Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Menjadi Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah di SDN 41 Ampenan Fauzi, Asri; Sopani, Elza Maulia; Putri, Ersa Anugraheni; Aisy, Nurul Raodatul; Nurul Saudah; Pathiah
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v4i2.466

Abstract

Household waste, especially used cooking oil, has a negative impact on the environment and health if not managed properly. Used cooking oil is often disposed of carelessly, causing soil, water, and air pollution. To overcome this problem, a program is implemented with the aim of reducing used cooking oil waste and creating student awareness about waste management. This program utilizes used cooking oil into aromatherapy candles that are useful and have a selling value. The socialization and practice of making aromatherapy candles was carried out by students in grades 4 and 5 of SDN 41 Ampenan, accompanied by Teaching Assistance Students. This activity involves group division, material collection, and the process of making candles from used cooking oil with additional natural aromas such as pandan leaves, oranges, jasmine tea, coffee, and lemongrass. The practice of making aromatherapy candles takes place from May 22 to May 29, 2024. The results of this activity show that aromatherapy candles made have health benefits and can reduce B3 waste in households. Students also gain knowledge about the negative effects of used cooking oil if used continuously and the importance of recycling. This practice has succeeded in improving students' skills and creativity in managing waste and providing potential entrepreneurial ideas. So, this activity not only succeeded in reducing used cooking oil waste but also increased students' awareness of the importance of preserving the environment from an early age.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Membaca Permulaan pada Kelas I SD Negeri 18 Ampenan Aisy, Nurul Raodatul; Husniati; Putri, Hikmah Ramdhani
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ssj2c167

Abstract

Kemampuan membaca siswa sekolah dasar sebagai bagian penting dari kompetensi berbahasa yang harus dikuasai dalam kehidupan setiap individu. Apabila siswa memiliki kemampuan membaca yang baik dia akan lebih mudah berinteraksi khususnya dalam kegitan pembelajaran. Berdasarkan hasil awal yang di lakukan terhadap siswa kelas I SD Negeri 18 Ampenan menunjukkan bahwa, dari 27 siswa diperoleh 4 siswa kategori tinggi dengan persentase 14,2%, 5 siswa kategori rendah dengan presentase 17,8%, 18 siswa kategori sedang  dengan presentase 66,7%. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu dilakukan analisis untuk mengetahui kesulitan dan faktor dalam penanganan siswa yang mengalami kesulitan membaca. Tujuan penelitian ini yakni untuk  mendeskripsikan  kesulitan siswa dalam membaca permulaan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam membaca permulaan di kelas I SD Negeri 18 Ampenan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Pengumpulkan data pada penelitian ini menggunakan metode unjuk kinerja, wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan analisis non-statistik, yaitu jenis analisis yang diperuntukkan bagi data yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukan siswa  kelas I SD Negeri 18 Ampenan mengalami kesulitan membaca permulaan khususnya dalam melafalkan huruf konsonan, membedakan huruf mirip, melafalkan huruf vokal, membaca suku kata serta kata sederhana sehingga menjadi kalimat. Kesulitan siswa dalam membaca permulaan dipengaruhi oleh faktor internal yang meliputi kecerdasan, sikap, minat, dan kebiasaan belajar siswa dan faktor eksternal yang meliputi perbedaan kemampuan berpikir, daya ingat, dan perkembangan motorik halus antar siswa serta kurangnya konsentrasi dan motivasi saat belajar.