Al Katani, Abdul Hayyie
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen kegiatan siswa dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui Pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Cibinong Bogor Kasmudi, Iksan; Al Katani, Abdul Hayyie; Tamam, Abas Mansur
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 3 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v17i3.16280

Abstract

The Strengthening Pancasila Student Profile Project is a program in the Independent Curriculum as an effort to improve the quality of education through character education, in character development one of which is through the Strengthening Pancasila Student Profile Project activities which will be carried out. This research aims to analyze the management of student activities in the Project for Strengthening the Pancasila Student Profile at SMK Negeri 1 Cibinong Bogor. This research uses a qualitative method with a case study approach because the research location only concerns phenomena and realities that exist in the SMKN 1 Cibinong Bogor environment. The results of this research are internalizing the Pancasila student profile through three stages, namely in learning planning, learning processes, and evaluation. The implementation of the Pancasila student profile at SMKN 1 Cibinong Bogor has been carried out quite well, both in terms of learning, infrastructure suggestions, and many facilitators or teachers also understand the objectives of the Pancasila student profile. Abstrak Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan suatu program dalam Kurikulum Merdeka sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendidikan karakter, dalam pengembangan karakter salah satunya melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang akan dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kegiatan siswa dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMK Negeri 1 Cibinong Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus karena yang menjadi lokasi penelitian hanya menyangkut fenomena dan realitas yang ada di lingkungan SMKN 1 Cibinong Bogor. Hasil penelitian ini Melalui internalisasi profil pelajar Pancasila melalui tiga tahapan yaitu dalam perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran, dan evaluasinya. Pelaksanaan profil pelajar Pancasila di SMKN 1 Cibinong Bogor sudah terlaksana dengan cukup baik, baik dari segi pembelajaran, saran prasarana, dan fasilitator atau guru juga sudah banyak yang megerti tentang tujuan profil pelajar Pancasila.
Manajemen sarana prasarana dalam peningkatan kualitas ibadah di Majelis Taklim Telkom Group Pusat Ismondo, Doni; Sa’diyah, Maemunah; Al Katani, Abdul Hayyie
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 3 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v17i3.17598

Abstract

Majelis Taklim is an Islamic educational institution that is flexible in time and place, acting as a center for da'wah as well as lifelong non-formal education. This research aims to analyze the management of facilities, infrastructure, and human resources at Majelis Taklim Telkom Group (MTTG) Jakarta as an effort to improve the quality of worship and learning. This research uses a qualitative-descriptive approach with purposive sampling technique to determine informants, which include managers, employees, and worshipers. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation, with validation using method triangulation. The results showed that the management of facilities and infrastructure in MTTG has followed management principles, including planning, procurement, organization, utilization, and elimination. Maintenance involves coordination with stakeholders for optimization. Periodic evaluations are conducted to ensure maximum utilization. The manager's role is crucial in ensuring all management functions run effectively. The conclusion of this study emphasizes that professional management supports the achievement of the objectives of Majelis Taklim as a quality Islamic education institution. Abstrak Majelis Taklim adalah lembaga pendidikan Islam yang fleksibel dalam waktu dan tempat, berperan sebagai pusat dakwah sekaligus pendidikan nonformal seumur hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia di Majelis Taklim Telkom Group (MTTG) Jakarta sebagai upaya meningkatkan kualitas ibadah dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik purposive sampling untuk menentukan informan, yang mencakup pengelola, pegawai, dan jamaah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan validasi menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di MTTG sudah mengikuti prinsip manajemen, meliputi perencanaan, pengadaan, pengorganisasian, pemanfaatan, dan penghapusan. Pemeliharaan melibatkan koordinasi dengan stakeholder untuk optimalisasi. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan pemanfaatan maksimal. Peran manajer sangat penting dalam memastikan semua fungsi manajemen berjalan efektif. Simpulan penelitian ini menekankan bahwa pengelolaan yang profesional mendukung tercapainya tujuan Majelis Taklim sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkualitas.
Pengembangan program pendidikan kompetensi sosial pengasuh pesantren tingkat SMP Arifin, Zainurroyyan; Al Katani, Abdul Hayyie; Syafri, Ulil Amri
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 3 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i3.21930

Abstract

This study aims to develop an Islamic social competence education program for junior high school Islamic boarding school caregivers. The background of this research is the importance of caregivers' roles as mentors for students in character development, yet many of them lack adequate social competence. The study used a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, which includes five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results indicate that most Islamic boarding school caregivers have not received social training based on Islamic values and require a systematic program. The program developed encompasses the values of tazkiyatun nafs (self-control), sincerity, adab al-mu'asyarah (concerning good and forbidding evil), patience, gratitude, humility (tawadhu'), love of knowledge, asceticism (zuhud), Islamic brotherhood (ukhuwah Islamiyah), and morally-based social leadership. Expert validation showed a feasibility level of 81.6% (highly feasible). The implementation results indicate that this program can help improve the social competence of caregivers in carrying out their social roles and fostering students in the Islamic boarding school environment. Keywords: social competence, Islamic boarding school caregivers, Islamic education, program development. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program pendidikan kompetensi sosial Islami bagi pengasuh pesantren tingkat SMP. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran pengasuh sebagai figur pembimbing santri dalam pembentukan karakter, tetapi banyak di antara mereka belum memiliki kompetensi sosial yang memadai. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengasuh pesantren belum memperoleh pelatihan sosial berbasis nilai-nilai Islam dan membutuhkan program yang sistematis. Program yang dikembangkan meliputi nilai-nilai tazkiyatun nafs, keikhlasan, adab al-mu’asyarah, amar ma’ruf nahi munkar, sabar, syukur, tawadhu’, cinta ilmu, zuhud, ukhuwah Islamiyah, dan kepemimpinan sosial berbasis akhlak. Validasi ahli menunjukkan tingkat kelayakan 81,6% (kategori sangat layak). Hasil implementasi menunjukkan program ini dapat membantu meningkatkan kompetensi sosial pengasuh dalam menjalankan peran sosial dan pembinaan santri di lingkungan pesantren.