Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Kebijakan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan: Kajian Efektifitas Program PKH di Kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Timur Kota Palu Samkamaria, Samkamaria; Bakarbessy, Maria Lea Frensy
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pemerintah dalam menurunkan tingginnya angka kemiskinan di indonesia adalah dengan membuat program penanggulangan kemiskinan. Pasal 1 ayat (9) UU No.11 Tahun 2009 Tentang kesejahteraan sosial menyatakan bahwa: “sekesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spritual, dan sosial warga nergara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga mampu melaksanakan fungsi sosialnya. Selain itu, pada peraturan presiden Republik Indonesia No.15 Tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan menyatakan bahwa: kemiskinan merupakan permasalahan bangsa yang mendesak dan memerlukan langkah-langkah penanganan dan pendekatan yang sistematis, terpadu dan menyeluruh, dalam rangka mengurangi beban dan memenuhi hak-hak dasar warga negara secara layak melalui pembangunan inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan untuk mewujudkan kehidupan yang bermartabat. Salah satu program yang diharapkan tepat sasaran adalah program keluarga harapan (PKH). PKH adalam program pemberian bantuan sosial yang bersyarat kepada keluarga yang rentan miskin (KM) yang tergabung dalam data terpadu dengan data pusat dan ditetapkan dalam keguarga penerima manfaat (Direktorat Jaminan Sosial, 2015). Namun pada implementasinya dilapangan banyak masyarakat miskin yang tidak mendapatkan bantuan tersebut, disislain ada keluarga penerima manfaat (KPM) yang bantuannya di putuskan secara sepihak tanpa adanya kejelasan mengenai pemberhentiannya, dan masih ada keluarga penerima manfaat (KPM) program PKH yang datanya bermasalah sehingga tidak padan Capil, Dapodik dan DKTSK. Untuk menganalisis kebijakan program PKH di Kelurahan Besusu Barat Kecamata Palu Timur Kota Palu, penulis menggunakan teori Richart M Street (1985:53) guna melihat pencapaian tujuan, integritas, dan adaptasi. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara langsung, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknis purposive. Dari hasil penelitian program PKH di kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Timur Kota Palu belum efektif. Hal tersebut dikarenakan dari aspek pencapaian tujuan dari program PKH belum terimplementasikan dengan baik
Manajemen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Pada Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah M, Rudin; Bakarbessy, Maria Lea Frensy; Pakere, Rusli Andrian
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v11i1.2284

Abstract

Abstract The aim of this study is to analyze the management of Hajj and Umrah services at the Ministry of Religious Affairs Regional Office in Central Sulawesi Province. This research employs a qualitative approach with four purposively selected informants. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation techniques. Data analysis was conducted in five steps: data collection, data reduction, data presentation, verification, and conclusion drawing. The results indicate that the management of Hajj and Umrah services at the Ministry of Religious Affairs Regional Office in Central Sulawesi Province has not been optimally implemented. The inhibiting factors identified include inadequate SISKOHAT network for online registration, administrative services not meeting the established standards, insufficient effective communication with the public, and a shortage of personnel in providing services to Hajj and Umrah pilgrims during departure. The supporting factors that facilitate the management process include adequate facilities and infrastructure, experienced Hajj and Umrah instructors, professional staff in pilgrim services, and available funding to support the office’s operations. Keywords: Management, Hajj and Umrah.Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen penyelenggaraan haji dan umroh pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan empat informan yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan lima langkah, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen penyelenggaraan haji dan umroh pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah belum berjalan dengan optimal. Faktor penghambat yang ditemukan antara lain jaringan SISKOHAT yang tidak memadai untuk pendaftaran online, pelayanan administrasi yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan, kurangnya komunikasi efektif dengan masyarakat, dan kekurangan jumlah petugas dalam pelayanan jamaah haji dan umroh pada saat pemberangkatan. Adapun faktor pendukung yang memperlancar manajemen ini adalah sarana dan prasarana yang memadai, pembimbing manasik haji dan umroh yang berpengalaman, tenaga ahli profesional dalam pelayanan jamaah, dan dana yang tersedia untuk mendukung operasional kantor. Kata Kunci: Manajemen, Haji dan Umroh.
Analisis Manajemen Kurikulum Merdeka Pada Smks Kristen Bk Maranatha Kecamatan Dolo Provinsi Sulawesi Tengah M, Rudin; Bakarbessy, Maria Lea Frensy
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.10353

