Penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Institut Agama Islam Al-Ghuraba Rawamangun, Jakarta Timur masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman dan keterlibatan dosen serta tenaga kependidikan, terbatasnya digitalisasi sistem informasi mutu, serta belum optimalnya strategi peningkatan tata kelola akademik dan administrasi. Tujuan utama kegiatan adalah mendukung institusi mitra dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi melalui penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) secara konsisten. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan penyusunan dokumen mutu, uji coba implementasi, evaluasi, hingga penyempurnaan dokumen. Luaran yang dihasilkan dari program ini antara lain tersusunnya draft dokumen LED (Laporan Evaluasi Diri) sesuai standar BAN-PT, modul dan bahan ajar pelatihan, serta publikasi ilmiah di jurnal ber-ISSN, artikel populer di media massa, dan video dokumentasi kegiatan. Selain itu, mahasiswa yang terlibat memperoleh pengalaman praktis dalam bidang penjaminan mutu pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun dokumen mutu, meningkatnya kesadaran akan pentingnya budaya mutu, serta terbentuknya tim penjaminan mutu internal yang lebih solid. Dampak jangka panjang dari kegiatan ini adalah penguatan implementasi SPMI secara berkelanjutan di Institut Agama Islam Al-Ghuraba, peningkatan akreditasi program studi, serta kontribusi terhadap pencapaian SDGs No. 4 (Quality Education).