Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Sifat Mekanik Serat Kulit Kayu Khombuow Dan Serbuk Bambu Dengan Metode Uji Tarik Lasarus, Risa
Neutrino Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.11 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis sifat mekanik serat kayu khombuow dengan metode uji tarik untuk mengetahui kekuatan tarik dan pengaruh waktu pengeringan dan perendaman terhadap serat kuliat kayu khombouw. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat kulit kayu khombouw dan serbuk bambu. Pengambilan serat itu sendiri dengan cara merendam batang kayu khombouw yang telah di potong beberapa bagian kemudian lanjut ke tahap penumbukan hingga tahap penarikan seratnya. Hasil yang diperoleh dari pengujian tarik serat kulit kayu khombuow dengan perlakuan yang bervariasi pemanasan ( 1, 2, 3 jam ) dan perendaman ( 20, 40, 60 menit ) adalah Tegangan tarik maksimum sebesar 22 N/mm2 Sedangkan regangannya sebesar 0.0417. Semakin lama pengeringan serat dan perendaman serat maka semakin tinggi kekuatan tarik
Analisis Sifat Mekanik Serat Kulit Kayu Khombouw dan Serbuk Bambu Dengan Uji Bending Silka, Silka; Pasae, Nofrianto; Lasarus, Risa
Neutrino Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.527 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap serat kulit kayu khombouw dimana serat kulit kayu khombouw ini berasal dari daerah kampung Asei Distrik Sentani Timur, Jayapura. Bahan serat ini masih jarang digunakan sebagai elemen penguat dalam matriks komposit serat.Serat kulit kayu khombouw dicampurkan dengan serat serbuk bambu sebagai bahan pengisi matriks resin epoksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan kelenturan serat kayu khombouw dan serat bambu dengan penguat resin.Penelitian ini menggunakan metode eksprimental dengan tahapan mendesain dan membuat cetakan spesimen,kemudian mencetak spesimen dan melakukan pengujian bending dengan 27 spesimen.Perlakuan yang di berikan terhadap serat kulit kayu khombouw adalah dengan perlakuan pengeringan dengan suhu 50º celcius dengan variasi waktu 1, 2 dan 3 jam dan perlakuan perendaman dengan variasi waktu 20, 40 dan 60 menit. Dari hasil pengujian bending diperoleh tegangan bending maksimum terjadi pada waktu pemanasan 3 jam dengan waktu perendaman 40 menit sebesar 30 Mpa. Dimana Semakin lama pengeringan serat dan perendaman serat maka semakin tinggi juga kekuatan lenturnya. Ini disebabkan oleh infiltrasi resin terhadap serat lebih baik jika direndam lebih lama.
Pemanfaatan Briket Biomassa Untuk Meningkatkan Produksi Tempe dan Menghemat Bahan Bakar Sallolo Suluh; Theresyam Kabanga; Frans Robert Bethoni; Dennis Lorenza; Risa Lasarus; Chendri Johan; Lery Alfriany Salo; Christof Geraldi Simon; Formanto Paliling
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5909

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu pengrajin tahu-tempe yang beralamat di Kelurahan Tallung lipu, Rantepao. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan briket arang bambu petung sebagai bahan bakar penganti kayu bakar yang sering digunakan pengrajin tahu-tempe ini untuk meminimalkan penggunaan kayu bakar yang proses pembelian sudah meningkat. Metode pengabdian dilakukan dengan metode experimental dengan memanfaatkan bambu petung sebagai bahan bakar penganti kayu. Dimana di awali dengan demonstrasi pembuatan briket mulai proses pengarangan, penghalusan arang, pencampuran serta pencetakan briket. Kemudian penerapannya briket sebagai bahan bakar pada tungku pemanasan pengrajin dalam memasak bahan dasar tahu-tempe. Setelah dilakukan demonstrasi langsung terlihat masyarakat dalam ini pengrajin tahu-tempe merasa puas dengan penyalaan briket arang itu sendiri karena penyalaan bertahan lama dalam memasak bahan-dasar tempe yang menghemat produksi tempe mereka.
ANALISIS KELELAHAN DAN KEKERASAN BAJA AISI 1025 METODE PACK CARBURIZING CAMPURAN ARANG CEMARA DAN BARIUM KARBONAT Frans R. Bethony; Formanto Paliling; Risa Lasarus
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelelahan, kekerasan dan struktur mikro baja AISI 1025 dengan metode pack carburizing campuan arang cemara dan barium karbonat. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja AISI 1025, arang cemara dan barium karbonat. Sampel uji kelelahan dan kekerasan mikro baja AISI 1025 masing-masing dibuat sesuai dengan standar ASTM E-466 dan ASTM E 92. Sampel uji dikenai proses pack carburizing dengan campuran antara 75% serbuk arang cemara dan 25% barium karbonat (BaCO3). Proses carburizing dilakukan pada variasi temperatur pemanasan 835, 870 dan 905oC dengan waktu penahanan selama 4 jam. Selanjutnya, sampel uji dilakukan proses quenching pada temperatur 850oC dengan waktu penahanan selama 20 menit. Pengujian kelelahan dilakukan dengan mesin uji rotary bending machine, sedangkan pengujian kekerasannya dilakukan dengan micro hardness tester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur proses pack carburizing semakin tinggi pula kelelahan (fatigue), yaitu 5.910.200 siklus. Kekerasan tertinggi terjadi pada bagian permukaan sampel uji, yaitu 809,03 HV. Kekerasan mikro dan kelelahan dengan kedalaman difusi karbon kedalam permukaan sampel uji terjadi korelasi yang linearitas.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI BONGGOL PISANG DAN AIR LERI KEPADA MASYARAKAT DI LEMBANG RANTEDADA Sallolo Suluh; Widi Kurniawan; Damaris Arrang; Riki Masero; Frans Dedi Dena; Frans Robert Bethony; Chendri Johan; Christof Geraldi Simon; Dennis Lorenzo; Petrus Sampe Lawang; Formanto Paliling; Risa Lasarus; Lery Alfriany Solo; Fikran Fikran; Nofrianto Pasae; Nitha Nitha; Yafet Bontong
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i1.1162

