Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Pupuk Organik Cair di Lembang Paonganan: Langkah Menuju Pertanian Berkelanjutan Salo, Lery Alfriany; Ramba, Dina; Allai, Elfianus
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.10897

Abstract

Pupuk Organik Cair (POC) merupakan salah satu inovasi dalam bidang pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan pupuk kimia secara berkelanjutan dapat menurunkan kesuburan tanah, merusak struktur tanah, dan meninggalkan residu kimiawi pada tanaman yang berisiko membahayakan kesehatan manusia, khususnya dalam jangka panjang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer dan sekunder, serta metode persuasif melalui sosialisasi pemanfaatan sampah organik sebagai bahan baku pembuatan EM4. Pembuatan pupuk organik cair EM4 yang berbasis bahan organik diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan, ekonomis, dan berkelanjutan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menghasilkan pupuk organik yang aman, murah, serta mendukung keberlanjutan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan pupuk cair EM4 secara signifikan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk organik cair juga terbukti meningkatkan daya serat nutrisi oleh tanaman dan mengurangi pencemaran lingkungan dibandingkan dengan pupuk kimia. kesimpulan yang diperoleh adalah pupuk organik cair memiliki potensi besar sebagai alternatif yang efektif dan berkelanjutan dalam praktik pertanian modern, yang dapat mendukung produksi tanaman secara optimal dengan dampak lingkungan yang minimal
Pengaruh Durasi Pengasapan Terhadap Sifat Tarik Serat Tunggal dan Morfologi Permukaan Serat Pelepah Aren (Arenga Pinnata) Salo, Lery Alfriany; Musa Bondaris Palungan; Nitha
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1572

Abstract

Pemanfaatan serat alam sebagai penguat komposit ramah lingkungan terus meningkat, namun keterbatasan sifat fisik, kimia, dan ikatan antarmuka masih menjadi tantangan utama dalam aplikasinya. Salah satu pendekatan modifikasi serat yang potensial dan relatif sederhana adalah perlakuan pengasapan, yang mampu memodifikasi struktur kimia dan morfologi permukaan serat. Penelitian ini menganalisis pengaruh durasi pengasapan suhu rendah terhadap komposisi kimia, sifat fisik, morfologi permukaan, dan kekuatan tarik serat tunggal pelepah aren bagian bawah. Pengasapan dilakukan menggunakan kotak pengasapan dengan sumber asap dari pembakaran tempurung kelapa, pada suhu terkontrol 45 °C, dengan variasi durasi 0, 5, 10, 15, dan 20 jam. Parameter yang diuji meliputi komposisi kimia, kekuatan tarik serat tunggal, serta karakterisasi permukaan menggunakan SEM. Hasil menunjukkan hemiselulosa menurun dari 23,70% menjadi 19,70% dan lignin dari 17,17% menjadi 10,34%. Kekuatan tarik meningkat dari 210,64 MPa menjadi maksimum 421,59 MPa pada durasi 15 jam, kemudian menurun pada 20 jam. Citra SEM mengonfirmasi peningkatan kekasaran permukaan hingga durasi optimum 15 jam, sedangkan pengasapan 20 jam menunjukkan indikasi microcrack dan delaminasi. Durasi pengasapan 15 jam direkomendasikan sebagai kondisi optimum.