Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN MANAJEMEN KEPERAWATAN DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) UNTUK MENCEGAH KECELAKAAN KERJA : LITERATURE REVIEW Rahmawati Putri, Amalia Dwi; Avrisya, Arya Muhammad; Ismawanty, Clarissa Nala; Arabani, Helmalia Putri; Rahayu, Liesty Kurnia; Ridwan, Heri; Sutresna, Iyos
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36872

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh International Labour Organization (ILO) setiap tahunnya terdapat hampir 3 juta pekerja meninggal akibat kecelakaan dan juga penyakit akibat kerja. Safety and Health Association (OSHA) juga menyatakan bahwa terdapat rata-rata 500 kecelakaan kerja perharinya di Rumah Sakit sehingga menempati urutan pertama, diikuti oleh para pekerja konstruksi, lalu manufaktur. Telah banyak penelitian yang dilakukan mengenai peran manajemen keperawatan dalam meningkatkakan kesehatan dan kecelakaan kerja (K3) di rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana peram manajemen keperawatan dalam meningkatkakan kesehatan dan kecelakaan kerja (K3) di rumah sakit. Peneliti menggunakan tiga database dalam menyusun artikel literatur review ini diantaranya adalah Google Scholar, PubMed, dan Semantic Scholar dengan kata kunci manajemen Keperawatan, Kesehatan dan keselamatan kerja, Peran manajemen Keperawatan,  Pencegahan Kerja, Keselamatan kerja di rumah sakit. Kriteria inklusi saat mencari artikel adalah studi yang relevan dengan manajemen keperawatan K3, artikel dengan naskah Full Text/ Open acces, tahun terbit 2019 - 2024, artikel berbahasa indonesia maupun inggris. Kriteria inklusi yang digunakan yaitu duplikasi artikel, publikasi yang tidak relevan dengan topik, artikel tidak tersedia dalam format lengkap. Salah satu analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemilihan artikel dengan menggunakan diagram PRISMA untuk mencari artikel yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Dari hasil penyaringan didapatkan 6 artikel dengan hasil yang menunjukan bahwa beberapa faktor penting yang mempengaruhi penerapan K3 antara lain kepemimpinan transformasional, keterlibatan petugas kesehatan dalam pengembangan kebijakan, dan kepatuhan terhadap standar APD dan pelatihan keselamatan. Hasilnya menunjukkan bahwa keterlibatan aktif petugas layanan kesehatan, kepemimpinan yang inspiratif, dan manajemen risiko terstruktur dapat meningkatkan komitmen terhadap keselamatan tempat kerja.
Gangguan Pemenuhan Nutrisi Enteral Pada Pasien Kritis Penurunan Kesadaran: Literature Review Sopiah, Popi; Leonika, Anggi; Ismawanty, Clarissa Nala; Sadewi, Gissty Lisviany; Arabani, Helmalia Putri; Az Zahra, Hilda; Ridwan, Heri
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1763

Abstract

ICU adalah fasilitas medis yang sangat penting untuk merawat pasien dalam kondisi kritis. Prevalensi pasien di unit perawatan intensif yang membutuhkan nutrisi enteral, yang berkisar 40% - 50%, menunjukkan adanya risiko dalam memenuhi kebutuhan nutrisi mereka sebagai akibat dari beberapa faktor, seperti komplikasi medis dan kondisi kritis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi masalah yang menyebabkan gangguan dalam pemenuhan nutrisi enteral. Peneliti menggunakan empat database dalam menyusun artikel literature review diantaranya adalah Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan Semantic Scholar dengan kata kunci Nutrisi enteral, Pemberian makanan berlebih, Pasien kritis. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris merupakan kriteria inklusi pada penelitian ini, populasi artikel pasien kritis, artikel fulltext/open acces, artikel dipublikasi dari tahun 2019-2024, isi artikel sesuai topik penelitian. Dalam penelitian ini, analisis yang dilakukan adalah pemilihan artikel dengan menggunakan diagram PRISMA untuk mencari artikel yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil dari penyaringan didapatkan 3 artikel yang sesuai dengan kriteria dan menunjukkan bahwa gangguan pemenuhan nutrisi enteral dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor diagnostic seperti pemindaian CT dan Disfungsi alat bantu seperti tabung nasogastric dan juga oleh faktor penundaan pemberian nutrisi enteral karena prosedur medis atau operasi.
Complementary Therapy for Treating Pruritus in Chronic Kidney Disease Patients: Systematic Literature Review Anugrah, Mita Majdina; Aini, Nisrina Nur; Sukaesih, Nunung Siti; Ningrum, Dedah; Arabani, Helmalia Putri; Nurhadi, Rina Firdayanti; Rohman, Zahra Marsyifa; Fadilah, Aditya Muhamad
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v7i1.1443

Abstract

Uremic pruritus was a distressing symptom frequently experienced by patients undergoing hemodialysis, characterized by widespread daily itching that was symmetrical, bilateral, without dermatomal patterns or primary skin lesions. The symptoms could be generalized or localized, particularly on the back, abdomen, and arms. This systematic review aimed to identify complementary therapy methods and their frequency of administration in managing pruritus among patients with Chronic Kidney Disease-associated Pruritus (CKD-aP) undergoing hemodialysis. The study used a systematic literature review design with a PICOST approach. The included studies were randomized controlled trials and quasi-experimental studies published between 2014 and 2024. The literature search was conducted through PubMed, Springer Link, ScienceDirect, SAGE Journals, Taylor & Francis, and Semantic Scholar. Article selection included duplicate removal using Mendeley, followed by title, abstract, and full-text screening based on inclusion and exclusion criteria. A total of 13 articles met the eligibility criteria. The results showed that acupressure, acupuncture, foot reflexology massage, clove oil, violet oil, virgin coconut oil, peppermint oil, EPA supplementation, and dill oil were effective in reducing pruritus among CKD-aP patients. The most frequently used interventions were peppermint oil and virgin coconut oil through topical application or massage. Complementary therapies had the potential to serve as effective adjunctive treatments, although their effectiveness varied and some studies had methodological limitations.