): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v5i2.720

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah mengalami peningkatan dari keadaan normal atau mencapai 140/90 mmHg. Di Indonesia, prevalensi hipertensi mengalami peningkatan, terutama di Kalimantan Selatan. Penggunaan obat antihipertensi diperlukan untuk mengontrol tekanan darah dan digunakan dalam jangka panjang, namun tidak jarang menimbulkan efek samping yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Maka diperlukan monitoring efek samping obat untuk memantau reaksi tidak diinginkan setelah pemberian obat. Tujuan:  Untuk mengidentifikasi karakteristik pasien yang mengalami efek samping dan mengidentifikasi kejadian efek samping obat antihipertensi. Metode:  Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan rancangan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik pusposive sampling. Instrumen pengambilan data menggunakan lembar observasional berupa kuesioner. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 56-65 tahun (36,08%), jenis kelamin perempuan (55,70%), pendidikan SD (36,72%) dan bekerja sebagai petani (36,70%). Obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah Captopril tunggal (44,30%) dan terdapat 110 responden (69,62%) yang mengalami efek samping obat berupa batuk kering (47,27), bengkak (23,63%), pusing (16,36%) dan gatal (12,72%). Simpulan:  Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dari 158 responden, 110 melaporkan mengalami efek samping obat. Efek samping yang paling umum dilaporkan adalah batuk kering, bengkak, pusing dan gatal.