Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengolahan Limbah Organik Menjadi Bokashi Plus dan Eco-Enzym Pada Kelompok Tani Manekan di Desa Baumata Kabupaten Kupang Bako, Peters Oktavians; Ishaq, Lily F.; Soetedjo, IN. Prijo; Kasim, Muhammad; Kleden, Yasinta L.; Ludji , Rika; Tandi Rubak, Yuliana
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 11 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas sayuran di Desa Baumata Kabupaten Kupang relatif rendah akibat rendahnya kesuburan tanah. Upaya peningkatan kesuburan tanah melalui aplikasi pupuk anorganik terkendala oleh efisiensi pemupukan anorganik yang rendah dan seringnya terjadi kelangkaan pupuk di pasaran. Menyikapi kondisi tersebut, aplikasi pupuk organik seperti bokashi plus dan eco-enzym dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan pupuk di tingkat petani. Untuk itu, petani perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan tentang pembuatan dan aplikasi bokashi plus dan eco-enzym. Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini digagas oleh kelompok dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana, dengan tujuan: (1) meningkatkan kemandirian mitra dalam memenuhi kebutuhan pupuk dengan memanfaatkan limbah organik; dan (2) meningkatkan keterampilan mitra dalam mengolah bahan organik menjadi bokashi plus dan eco-enzym. Sasaran program PPM ini adalah 10 anggota kelompok tani Manekan di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Metode pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah transfer informasi dan alih teknologi, melalui: (1) kegiatan pelatihan pengolahan bahan organik menjadi bokashi plus dan eco-enzym dan; (2) demplot aplikasi bokashi plus dan eco-enzym pada budidaya sayuran. Pelaksanaan Program PPM ini berjalan sesuai target yang ditetapkan dengan tingkat partisipasi anggota kelompok mitra sebesar 100%. Setelah mengikuti program PPM ini, seluruh anggota kelompok mitra mampu membuat bokashi plus dan eco-enzym secara mandiri dan berminat untuk menerapkannya pada usaha tani sayuran yang digelutinya saat ini.
Integrasi Energi Surya dan Angin (Hybrid) untuk Ketersediaan Air Bersih, Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga dalam Upaya Pencegahan Stunting di Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur Majid, Abdul; Wahyu Utama, Andi Agung; Lette, Arman Rifat; Syam, Sudirman; Kurniati A, Sri; Tandi Rubak, Yuliana; Belawa Lemaking, Vinsensius
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2617

Abstract

Desa Kesetnana, yang terletak di Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan desa yang dengan kejadian stunting yang tinggi dan sulitnya air bersih. Data menunjukkan peningkatan prevalensi stunting yang mengkhawatirkan, dari 191 balita pada tahun 2022 menjadi 203 balita pada tahun 2023. Wilayah ini beriklim kering dengan curah hujan rendah, membuat pasokan pangan pokok sangat bergantung pada hasil panen musiman. Akses terhadap energi listrik yang stabil dan terjangkau juga menjadi hambatan signifikan. Metode pengabdian dilakukan dalam 3 tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Mitra sasaran adalah kelompok tani dan ibu PKK (Pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga). Kegiatan utama adalah pemasangan sistem pompa air tenaga surya-angin, pendampingan, serta penyuluhan kepada mitra tentang pertanian dan upaya ketahanan gizi. Waktu pelaksanaan kurang lebih 7 bulan tehitung dari bulan Juni sampai Desember 2025.Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya peningkatan volume air bersih yang tersedia untuk kebutuhan sehari-hari, dan pertanian, Peningkatan jenis tanaman dan produk olahan, Peningkatan pengetahuan gizi, dan praktik cuci tangan yang menjadi faktor risiko terjadinya stunting dalam keluarga. Perlu adanya kegiatan serupa dengan memanfaatkan teknologi tepat guna serta keterlibatan dan penguatan kolaborasi semua pihak.