Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN DAN PENINGKATAN JUMLAH PELAYANAN UNTUK MENINGKATAN PROFIT RUMAH SAKIT Chitrayuni, Wilsa; Habibie, Ariyanto; Widjaja, Yani Restiani; Purwadhi, Purwadhi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34880

Abstract

Penerapan strategi pemasaran di rumah sakit Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama dalam memanfaatkan media digital dan memahami kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan peningkatan jumlah pelayanan untuk meningkatan profit rumah sakit. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan systematic review, mengkaji artikel dari Google Scholar dan SINTA yang diterbitkan antara 2018-2023. Dari hasil penelusuran dengan kata kunci manajemen, pemasaran, profit, rumah sakit, dan pelayanan, ditemukan enam artikel relevan. Proses analisis melibatkan evaluasi sistematis terhadap temuan terkait strategi pemasaran, peningkatan pelayanan, dan dampaknya terhadap profit rumah sakit. Hasil analisis tersebut disintesis untuk mengidentifikasi tren dan strategi yang efektif dalam meningkatkan profit melalui pemasaran dan pelayanan rumah sakit. Hasil dari systematic review penelitian ini menunjukan bahwa dalam Peningkatan profit rumah sakit dapat dicapai melalui strategi pemasaran yang efektif dan peningkatan jumlah pelayanan yang diberikan. Keberhasilan implementasi strategi ini memerlukan perencanaan yang matang, alokasi sumber daya yang tepat, serta pengawasan yang berkelanjutan dan Manajemen SDM merupakan hal yang  penting  dalam  bisnis  rumah  sakit  karena  SDM merupakan  roda  untuk jalannya bisnis pelayanan.  Manajemen SDM yang baik dan benar dapat menciptkan hasil SDM yang profesional dan berbakat  sehingga  dapat  meningkatkan kinerja karyawan  dan  akan  berdampak  pada  tujuan  organisasi,  serta  pelayanan  terhadap  pasien  dapat berjalan dengan baik yang memberikan dampak pada tujuan utama rumah sakit. Serta peningkatan jumlah pelayanan juga akan meningkatkan profit pendapatan rumah sakit dengan sangat besar. Karena profit di dapat berbanding dengan kunjungan pasien yang berobat.
EVALUASI PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN TEKNIS DI POLI UMUM PUSKESMAS BINUANG KABUPATEN SERANG - BANTEN Chitrayuni, Wilsa; Andriani, Rian; Agung, Ign Wiseto P.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.46960

Abstract

Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan bagian dari program transformasi digital pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penerapan teknologi informasi yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan RME dalam meningkatkan pelayanan teknis di Poli Umum Puskesmas Binuang, Kabupaten Serang, Banten. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Informan penelitian berjumlah enam orang yang merupakan staf dan tenaga kesehatan di Puskesmas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang ada belum sepenuhnya mendukung pelaksanaan RME karena tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang rekam medis dan informasi kesehatan. Teknologi yang digunakan relatif mudah dioperasikan, namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan sistem aplikasi dan koneksi internet yang kurang stabil. Selain itu, belum tersedia kebijakan atau SOP khusus mengenai penerapan RME. Meski demikian, RME terbukti memiliki manfaat dalam mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi kerja, dan menurunkan tingkat kesalahan administrasi. Implikasi manajerial dari temuan ini menekankan pentingnya perencanaan strategis dalam pengembangan kompetensi SDM, penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai, serta penguatan regulasi dan tata kelola sistem informasi. Rekomendasi utama adalah melakukan perekrutan SDM yang memiliki kualifikasi rekam medis, penguatan infrastruktur, penyusunan dan penerapan SOP, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan kesinambungan program.