Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Motivasi dan Pembelajaran sebagai Cara Meningkatkan Potensi Kampung Wisata Durimanis Masyarakat Ariani, Dorothea Wahyu; Susanto, Djaelani; Suprapto, Yetti Lutiyan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.10883

Abstract

Mewujudkan kampung wisata merupakan cita-cita yang menantang. Banyak yang perlu disiapkan, dilakukan, dan dikembangkan. Motivasi dan keterlibatan semua pihak mutlak diperlukan. Pengenalan potensi, personal branding kampung wisata, pengelolaan secara terintegrasi, dan promosi secara online dan offline mutlak perlu dilakukan. Berbagai usaha pengembangan diri dengan belajar dari mitra bisnis merupakan langkah yang perlu dilakukan. Namun semuanya perlu ditopang oleh semangat pantang menyerah utuk menempuh perjalanan panjang yang berkesinambungan. Pelatihan mengenai motivasi perlu dilakukan. Selain itu, keterampilan digital marketing juga perlu selalu dikembangkan. Pengurus bersama warga kampung wisata tidak boleh bosan memposting kampung wisata dengan berbagai aktivitas dan paket wisata yang ditawarkan. Hasil kegiatan ini adalah semakin meningkatnya minat dan motivasi warga untuk mengembangkan Kampung Wisata Sawah Durimanis dan semakin banyak warga yang bersedia melakukan pemasaran di media sosial mereka
PENGARUH PERSEPSI POLITIK ORGANISASIONAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL DI TEMPAT KERJA: PERAN KETRAMPILAN POLITIK DAN KEAMANAN PSIKOLOGIS Suprapto, Yetti Lutiyan; Wahyuningsih, Tri Harsini; Sumiyarsih
Jurnal Ilmu Manajemen Vol 11 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jim.v11n4.p%p

Abstract

This study aims to analyze the influence of perceptions of organizational politics on mental health with political skills and psychological safety as moderating variables. The total number of respondents was 237 people, consisting of 86 lecturers and 151 education staff from various universities in Indonesia. By using SmartPLS it was found that all variables were valid and reliable, and the model was suitable for use in this research. Hypothesis testing found that perceptions of organizational politics have a positive effect on mental health. Psychological safety moderates the influence of perceptions of organizational politics on mental health, while political skills do not moderate the influence of perceptions of organizational politics on mental health. This research provides an analysis of the influence of perceptions of organizational politics not only on some mental health conditions such as stress but also on mental health conditions as a whole, and analyzes the moderation of individual internal aspects, namely political skills, and environmental aspects, namely psychological safety.
Business Plan And Financial Plan Training For Tourism Business Start-Up, Kampung Sawah Durimanis, Dukuh, Imogiri, Bantul Suprapto, Yetti Lutiyan; Hazmi, Shadrina; Arifin, Bhustanul
International Journal Of Community Service Vol. 3 No. 1 (2023): February 2023 (Indonesia - Malaysia - Timor Leste)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v3i1.170

Abstract

Kampung Sawah Duri Manis is a start-up business in the tourism sector initiated by the residents of Dukuh village, Imogiri sub-district, Bantul district. As a new business, Durimanis faces uncertain conditions and low management experiences, thus a detailed and documented business plan is required. The purpose of this community service is to assist Kampung Sawah Durimanis team management in actualizing a business plan, and a business financial plan for Durimanis, through theoretical and practical training. The output achieved by this community service is increasing the capacity of Kampung Sawah Durimanis team management, namely being able to make business plans and financial plans that are bankable or have a financial profile that meets the requirements for financing by the financial institutions, as well as the realization of Business Plan documents. These achievements mean addinginsights and increasing the competence of Dukuh village residents in managing and developing Kampung Sawah Durimanis Tourism.
Pengembangan Produk Wisata Berbasis Pengalaman Berkesan di Kampung Wisata Sawah Durimanis Ariani, Dorothea Wahyu; Suprapto, Yetti Lutiyan; Dwiarti, Rina; Saberina, Sabilla
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.580