Abstract

Organic farming is increasingly in demand because it prioritizes sustainability and environmentally friendly principles. Liquid organic fertilizer made from banana tubers and leri water is an alternative that is environmentally friendly and easy to produce. However, knowledge and skills in making liquid organic fertilizer still need to be improved among the community, especially in areas such as Lembang Rantedada. This study was carried out through direct assistance and training activities for the community in Lembang Rantedada with a practical and participatory approach, involving the community in every stage of fertilizer production, from raw material preparation to the fermentation and storage process. The result of this mentoring activity is an increase in community knowledge and skills in making liquid organic fertilizer. Communities can use locally available banana stems and water to produce organic fertilizer that is beneficial for their agriculture. Apart from that, awareness is also created about the importance of using organic fertilizer in supporting sustainable agriculture and environmental preservation. Assistance in making liquid organic fertilizer from banana stems and leri water to the community in Lembang Rantedada is an effective step in increasing the independence and sustainability of local agriculture. By increasing knowledge and skills, communities can utilize local resources more optimally and support environmentally friendly agricultural practices
Pemanfaatan Briket Biomassa Untuk Meningkatkan Produksi Tempe dan Menghemat Bahan Bakar Sallolo Suluh; Theresyam Kabanga; Frans Robert Bethoni; Dennis Lorenza; Risa Lasarus; Chendri Johan; Lery Alfriany Salo; Christof Geraldi Simon; Formanto Paliling
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5909

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu pengrajin tahu-tempe yang beralamat di Kelurahan Tallung lipu, Rantepao. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan briket arang bambu petung sebagai bahan bakar penganti kayu bakar yang sering digunakan pengrajin tahu-tempe ini untuk meminimalkan penggunaan kayu bakar yang proses pembelian sudah meningkat. Metode pengabdian dilakukan dengan metode experimental dengan memanfaatkan bambu petung sebagai bahan bakar penganti kayu. Dimana di awali dengan demonstrasi pembuatan briket mulai proses pengarangan, penghalusan arang, pencampuran serta pencetakan briket. Kemudian penerapannya briket sebagai bahan bakar pada tungku pemanasan pengrajin dalam memasak bahan dasar tahu-tempe. Setelah dilakukan demonstrasi langsung terlihat masyarakat dalam ini pengrajin tahu-tempe merasa puas dengan penyalaan briket arang itu sendiri karena penyalaan bertahan lama dalam memasak bahan-dasar tempe yang menghemat produksi tempe mereka.
Analisis Pengaruh Kecepatan Spindle dan Variasi Pahat HSS terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST 42 dalam Proses Bubut Konvensional dengan Metode Taguchi Paliling, Formanto; Simon, Christof Geraldi; Sudirman, Zainal; Lazarus, Risa; Bethony, Frans Robert; Jhoy, Zerial
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan spindle dan variasi pahat High-Speed Steel (HSS) terhadap kekasaran permukaan baja ST 42 selama proses bubut konvensional dengan metode Taguchi. Dalam metode penelitian ini, tinjauan literatur dilakukan untuk menetapkan kerangka kerja, diikuti dengan persiapan peralatan dan bahan serta pelaksanaan proses pemesinan yang sesuai. Analisis hasil menunjukkan bahwa faktor jenis pahat (Faktor A) memiliki pengaruh signifikan terhadap kekasaran permukaan, khususnya dengan pahat HSS Bohler Molibdenum 2 menunjukkan kinerja terbaik. Sementara itu, faktor kecepatan spindle (Faktor B) juga berpengaruh signifikan, di mana peningkatan kecepatan spindle menyebabkan peningkatan kekasaran permukaan. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan karakteristik kualitas hasil pemesinan, disarankan untuk menggunakan pahat HSS Bohler Molibdenum 2 pada kecepatan spindle 500 rpm sebagai pengaturan faktor proses yang optimal. Dengan demikian, metode Taguchi telah membantu dalam merumuskan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kualitas pemesinan baja ST 42 dalam proses bubut konvensional.
Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dan Pembangunan Destinasi Fotografi di Desa Wisata Buntu Bebo', Tana Toraja Lasarus, Risa; Paliling, Formanto; Ambabunga, Yusri; Juli, Yusuf
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.10850

