Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

APLIKASI TEKNOLOGI PENGELASAN DALAM MENDUKUNG UPAYA MENINGKATKAN HIGIENITAS SISWA SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN DUM TIMUR DISTRIK SORONG KEPULAUAN Dayera, Disabella; Sapulette, Rosa Orpa; Aryanto, Ishak; Haendra, Arif; Baho, Dayen
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v2i1.159

Abstract

Kebersihan pribadi mengacu pada upaya individu untuk menegakkan standar kebersihan pribadi dan kesejahteraan untuk mencapai kesejahteraan fisik dan menunda awal penyakit. Salah satu penanda Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu dengan rain mencuci tangan. Hal ini menjadi salah satu permasalahan yang ditemui oleh tim pengabdian pada masyarakat Universitas Kristen Papua pada mitra kegiatan yaitu siswa-siswi di SD. Negeri 19 Kelurahan Dum Timur, selain kurangnya pengetahuan pentingnya menjaga perilaku hidup bersih dan sehat juga tidak memiliki fasilitas sarana alat mencuci tangan diarea sekolah, sehingga melalui kegiatan ini Tim PkM Universitas Kristen Papua mencoba untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Adapun hasil yang diperoleh yaitu pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dilakukan oleh Tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Kristen Papua kepada pihak Mitra yaitu SD. Negeri 19 Kelurahan Dum Timur telah terlaksana dengan baik, dimana ketercapaian penyelesaian permasalahan yang dihadapi mitra telah dicapai dan mendapat reaksi yang positif, dimana diantaranya yaitu setelah mendapatkan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan diri, terjadi peningkatan kesadaran dan pengetahuan anak tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui rajin mencuci tangan sebelum melakukan aktifitas seperti makan dan minum dan aktifitas lainnya dilingkungan sekolah ataupun ditempat-tempat umum. Selanjutnya, setelah tersedianya alat pencucian tangan yang dibuat oleh tim PkM untuk digunakan di lingkungan sekolah, terjadi peningkatan upaya higienitas siswa dan guru dilingkungan sekolah tersebut.
PENCEGAHAN NARKOTIKA BAGI ANAK-ANAK SEKOLAH, BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA Baho, Dayen
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v2i2.188

Abstract

ARTICLE INFO Article history: Received: Revised: Accepted: Key words: awareness, law, and society DOI: ABSTRACT The aim of this community service activity is to provide socialization about narcotics prevention for school children based on law number 35 of 2009 concerning Narcotics for students at SD Negeri 19 Doom Timur.Drug trafficking and abuse is a national problem that is considered serious by the government, because it can cause damage to the nation's morals. For this reason, the government pays great attention to handling drug abuse. In our country, the problem of widespread drug abuse is increasing over time. The domino effect resulting from drug abuse is also increasingly diverse, and efforts to overcome drug abuse are steps that are not easy to implement.This community service program and outreach sessions can be used. The most effective and basic methods of preventing and eradicating drug abuse are promotive and preventive methods. The most practical and real efforts are repressive and humane efforts are curative and rehabilitative. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan adalah untuk memberikan Sosialisasi tentang pencegahan narkotika bagi anak-anak sekolah berdasarkan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika biagi murid-murid SD Negeri 19 Doom Timur. Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba merupakan salah satu permasalahan nasional yang dipandang serius oleh pemerintah, karena dapat menyebabkan rusaknya moral bangsa. Karena itu pemerintah sangat memberikan perhatian terhadap penanganan atas penyalahgunaan Narkoba. Di negara kita, masalah merebaknya penyalahgunaan narkoba semakin lama semakin meningkat. Efek domino akibat dari penyalahgunaan narkoba juga semakin beragam, serta usaha untuk mengatasi penyalahgunaan Narkoba merupakan langkah yang tidak mudah untuk dilaksanakan. Program pengabdian masyarakat dan sesi sosialisasi ini dapat Metode pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba yang paling efektif dan mendasar adalah metode promotif dan preventif. Upaya yang paling praktis dan nyata adalah represif dan upaya yang manusiawi adalah kuratif serta rehabilitatif.
PENINGKATAN PEMAHAMAN HAK ANAK DALAM PANTI ASUHAN BUKIT HERMON BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 Murary, Weron; Baho, Dayen; Ranglalin, Olivia Merion
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v2i2.203

Abstract

Anak binaan yang berada di panti asuhan bukit hermon merupakan anak yang butuh perhatian oleh pemerintah maupun masyarakat. Anak merupakan aset bangsa yang harus diselamatkan dari segala perlindungan, pendidikan dan mendapatkan kasih sayang penuh terhadap yang merawatnya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian yuridis empiris dengan melakukan pendataan langsung Panti Asuhan Bukit Hermon dengan kaitan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Hasil penelitian secara langsung di Panti Asuhan Bukit Hermon dalam memberikan perlindungan, pendidikan dan kebutuhan dari kasih sayang setiap anak sudah baik, walaupun masih ada beberapa yang harus lebih menjadi perhatian khusus mengenai anak yang masih dibawah umur. Panti Asuhan Bukit Hermon hanya yayasan yang masih membutuhkan bantuan dana yang lebih besar untuk pendidikan anak kedepannya. Perlindungan hukum bagi anak Panti Asuhan yang berada di Bukit Hermon jika ditinjau dari undang-undang perlindungan anak sudah sesuai dengan harapan yang harus disayangi, dilindungi, diberikan makanan, pakaian dan diberikan pendidikan yang lebih baik untuk tumbuh kembang anak demi kelangsungan hidup.