Nasution, Mursyidan Auliya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Karakter Agamis Peserta Didik (Perbandingan SMP IT dan SMP Negeri) Nasution, Mursyidan Auliya; Novebri
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2024): Tadris : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pembentukan karakter religius siswa di SMP Islam Terpadu (SMP IT) dan SMP Negeri (SMP Negeri). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP IT cenderung lebih terstruktur dalam upayanya membangun karakter religius melalui integrasi kurikulum berbasis nilai-nilai Islam, program ekstrakurikuler keagamaan, dan lingkungan sekolah yang kondusif untuk pembiasaan nilai-nilai Islam. Sebaliknya, SMP Negeri lebih fokus pada program pendidikan karakter umum yang diamanatkan pemerintah, tanpa pendekatan yang secara khusus membahas karakter religius. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam pendekatan pembentukan karakter religius antara SMP IT dan SMP Negeri, di mana SMP IT lebih efektif dalam membentuk karakter religius siswa. Diskusi Penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius pada siswa SMP IT lebih terintegrasi melalui kurikulum berbasis nilai - nilai-nilai agama, kegiatan ekstrakurikuler, dan budaya sekolah yang mendukung. Sebaliknya, SMP Negeri cenderung mengandalkan pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai sarana utama tanpa penguatan melalui program sekolah yang terstruktur. Faktor lingkungan sekolah dan dukungan keluarga juga memengaruhi perbedaan dalam implementasi pembentukan karakter di kedua jenis sekolah ini. Dampak penelitian ini memberikan wawasan kepada pengelola sekolah dan pembuat kebijakan tentang pentingnya pendekatan holistik dalam membentuk karakter religius, terutama melalui sinergi antara kurikulum, budaya sekolah, dan partisipasi manusia.
Pengelolaan, Peserta Didik Pengelolaan Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru di SMP Negeri 1 Panyabungan: Studi Kasus dan Solusi, : Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru di SMP Negeri 1 Panyabungan, Peran Stakeholder dalam Proses PPDB di SMP Negeri 1 Panyabungan, Peran Stakeholder dalam Proses PPDB di SMP Negeri 1 Panyabungan Dandi, Muhammad; Nasution, Mursyidan Auliya
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the management system of the New Student Admission (PPDB) process at SMP Negeri 1 Panyabungan and propose solutions to enhance the effectiveness and transparency of student selection. A case study approach with a descriptive qualitative method was employed. Data were collected through interviews with the principal, PPDB committee members, and parents of prospective students, as well as documentation of procedures and selection results for the 2023/2024 academic year. The findings reveal that although the school has implemented an online-based admission system in accordance with government regulations, several challenges persist. These include limited public understanding of online registration procedures, inadequate technological access, and perceived unfairness in the zoning policy implementation. To address these issues, the study recommends strengthening public outreach through local media, providing a technology assistance center at the school, and developing transparency features such as real-time application tracking. With these improvements, the PPDB process at SMP Negeri 1 Panyabungan is expected to become more equitable, efficient, and accountable. This study offers practical insights for other schools facing similar challenges in transitioning to a digital-based student admission system.