Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Urgensi keterampilan abad 21 pada pembelajaran IPA di SMP dalam menyongsong era society 5.0 Rudat Ilaina Alwanda; Elsa Nur Alviasyah; Salsa Fadila Lailatul; Ita Ainun Jariyah
Science Education and Development Journal Archives Vol. 2 No. 2 (2024): Science Education and Development Journal Archives
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/sendja.v2i2.241

Abstract

Era society 5.0 memberikan pengaruh signifikan dalam kehidupan termasuk pada dunia pendidikan. Sumber daya manusia yang berkualitas di sektor pengajaran pada masa masyarakat 5.0 bisa ditingkatkan melalui pengembangan keterampilan abad 21. Peningkatan keterampilan abad 21 diharapkan memperoleh pengetahuan yang lebih dalam terutama pada pembelajaran IPA. Maksud dalam pembuatan tulisan ini yaitu guna memahami urgensi keterampilan abad 21 pada pembalajaran IPA SMP dalam menghadapi era society 5.0. Metode riset yang diterapkan ialah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif melalui pencarian literatur yang relevan sejumlah 13 literatur. Temuan riset mengindikasikan jika keterampilan abad 21 pada pembelajaran IPA sangat penting ditinjau dari aspek pengembangan berpikir kritis, kreatif, komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan memecahkan masalah.  Keterampilan ini memungkinkan siswa untuk lebih siap menghadapi tantangan di dunia yang terus berubah dan berkembang, serta meningkatkan kemampuan mereka untuk mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dalam kehidupan sehari-hari sehingga siswa juga mampu bersiap untuk menyongsong era society 5.0.
ANALISIS KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA SMP PADA MATERI KELISTRIKAN Silvi Nur Laila Sari; Ita Ainun Jariyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan metakognitif siswa SMP dalam konteks materi kelistrikan. Materi fisika dalam pembelajaran di sekolah yang sering dianggap sulit dan membutuhkan pemahaman yang mendalam menjadi fenomena yang melatarbelakangi penelitian. Hasil data kemampuan metakognitif siswa dapat memabantu guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan dua instrumen penelitian sebagai alat pengumpulan data meliputi angket metakognitif (MAI) dan tes kemampuan metakognitif berupa soal uraian. Adapun, sampel penelitian dipilih menggunakan teknik cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 siswa. Berdasarkan hasil penelitian sepenuhnya siswa memiliki kesadaran terhadap metakognitif dengan kategori sedang. Sementara itu, hasil tes menunjukkan 96% siswa termasuk dalam kategori rendah dan 4% siswa termasuk dalam kategori sedang. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti penerapan strategi pembelajaran selama proses pembelajaran.
Kajian hasil penelitian tentang relevansi model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran IPA di abad 21 Wahyu Bunga Anjani; Nur Aisyah; Fiko Nur Fadli; Ita Ainun Jariyah
Science Education and Development Journal Archives Vol. 3 No. 2 (2025): Science Education and Development Journal Archives
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/sendja.v3i2.623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil-hasil penelitian sebelumnya untuk mengetahui relevansi model pembelajaran kooperatif khususnya pada model pembelajaran kooperatif tipe NHT, TGT, dan kooperatif inkuiri dalam pembelajaran IPA pada abad 21. Penelitian ini merupakan jenis penelitian study literatur dengan menelaah 23 artikel terbitan lima tahun terakhir yang relevan pada jenjang SMP terutama pada mata pelajaran IPA. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga tipe kooperatif tersebut konsisten memberikan dampak positif terhadap capaian kognitif, motivasi, serta keterampilan abad ke-21 murid, khususnya critical thinking dan kolaborasi. Model NHT efektif dalam pemerataan partisipasi dan tanggung jawab individu, TGT mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif melalui kompetisi edukatif, sedangkan Kooperatif Inkuiri berkontribusi signifikan pada pengembangan berpikir kritis, kolaborasi dan literasi sains. Dengan dukungan media digital maupun pendekatan kontekstual, ketiga model tersebut terbukti masih relevan dan adaptif untuk menjawab tantangan pembelajaran IPA di era digital. Temuan tersebut menujukkan bahwa bahwa ketiga model kooperatif yang terdiri dari NHT, TGT dan Kooperatif Inquiry masih relevan di abad 21, selain itu ketiga model kooperatif tersebut tidak hanya mendukung penguasaan konsep IPA, tetapi juga pengembangan keterampilan abad 21 seperti Critical Thinking, dan Collaboration.