Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PANGAN LOKAL PADA MASYARAKAT MALUKU TENGGARA SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATEMATIKA Minggu, Rani; Hayalan, Fitraya; Kepa, Shafriaty
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i3.p174-180

Abstract

Pendidikan dan budaya adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari–hari. Budaya merupakan hasil olah karya, rasa, dan cipta manusia, etnomatematika hadir untuk menjembatangi antara budaya dan pendidikan khususnya dalam pembelajaran matematika. Tanpa disadari masyarakat telah melakukan berbagai aktivasi dengan menggunakan konsep dasar matematika dan ide – ide matematis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif Kualitatif dengan pendekatan etnografi, instrumen dan pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis eksplorasi etnomatematika budaya dan adat istiadat masyarakat Maluku Tenggara agar diperoleh informasi dasar dalam pengembangan ilmu etnomatematika terhadap pembelajaran matematika. Melalui pangan lokal Maluku Tenggara, yaitu Kuba ulun dan Enbal dapat memberikan wawasan dalam pembelajaran berbasis etnomatematika. Hasil eksplorasi menunjukan bahwa dalam pangan lokal Maluku Tenggara, yaitu Kuba ulun dan Enbal terdapat unsur – unsur matematika diantaranya konsep geometri, bilangan pecahan, pola bilangan dan pola simetris yang bisa digunakan sebagai sumber belajar matematika.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA PERMAINAN TRADISIONAL MASYARAKAT DESA SELAMON, KECAMATAN KEPULAUAN BANDA HAYALAN, FITRAYA
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 2 (2024): PARADIGMA JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v10i2.434

Abstract

Matematika dan budaya merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Etnomatematika hadir sebagai jembatan antara matematika dan budaya, khususnya dalam pembelajaran matematika. Salah satu budaya yang dapat digunakan sebagai objek pembelajaran etnomatematika adalah permainan tradisional. Permainan tradisional tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan edukasi dalam melatih kecakapan berpikir dan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep matematika yang terkandungdalam permainan tradisional bekel dan kelereng pada masyarakat Maluku Tengah, khususnya di Desa Selamon. Penelitian ini menggunakan desain penelitian etnografi dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional bekel dan kelereng mengandung unsur matematika pada komponen permainan, aturan permainan,dan bentuk permainan. Permainan tradisional bekel dankelereng dapat menjadi sumber pembelajaran matematika yang bermakna dan dapat digunakan sebagai perantara dalam mengubah gaya berpikir realistis menjadi konsep yang abstrak. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi upaya dalam melestarikan budaya, khususnya permainan tradisional, agar tidak hilang akibat kemajuan teknologi dan pengaruh global.
Pengembangan Buku Ajar Berbasis Etnomatematika Materi Geometri pada Rumah Budaya Banda Naira Hayalan, Fitraya; Kepa, Shafriaty; Tuharea, Ammar Amarullah
KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2025): KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kambotivol6issue1page13-32

Abstract

The purpose of this study was to determine whether eighth-grade mathematics teachers at SMP 82 Central Maluku experience difficulties in delivering mathematical content in their lessons. As a preventive measure, the researcher will develop a textbook on ethnomathematics in geometry to guide teachers in their instructional practice. The object of this study is the Banda Naira Cultural House. This research employs a collaborative approach that combines exploratory and developmental methods. The study consists of two stages: first, the researcher explores mathematical concepts found within the cultural house; second, the researcher develops ethnomathematics-based teaching materials derived from these concepts, resulting in a student textbook. The researchers conducted the study at the Banda Naira Cultural House in Nusantara Village, Banda Naira District, Central Maluku Regency, Maluku Province, Indonesia. Data collection techniques included observation, questionnaires, interviews, and documentation. The researchers used these instruments to collect data on textbook validation results, implementation of teaching materials, teachers’ classroom management skills, student responses to learning activities, student feedback on the textbook, and findings from the pilot study. The data analysis technique used in this study was qualitative, based on observation and interview results.
Integrasi Budaya Lokal dalam Pengembangan (Lembar Kerja Siswa) LKS Matematika Fitraya Hayalan
JUSTE (Journal of Science and Technology) Vol. 6 No. 2 (2026): JUSTE (Journal of Science and Technology)
Publisher : LLDIKTI WIlayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jrpmps94

Abstract

Model yang digunakan dalam pengembangan LKS ini adalah model Thiagarajan yang dikenal sebagai model 4-D, yang terdiri atas empat tahap, yaitu: (1) Define (pendefinisian), (2) Design (perancangan), (3) Develop (pengembangan), dan (4) Disseminate (penyebaran). Namun, tahap disseminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 50 Maluku Tengah. Pada tahap define, pengembangan LKS menghasilkan draf awal berupa LKS matematika berbasis budaya lokal Bangunan Istana Mini Banda Naira, serta instrumen penelitian yang meliputi lembar validasi LKS, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi keterlaksanaan LKS, angket respons siswa, angket respons guru, tes hasil belajar, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil validasi ahli, LKS memperoleh skor rata-rata 4,84, sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS berada pada kategori sangat valid. Selanjutnya, uji coba lapangan dilakukan untuk menilai kepraktisan LKS. Hasil keterlaksanaan LKS pada dua pertemuan menunjukkan skor rata-rata 3,8 dan termasuk dalam kategori tinggi. Keefektifan LKS ditinjau dari beberapa indikator, yaitu: (a) hasil belajar siswa ≥ 70, (b) aktivitas siswa aktif, (c) respons guru positif, dan (d) respons siswa positif. Ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal mencapai 88,9%, dengan dua siswa (sekitar 12%) belum mencapai ketuntasan. Rata-rata aktivitas siswa pada dua pertemuan sebesar 3,85 dan berada pada kategori aktif. Respons siswa pada akhir pembelajaran memperoleh skor rata-rata 3,22 dan termasuk dalam kategori positif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKS matematika dengan pendekatan etnomatematika berbasis budaya lokal Bangunan Istana Mini Banda Naira memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika.