Luthfiani, Evy
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Sikap, Norma Subyektif, Persepsi Kontrol Perilaku, Minat Beli dan Kesadaran Halal Terhadap Perilaku Pembelian Produk Makanan dan Minuman Halal Pada Remaja di Kota Makassar: The Influence of Attitudes, Subjective Norms, Perceived Behavioral Control, Purchase Intention and Halal Awareness on Purchasing Behavior of Halal Food and Beverage Products for Teenagers in Makassar City. Yusuf, Rezky Aulia; Baharuddin, Nurul Hikmah; Syamsir, Andi Megawati; Azisah, Nur Fitrah; Luthfiani, Evy; Awalia, Nurul
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1922

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Produk halal menjadi perhatian penting di kalangan masyarakat Muslim, termasuk remaja di Kota Makassar, mengingat nilai-nilai Islam yang mendorong konsumsi makanan dan minuman yang sesuai syariat. Remaja di era modern cenderung dipengaruhi oleh gaya hidup digital yang memaparkan mereka pada berbagai informasi produk, termasuk makanan dan minuman halal dan juga non-halal. Saat ini tantangan dalam memastikan bahwa remaja benar-benar memahami pentingnya memilih produk halal, yang tidak hanya terkait dengan aspek religius tetapi juga mencakup kualitas, kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Tujuan: Untuk menjawab kebutuhan akan data empiris terkait hubungan antara sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, minat beli, dan kesadaran halal dalam memengaruhi perilaku pembelian remaja di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian dengan metode cross-sectional studi. Penelitian ini akan dilakukan di SMA. 10 Makassar, pada bulan Juli-September 2024. Total sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 119 siswa/siswi. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku merupakan faktor kunci dalam membentuk perilaku konsumsi halal pada remaja. Hal ini menunjukkan, sikap dan kesadaran pribadi masih belum cukup kuat untuk memengaruhi perilaku konsumsi pada kaum muda. Keterlibatan faktor eksternal, seperti ekonomi, aksesibilitas, dan norma gender, juga menjadi variabel penting yang harus diperhatikan dalam membangun ekosistem konsumsi halal yang berkelanjutan. Strategi berbasis komunitas, promosi produk yang inklusif, dan intervensi kebijakan yang mendorong aksesibilitas pada produk halal adalah kunci untuk meningkatkan perilaku konsumsi halal, khususnya di kalangan remaja. ABSTRACT Background: Halal products are an important concern among the Muslim community, including teenagers in Makassar City, given the Islamic values that encourage the consumption of Shariah-compliant food and beverages. Teenagers in the modern era tend to be influenced by digital lifestyles that expose them to various product information, including halal and non-halal food and beverages. It is now a challenge to ensure that adolescents truly understand the importance of choosing halal products, which is not only related to religious aspects but also includes quality, health, and concern for the environment. Objective: To answer the need for empirical data related to the relationship between attitudes, subjective norms, perceived behavioral control, purchase intention, and halal awareness in influencing adolescent purchasing behavior in Makassar City. Method: This research is a quantitative research with a cross-sectional study method. This research will be conducted at SMA. 10 Makassar, in July-September 2024. The total sample in this study was 119 students. The data analysis used is using univariate, bivariate and multivariate analysis. Results: This study shows that subjective norms and perceived behavioral control are key factors in shaping halal consumption behavior in adolescents. This shows that personal attitudes and awareness are still not strong enough to influence consumption behavior in young people. The involvement of external factors, such as economy, accessibility, and gender norms, are also important variables that must be considered in building a sustainable halal consumption ecosystem. Community-based strategies, inclusive product promotion, and policy interventions that encourage accessibility to halal products are key to improving halal consumption behavior, especially among youth.
Relationship Between Degree of Depression and Sperm Analysis Results in Infertile Men Nurhayati; Jaya, Muhammad Alim; Luthfiani, Evy; Assegaf, Nurul Asmaul Husnah
Jurnal Kesehatan Vol 18, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v18i2.7522

Abstract

Latar   Belakang: Infertilitas masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Orang dengan infertilitas juga dilaporkan banyak yang mengalami depresi. Namun, studi mengenai hubungan depresi dan infertilitas masih inkonsisten. Tujuan: mengetahui hubungan derajat depresi dengan hasil analisis sperma pada laki-laki infertil. Metode: Penelitian ini berlangsung dari Agustus - November 2024 di Klinik Fertilitas Otentik Makassar. Desain penelitian adalah survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Studi ini menggunakan metode kuantitatif yaitu melalui pengukuran derajat depresi menggunakan kuesioner Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), lalu dihubungkan dengan hasil analisis sperma pada laki-laki infertil. Data tersebut dikumpul dengan menggunakan metode wawancara terpimpin kepada pasangan ingin punya anak. Hasil: Depresi pada kejadian infertilitas sebagian besar memiliki depresi ringan yakni 61,54%. Analisis sperma pada kejadian infertilitas paling besar responden memiliki analisis sperma oligoteratozoospermia yakni 30,77%. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang tidak signifikan (p=0,457). Kesimpulan: Sebagian besar responden mengalami depresi. Tidak ada hubungan yang signifikan antara derajat depresi dengan analisis sperma.   Introduction: Infertility remains a significant health issue in Indonesia. Many individuals with infertility also report experiencing depression. However, studies on the relationship between depression and infertility remain inconsistent. This study aims to determine the relationship between the severity of depression and sperm analysis results in infertile men. Method: This study was conducted from August to November 2024 at the Authentic Fertility Clinic in Makassar. The study design was an analytical survey using a cross-sectional study design. This study employed a quantitative method by measuring depression levels using the Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), which was then linked to sperm analysis results in infertile men. Data were collected through structured interviews with couples seeking to have children. Data analysis included univariate, bivariate, and multivariate analyses using SPSS version 16. Results: Depression in cases of infertility was predominantly mild, accounting for 61.54%. Sperm analysis in cases of infertility showed that the majority of respondents had oligoteratozoospermia, at 30.77%. Statistical analysis revealed no significant association (p=0.457). Conclusion: Most respondents experienced depression. There was no significant association between the severity of depression and sperm analysis.