Dini, Hasna Aulia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENUMBUHKAN KARAKTER DAN KEIMANAN SEJAK DINI: INTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA DAN PENERAPAN MORAL PADA ANAK USIA DINI USIA 4-6 TAHUN Dini, Hasna Aulia; Nurul Falah Qomariah; Kulsum Nur Hayati
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v5i2.1516

Abstract

The aim of this research is to find out how kindergarten students aged 4 to 6 years develop their faith and character through a combination of religious and moral teaching. This research uses a qualitative research methodology which involves direct observation and the involvement of researchers in learning activities aimed at understanding moral and religious principles. Observations, interviews with parents and teachers, and recording class activities are some of the data collection techniques used in this research. The development of children's personality and faith is greatly influenced by religious habituation through routine activities of congregational prayer, sharing and instilling morals of honesty, empathy and discipline. Children's social and emotional behavior is developing better, and children are better able to internalize religious beliefs in everyday life. Activities that are carried out regularly and involve all parties, namely teachers, parents and the community, have proven successful in cultivating a strong moral foundation and strengthening children's faith from an early age. In order to develop character and faith that is manifested in everyday life, this research emphasizes the importance of including religious and moral education as part of a comprehensive early childhood education approach. Keywords: early childhood, habituation, moral education, and character.
Kurikulum Waldorf Berbasis Anthroposophy dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Usia Dini Dini, Hasna Aulia; Muqowim, Muqowim
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7688

Abstract

Banyak anak usia dini masih mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar dirinya secara mandiri, kondisi demikian dipengaruhi oleh pola asuh, kebiasaan keluarga, serta dibentuk dari orang dewasa di lingkungan terdekat dalam pemenuhan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana penerapan kurikulum Waldorf berbasis filosofi Anthroposophy dapat mengembangkan kemandirian anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan guru serta orang tua wali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritme harian yang konsisten, pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang menerapkan pengalaman langsung, dan melibatkan anak pada tugas rutin keseharian seperti merapikan alat sekolah, makan sendiri, berpakaian, serta mengelola emosi dalam aktivitas keseharian di lingkungan sekolah dapat meningkatkan kemandirian fisik, sosial, dan emosional anak. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum Waldorf dapat menjadi alternatif pendekatan pembelajaran yang memperhatikan perkembangan anak secara menyeluruh dalam membentuk kemandirian anak usia dini. Secara teoritis, penelitian ini menambah kajian tentang penerapan Anthroposophy dalam pendidikan anak. Secara praktis penelitian ini memberikan acuan bagi guru, orang tua, dan lembaga PAUD dalam merancang lingkungan belajar yang memberi ruang bagi kemandirian anak sehingga dapat berkembang secara alami.