Abstract

Kampung wisata telah menjadi bisnis pariwisata yang menjadi satu sumber peningkatan kegiatan perekonomian suatu daerah. Berbagai usaha dari daerah setempat yang dibantu pemerintah telah berlomba-lomba mempercantik diri dan membranding diri untuk lebih dikenal dan diterima masyarakat. Kampung Wisata Sawah Durimanis merupakan satu kampung wisata di daerah Bantul, Yogyakarta yang berupaya untuk mengembangkan diri. Pendampingan, pelatihan, dan lokakarya untuk mengangkat kampung wisata tersebut telah banyak dilakukan. Keterlibatan pihak eksternal seperti influencer masih diperlukan untuk lebih mengangkat nama kampung wisata tersebut. Untuk naik tingkat, pemasaran online memang sangat diperlukan sesuai dengan perkembangan teknologi dan gaya hidup masyarakat. Kegiatan pendampingan dalam pengelolaan kampung wisata tersebut berupa pemberian pelatihan dan lokakarya, pembaruan media sosial, dan keterlibatan Generasi Z diharapkan dapat meningkatkan banyaknya kunjungan dan banyaknya wisatawan yang datang dan terlibat untuk memberikan kesan menarik dan mendalam terhadap kampung wisata tersebut. Kata Kunci : Wisata berbasis pengalaman berkesan; Generasi Z; Kampung wisata
STRATEGI PEMASARAN JAMU: OPTIMALISASI PEMASARAN USAHA KELOMPOK UNTUK MEMPERLUAS PASAR RAGAM JAMU Suprapto, Yetti Lutiyan; Hazmi, Shadrina; Roza, Seflidiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27348

Abstract

Abstrak: Kelompok Jamu Seruni Putih di dusun Sengon Karang, Bantul, Yogyakarta telah beroperasi selama 20 tahun. Kelompok yang saat ini beranggotakan 27 perempuan berusia di atas 50 tahun ini masih menghadapi stagnasi pasar di sekitar Sengon Karang dengan menjual jamu secara langsung menggunakan sepeda onthel atau motor. Tim Pengabdian Masyarakat FE UMBY menggagas kegiatan pelatihan melalui ceramah, FGD, dan praktik untuk meningkatkan softskill pemasaran untuk Kelompok Jamu Seruni Putih dengan target luaran memperluas jangkauan pasar jamu mereka. Pelatihan disampaikan kepada 21 anggota Jamu Seruni Putih dengan tujuan agar mempunyai strategi pemasaran untuk menjangkau pasar di luar Sengon Karang. Evaluasi dilakukan melalui wawancara dan angket dengan 5 pertanyaan yang dianalisis secara sederhana. Terjadi peningkatan ketrampilan sebesar 55% dan jangkauan pasar 89,47% yaitu proposal penawaran disampaikan ke lembaga-lembaga potensial dengan strategi produk by order ke perkantoran, event organizer, catering, dll; b to b dengan sistem makloon, dan pengenalan merek melalui konsinyasi ke toko-toko oleh-oleh.Abstract: The Jamu Seruni Putih group in Sengon Karang, Bantul, Yogyakarta has been operating for 20 years. The group, which currently consists of 27 women aged over 50, is still dealing with market stagnation around Sengon Karang by selling herbal medicine directly using bicycles or motorbikes. The UMBY FE Community Service Team initiated training activities through lectures, FGDs and practice to improve their marketing soft skills. The output target is expanding their herbal market reach. Training was delivered to 21 members of Jamu Seruni Putih with the aim of having a marketing strategy to reach markets outside Sengon Karang. Evaluation is carried out through interviews and questionnaires with 5 questions explained in simple terms. There was an increase in skills of 55% and market reach of 89.47%, namely offering proposals were submitted to potential institutions with a product by order strategy to offices, event organizers, catering, etc.; b to b with a makloon system, and brand recognition through consignment to gift shops.