Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Mengekspresikan Gagasan sebagai Aktualisasi Diri Siswa SMA di Kota Malang Nia Ashton Destrity; Nilam Wardasari; Fariza Yuniar Rakhmawati; Nisa Alfira
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Vol.5 No.1, October 2024
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v5i1.752

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Atas mengalami kesulitan dalam mengekspresikan gagasan dan juga memiliki ketakutan berbicara di depan publik. Padahal, siswa sekolah menengah memiliki keinginan untuk mengekspresikan pemikiran dan gagasan mereka, namun di sisi lain mereka juga memiliki ketakutan untuk menyampaikannya di depan orang banyak. Selain itu, kurikulum belum menawarkan secara spesifik pembelajaran yang secara spesifik mengajarkan serta mempersiapkan soft skill siswa dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan public speaking. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan sikap mengenai pentingnya memiliki kemampuan dan keterampilan berbicara di depan publik; meningkatkan kemampuan mengekspresikan gagasan sebagai bentuk aktualisasi diri; meningkatkan pengetahuan, sikap, kemampuan, dan keterampilan public speaking; serta melatih dan meningkatkan kepercayaan diri siswa yang berkontribusi terhadap kualitas diri dan profesional siswa. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, tim merumuskan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan public speaking melalui kerja sama dengan Ganesha Public Speaking. Kegiatan pelatihan public speaking ini dihadiri dan diikuti oleh 22 siswa Sekolah Menengah Atas dan sederajat di wilayah Malang. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki keterampilan public speaking, cara untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara di depan publik, cara berlatih public speaking dengan efektif, dan etika dalam public speaking. Selain itu, pada pelatihan ini, peserta diajak untuk banyak berlatih menyampaikan dan mengekspresikan gagasan mereka di depan para peserta lainnya.
Pengembangan Strategi Komunikasi Brand UPT Balai Diklat Kependudukan Dan Keluarga Berencana (KKB) Malang Nia Ashton Destrity; Fariza Yuniar Rakhmawati; Nilam Wardasari
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v8i2.52185

Abstract

UPT Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) Malang sebagai salah satu unit pelaksana teknis memiliki peran strategis dalam mendukung program nasional untuk pembangunan kualitas keluarga dan masyarakat. Namun, UPT Balai Diklat KKB Malang menghadapi tantangan berkaitan dengan identitas, citra, dan visibilitas sebagai UPT yang beroperasi di bawah pengawasan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga). Kondisi ini juga diperkuat dengan transformasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi Kemendukbangga yang menyebabkan publik kurang mengenal brand dan identitas lembaga. Berdasarkan hasil analisis situasi dan permasalahan mitra tersebut, tim merumuskan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pengembangan strategi komunikasi brand UPT Balai Diklat KKB Malang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas komunikasi lembaga melalui penyusunan panduan strategi komunikasi brand. Panduan ini dirancang untuk membangun identitas brand, meningkatkan visibilitas, memperkuat citra lembaga, meningkatkan keterlibatan publik, dan menyampaikan pesan secara konsisten untuk mencapai tujuan lembaga UPT Balai Diklat KKB Malang. Panduan strategi komunikasi brand ini berisi kerangka dasar komunikasi brand dengan mengadaptasi perencanaan komunikasi brand terintegrasi. Panduan ini menekankan strategi komunikasi brand yang lebih terpadu yang didesain melalui riset dengan memperkuat pesan brand berdasar nilai-nilai lembaga. Tim pengabdian melakukan pemaparan kepada mitra secara hybrid dengan dihadiri oleh 17 orang ASN UPT Balai Diklat KKB Malang. Manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penguatan kapasitas komunikasi lembaga dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ASN UPT Balai Diklat KKB Malang dalam merancang dan menerapkan strategi komunikasi brand lembaga