Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Bahasa Daerah dalam Identitas Nasional: Masihkah Relevan di Era Globalisasi? Murtafi’ah, Wahidatul; Bariah, Siti Khaeranil
Journal of Advance in Language, Literature, and Education Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Advance in Language, Literature, and Education, March 2025
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Dwipantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa daerah merupakan salah satu elemen fundamental dalam pembentukan identitas nasional suatu bangsa. Di Indonesia, dengan lebih dari 700 bahasa daerah yang tersebar di berbagai wilayah, bahasa bukan hanya alat komunikasi tetapi juga simbol keberagaman budaya dan warisan leluhur. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi dan dominasi bahasa internasional seperti bahasa Inggris, eksistensi bahasa daerah menghadapi tantangan yang semakin besar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi bahasa daerah dalam membangun identitas nasional serta upaya pelestariannya di tengah arus modernisasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana penggunaan bahasa daerah di lingkungan keluarga, pendidikan, dan media sosial berkontribusi terhadap pemertahanan budaya lokal. Selain itu, dibahas pula berbagai kebijakan pemerintah dalam mendukung keberlanjutan bahasa daerah, seperti pengajaran bahasa daerah di sekolah dan dokumentasi digital melalui platform daring. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun penggunaan bahasa daerah mengalami penurunan di beberapa generasi muda, masih terdapat kesadaran kolektif untuk mempertahankannya sebagai bagian dari jati diri bangsa. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara masyarakat, akademisi, dan pemerintah dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk menjaga keberlangsungan bahasa daerah di tengah arus globalisasi.
MENULIS KARYA ILMIAH DENGAN MEMPERHATIKAN TATA BAHASA DI SMA ISLAM PLUS MUSTHOFA KAMAL Murtafi’ah, Wahidatul; Hendri, Hendri; Zulaifi, Reza
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 2 No. 2 (2023): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v2i2.1883

Abstract

This training aims to train high school students in writing skills which need to be taught from an early age so that they do not have difficulty doing the assignments given by their teachers and when doing assignments from their lecturers in college in the future. Students are given training by paying attention to Indonesian grammar. When writing scientific papers, you need to pay attention to grammar, writing systematics, writing methodology, and the theories used. The implementation methods used in this activity are the preparation, implementation, program evaluation, and reporting stages. This training was carried out at Plus Musthofa Kamal Islamic High School with students as participants. They are taught to write methods, results, and discussions by paying attention to grammar. It is hoped that training like this will continue to be carried out as a form of cooperation and increase the contribution of universities.
TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA TEBABAN Rosita, Fadma; Buana, Mega; Murtafi’ah, Wahidatul; Anwari , Matlaul
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah, untuk mengembangkan, dan memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA). Artikel ini merupakan jenis penelitian kualitatif eksploratif yang dilakukan di Desa Tebaban. Program ini dilakukan oleh Kelompok KKN Mahasiswa di Desa Tebaban pada tanggal 26 Agustus 2024 dan dilaksanakan selama 3 hari. Pemberian materi menggunakan media ceramah, diskusi, dan Tanya jawab. Pree test dan post test dilakukan pada awal penelitin, yang diikuti oleh 32 responden. Hasil dari program TOGA ini adalah, kembalinya semangat masyarakat untuk mengembangkan kembali obat-obatan herbal. Pemahaman tentang manfaat dan keuntungan yang didapat dari TOGA. Kesejahteraan meningkat yang disebabkan oleh tersedianya TOGA sebgai obat herbal dan rimpang yang membantu masyrakat dalam kehidupan sehari-hri. Peningkatan yang signifikan terhadap pengurangn obat-obatan kimia, dan beralih pada herbal melalui TOGA
ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI WACANA LISAN KAJIAN NASKAH PEMENTASAN WAYANG KULIT SASAK Murtafi’ah, Wahidatul; Hendri
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2022): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2022
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v3i2.454

Abstract

Language is a tool for communication in the life of human beings to be able to interact properly. Besides Indonesian as the national language, in Indonesia there are also regional languages ​​depending tribal regions, such as the Minangkabau language. Minangkabau language has dialects vary widely, one of them languages ​​Minangkabau in South Solok regency. This study discusses the reduplication in Minangkabau language in South Solok regency. The research is a qualitative research with descriptive method. The research data used linguistic form of data derived from primary and secondary sources. Reduplications discussed in this study was the shape and meaning of Minangkabau language reduplication in South Solok regency. First, the reduplicated form found in Minangkabau language in South Solok district can be grouped into three, namely (1) the form of the noun reduplication, (2) reduplication of verbs, and (3) adjective reduplication. Second, the meaning of reduplication found in Minangkabau language in South Solok regency there are three, namely (1) the meaning of the noun reduplication, (2) reduplication of verbs, and (3) adjective reduplication. Reduplicated form is divided into two: (1) the form of reduplicated root and (2) form the basis affixed reduplication. .