Abstract

Curriculum management involves planning, organizing, implementing, and evaluating to achieve effective educational goals. This curriculum provides freedom to students and teachers in the learning process, with a focus on developing individual learning potential and interests. This is an innovative approach that encourages creativity and flexibility in education. This type of research is qualitative research with five informants selected. Data collection uses observation, interview and documentation techniques. The data analysis techniques used are: 1) Data collection, 2) Data Reduction, 3) Data Presentation, 4) Verification, 5) Conclusion. The indicators used to measure Management are: planning, implementation and supervision. Based on the results of research and analysis conducted by the researcher, it can be concluded that 1) Independent Curriculum Management at SMKS in Central Sulawesi Province can be said to have not been implemented properly. 2) Inhibiting factors in Independent Learning Curriculum Management: a) Budget Limitations, b) Budget Uncertainty, c) Regulation and Bureaucracy, d) Poor Facility Conditions, e) Limited Human Resources. 3) Supporting factors for the Independent Curriculum in Central Sulawesi Province are as follows: a) Availability of Adequate Funds, b) Timeliness of Fund Distribution, c) Transparency and Accountability, d) Government and Stakeholder Support, e) Adequate Infrastructure.
Procurement Management Analysis of Goods/Service Provincial Government of Central Sulawesi Bakarbessy, Maria Lea Frensy; M, Rudin; Assah, Denih
JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS Vol. 4 No. 4 (2025): AUGUST
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jhssb.v4i4.1882

Abstract

The objective of this research is to investigate and assess how the principles of procurement for goods and services are put into practice in the Government of the Central Sulawesi Province. Through a qualitative research methodology, information was gathered from observation, interviews, and documentation with four chosen participants. The analysis was carried out in five distinct phases: data collection, data simplification, data demonstration, validation, and final thoughts. The evaluation of procurement principles is based on the criteria specified in Presidential Regulation No. 21 of 2021. The findings reveal that the core procurement principles such as transparency, accountability, openness, competition, and fairness, have not been fully implemented. Supporting factors include adequate facilities that comply with national procurement standards and a well-structured training model aligned with institutional needs. However, several challenges persist, including technical issues during tender announcements due to server disruptions, low participation rates during the registration phase, and limited responsiveness and personnel shortages during the job explanation stage. These findings highlight the need for improved infrastructure and administrative capacity to ensure effective and compliant procurement processes.
Manajemen Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah Bakarbessy, Maria Lea Frensy; M , Rudin.; Fatma, Fatma
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 3 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/46v2s785

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Peran Pemerintah Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah dalam Manajemen Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Sigi, mengetahui dan menganalisis Peran Masyarakat Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah dalam Manajemen Pariwisata Berkelanjutan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan Peran Pemerintah Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah dalam Manajemen Pariwisata Berkelanjutan sudah terlaksana dengan baik, Peran Masyarakat Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah dalam Manajemen Pariwisata Berkelanjutan belum maksimal terlaksana dan Peran Swasta Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah dalam Manajemen Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Sigi yaitu menyediakan produk dan jasa, mempromosikan, dan berinvestasi. Penyediaan prasarana dan pengelolaannya di setiap objek wisata yang ada. Kemudian pihak swasta berperan dalam pengembangan objek wisata, penyediaan akomodasi, fasilitas. Keberhasilan peran swasta dalam pengembangan pariwisata di setiap objek wisata dapat dilihat dari semakin banyaknya kunjungan wisatawan, banyaknya pembangunan fisik dan fasilitas pendukung, serta jumlah tenaga kerja. Komunikasi yang efektif, mengutamakan musyawarah dalam penyelesaian masalah, sumber daya manusia yang profesional dan dana yang memadai. Diperlukan penguatan kapasitas masyarakat melalui program pelatihan manajemen pariwisata, pembentukan kelompok sadar wisata (POKDARWIS) di setiap desa wisata, dan pengembangan skema kemitraan strategis antara pemerintah, masyarakat, dan swasta untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Sigi.
Pelaksanaan Bantuan Modal Usaha Pemerintah pada Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kelurahan Lolu Selatan Kota Palu Bakarbessy, Maria Lea Frensy; M, Rudin.; Paerunan, Tris
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v4i4.1883