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi Desa Wisata Buntu Bebo', Lembang Rantela'bi' Kambisa, Kecamatan Sangalla' Utara, Kabupaten Tana Toraja, melalui pendekatan pariwisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi komprehensif, observasi partisipatif, dan pengembangan infrastruktur wisata dengan melibatkan masyarakat lokal. Fokus utama kegiatan adalah penilaian potensi ekowisata dan pemasangan destinasi foto interaktif sebagai daya tarik wisata. Hasil menunjukkan bahwa Buntu Bebo' memiliki aset alam dan budaya yang signifikan untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Pemasangan destinasi foto dengan desain sayap berwarna-warni berhasil menciptakan titik fokus visual yang menarik, meningkatkan potensi "Instagram Tourism" desa. Keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh proses memperkuat rasa kepemilikan dan meningkatkan kapasitas lokal dalam pengelolaan wisata. Tantangan yang diidentifikasi meliputi kebutuhan manajemen pengunjung yang efektif dan mitigasi dampak lingkungan. Kesimpulannya, kegiatan ini telah meletakkan dasar yang kuat untuk pengembangan Desa Wisata Buntu Bebo', dengan rekomendasi untuk monitoring berkelanjutan, diversifikasi atraksi, dan pengembangan panduan etika wisata. Pengabdian ini mendemonstrasikan potensi integrasi antara pengembangan pariwisata, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal
Revolusi 4.0 Dampak Informatika terhadap Teknik Mesin Lasarus, Risa; Paliling, Formanto; geraldi simon, Christof
INFINITY : UKI Toraja Journal of Information Technology Vol 3 No 2 (2023): INFINITY : UKI Toraja Journal of Information Tecnology
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/rccacx46

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk teknik mesin. Penerapan teknologi informatika, seperti Internet of Things (IoT), big data, dan kecerdasan buatan, telah mengubah cara desain, produksi, dan pemeliharaan mesin. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak teknologi informatika terhadap teknik mesin, dengan fokus pada efisiensi, inovasi, dan pengurangan biaya. Metode yang digunakan meliputi analisis literatur dan studi kasus di beberapa industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi informatika meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, serta memungkinkan perawatan prediktif dan otomatisasi proses. Namun, tantangan dalam implementasi, seperti kebutuhan akan keterampilan baru dan keamanan siber, juga diidentifikasi. Penelitian ini memberikan wawasan bagi para praktisi dan akademisi dalam memahami pentingnya teknologi informatika di era Revolusi 4.0.
Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dan Pembangunan Destinasi Fotografi di Desa Wisata Buntu Bebo', Tana Toraja Paliling, Formanto; Yusri Ambabunga; Christof Geraldi Simon; Lery Alfriany Salo; Risa Lazarus
TONGKONAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3 No 2 (2024): Tongkonan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : FKIP UKI TORAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/zv0zk615

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi Desa Wisata Buntu Bebo', Lembang Rantela'bi' Kambisa, Kecamatan Sangalla' Utara, Kabupaten Tana Toraja, melalui pendekatan pariwisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi komprehensif, observasi partisipatif, dan pengembangan infrastruktur wisata dengan melibatkan masyarakat lokal. Fokus utama kegiatan adalah penilaian potensi ekowisata dan pemasangan destinasi foto interaktif sebagai daya tarik wisata. Hasil menunjukkan bahwa Buntu Bebo' memiliki aset alam dan budaya yang signifikan untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Pemasangan destinasi foto dengan desain sayap berwarna-warni berhasil menciptakan titik fokus visual yang menarik, meningkatkan potensi "Instagram Tourism" desa. Keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh proses memperkuat rasa kepemilikan dan meningkatkan kapasitas lokal dalam pengelolaan wisata. Tantangan yang diidentifikasi meliputi kebutuhan manajemen pengunjung yang efektif dan mitigasi dampak lingkungan. Kesimpulannya, kegiatan ini telah meletakkan dasar yang kuat untuk pengembangan Desa Wisata Buntu Bebo', dengan rekomendasi untuk monitoring berkelanjutan, diversifikasi atraksi, dan pengembangan panduan etika wisata. Pengabdian ini mendemonstrasikan potensi integrasi antara pengembangan pariwisata, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal.