Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGETAHUAN IBU TENTANG MANAJEMEN MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) PADA ANAK DI POSYANDU POS 6 DESA GUMAYUN Arsita Harnawati, Riska; Zulfiana, Evi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36654

Abstract

WHO menjelaskan pada tahun 2020 masalah kelompok umur rawan gizi yaitu balita dengan masalah gizi kronik (stunting). Lebih dari setengah balita stunting didunia berasal dari Asia (55%) sebesar 21,6% kasus stunting terjadi di indonesia pada tahun 2022 berdasarkan SSGI dan di jawa tengah terdapat 20,8% kasus stunting pada tahun 2022, serta sebesar 9,6% kasus stunting terjadi di Desa Gumayun Kecamatan Dukuhwaru. Salah satu permasalahan terjadi pada pemberian makanan pada bayi yaitu ASI tidak diberikan selama 6 bulan sejak bayi lahir serta pemberian MPASI yang erat kaitannya dengan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pengetahuan ibu tentang manajemen MPASI. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif untuk melihat gambaran pengetahuan ibu tentang manajemen MPASI. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu yang memiliki anak dibawah usia 5 tahun dan mengikuti Posyandu Pos 6 Desa Gumayun. Sampel yang didapatkan yaitu 27 orang dengan metode accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan hasil penelitian menunjukkan beberapa karakteristik responden mayoritas ibu memiliki anak dengan usia > 2 tahun yaitu 85% serta melakukan manajemen MPASI dengan tepat. Ditunjukkan dari prosentase tepat sebesar 66,67% dan prosentase tidak tepat sebesar 33,33%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa ibu memiliki pengetahuan tentang pengolahan MPASI dengan baik dibuktikan dengan hasil prosentase sebesar 66,67%.
MENEJEMEN MAKAN TINGGI KALORI TERHADAP PENINGKATAN LILA (LINGKAR LENGAN ATAS) PADA IBU HAMIL KEK (KEKURANGAN ENERGI KRONIK) Arsita Harnawati, Riska; Adevia Maulidya Chikmah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1008

Abstract

Kekurangan Energi Kronis atau KEK memiliki dampak buruk terhadap kesehatan ibu dan pertumbuhan perkembangan janin. Ibu hamil dikategorikan KEK jika Lingkar Lengan Atas (LILA) < 23,5 cm. Tingkat kejadian prevalensi KEK pada kehamilan secara global 35-75% semakin tinggi pada trimester ketiga dibandingkan dengan trimester pertama dan kedua kehamilan. WHO juga mencatat 40 % kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan KEK. Ibu hamil yang menderita gizi kurang seperti kurang energi kronik mempunyai resiko kesakitan yang lebih besar sekitar 60%. Keadaan KEK merupakan resiko tinggi obstetri karena dapat meningkatkan resiko mordibitas dan mortalitas ibu dan janin. Penelitian ini berusaha memahami pengaruh makanan tinggi kalori terhadap peningkatan LILA pada ibu hamil dengan KEK. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain Pra-eksperimen menggunakan jenis pre-post test design dan menggunakan uji independent T- Test. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan kriteria inklusi usia ibu 20-35 tahun didapatkan hasil sebanyak 20 orang. Menurut temuan penelitian, ada pengaruh pemberian makanan tinggi kalori terhadap peningkatan lingkar lengan atas pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronik. Hasil analisa dengan menggunakan independent t- test didapatkan hasil p-value= 0,000 atau < α (0.05).
Upaya Penurunan Stunting Dengan Peningkatan Pengetahuan Pangan Lokal Dalam Pemberian MPASI Arsita Harnawati, Riska; Rahmanindar, Nora; Andari, Istiqomah Dwi; Zhyakiyah, Dheffi Nanta; Fauzi, Cyrilla Azzahra Athir
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20122

Abstract

Background: Stunting menjadi salah satu permasalahan utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya menunjukkan adanya kekurangan gizi yang berlangsung lama, tetapi juga berhubungan dengan keterlambatan perkembangan kognitif, penurunan fungsi kekebalan tubuh, serta meningkatnya risiko munculnya penyakit tidak menular di kemudian hari. Angka prevalensi stunting Kabupaten Tegal tahun 2019 untuk anak usia <5 tahun yaitu 5.9% atau mencapai 5.896 orang. Pada tahun 2020 mencapai 12.05% atau 9.336 orang dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 12.33% atau 10.843. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan informasi pada kader dan ibu balita mengenai pemanfaatan pangan lokal dalam pemberian MPASI sehingga masyarakat dapat memaksimalkan penggunaan pangan lokal. Kegiatan PKM dilaksanakan di Kelompok Kader Posyandu Widodo Desa Gumayun Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal dengan peserta kader dan wanita yang memiliki anak balita. Metode: yang digunakan dalam kegiatan yaitu penyuluhan. Hasil: dari kegiatan ini yaitu peningkatan pengetahuan yang dilihat dari hasil posttest yaitu 100% untuk MPASI, 90% untuk nutrisi dan 100% untuk pangan lokal. Salah satu strategi untuk mempercepat penurunan angka stunting adalah melalui pemberian makanan tambahan (PMT) yang berbasis pangan lokal di posyandu serta penggunaan bahan pangan lokal yang bervariasi dalam menu keluarga terutama dalam pemberian MPASI.