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Government Business Capital Assistance for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in South Lolu Village, Palu City, Central Sulawesi Province. Using a qualitative approach, four informants were selected, and data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the stages of data collection, reduction, presentation, verification, and conclusion. The research applies Tulus Tambunan’s framework, which assesses MSME capital assistance through four indicators: human resources, promotion, marketing, and business development. The findings indicate that the Government Business Capital Assistance program has generally been implemented well. However, in terms of human resources, the program has not been optimal due to limited competencies among MSME actors. In contrast, promotion efforts have been effective, supported by various government initiatives. The main inhibiting factors for MSME development include inadequate human resource skills, insufficient business capital, limited promotional activities, and challenges in securing bank loans. Conversely, supporting factors include government attention in the form of cash assistance, provision of production equipment, and marketing support through social media and exhibitions. Access to facilities such as mobile phones, online platforms (Zoom, YouTube, Google), and print media also significantly enhances the promotion of MSME products. Overall, while the program has contributed positively to MSME development, strengthening human resource capacity and expanding access to capital remain essential to maximize its impact.
Strategi Manajemen Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil Olahan Pangan di Kabupaten Morowali Utara M, Rudin; Bakarbessy, Maria Lea Frensy; Fadlun, Fadlun
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.2262

Abstract

Abstract The purpose of this study is to determine and analyze the development of micro, small, and medium enterprises in food processing in North Morowali Regency. This type of research is qualitative, with four selected informants. Data collection uses observation, interview, and documentation techniques. The data analysis techniques used are (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation, (4) verification, and (5) conclusion. The results of this study indicate that: (1) The development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in food processing in North Morowali Regency has been going well. (2) There are several supporting factors in the development of MSMEs, namely: (a) government attention to MSME actors, which is manifested through cash assistance, provision of production equipment, and marketing facilities through social media and exhibitions organized by the government; (b) the existence of information technology facilities such as smartphones, Zoom applications, YouTube, Google, and print media, which greatly assist MSME actors in promoting their products. (3) On the other hand, there are several inhibiting factors in the development of MSMEs, including: (a) limited human resources who do not yet have competence in the MSME field; (b) limited business capital; (c) lack of promotional activities; and (d) difficulty in applying for business capital loans at banks.Keywords: Management, MSME and DevelopmentAbstrakTujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis Pengembangan Usaha Mikro Kecil Olahan Pangan di Kabupaten Morowali Utara. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan informan yang dipilih sebanyak empat orang. Pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) Pengumpulan data (2) Reduksi Data (3) Penyajian Data (4) Verifikasi (5) Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pengembangan Usaha Mikro Kecil (UMK) olahan pangan di Kabupaten Morowali Utara telah berjalan dengan baik. (2) Terdapat beberapa faktor pendukung dalam pengembangan UMK, yaitu: (a) perhatian pemerintah terhadap pelaku UMK, yang diwujudkan melalui bantuan tunai, penyediaan alat produksi, serta fasilitasi pemasaran melalui media sosial dan pameran-pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah; (b) keberadaan fasilitas teknologi informasi seperti telepon pintar, aplikasi Zoom, YouTube, Google, dan media massa cetak yang sangat membantu pelaku UMK dalam mempromosikan produk mereka. (3) Di sisi lain, terdapat beberapa faktor penghambat pengembangan UMK, meliputi: (a) keterbatasan sumber daya manusia yang belum memiliki kompetensi di bidang UMK; (b) keterbatasan modal usaha; (c) kurangnya kegiatan promosi; dan (d) kesulitan pengajuan pinjaman modal usaha di perbankan.Kata Kunci: Manajemen, UMK dan Pengembangan
Service Management of the Direct Cash Assistance Program in Lasoani Urban Village, Palu City, Central Sulawesi Province Rudin M.; Bakarbessy, Maria Lea Frensy
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 1 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to evaluate the service management of the Direct Cash Transfer Program in Lasoani Village, Palu City, using a normative juridical approach. This Program refers to Article 34 paragraph (1) of the 1945 Constitution, Law No. 11/2009 on Social Welfare, and Law No. 13/2011 on Handling the Poor. The research used descriptive qualitative methods through interviews, observation, and documentation. The results show that a strong legal foundation and systematic planning support the success of this Program. However, obstacles such as budget and administrative delays are still a challenge in implementation. This research confirms the importance of regulatory harmonisation, transparency, and strengthening the capacity of implementers to improve the effectiveness of the Program. Thus, BLT can contribute more to poverty alleviation and social welfare.
Analisis Manajemen Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil di Biro Umum Sekretriat Provinsi Sulawesi Tengah Bakarbessy, Maria Lea Frensy; M, Rudin; Puspita, Puspita
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/administrator.v7i2.108

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Manajemen Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil pada Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. dengan informan terpilih sebanyak empat orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) Pengumpulan data (2) Reduksi data (3) Penyajian data (4) Verifikasi (5) Kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan; (1) Manajemen Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil pada Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dapat dikatakan telah terlaksana dengan baik. (2) Faktor pendukung yang dapat mewujudkan terlaksananya Manajemen Penghasilan Tambahan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yaitu: (a) Adanya landasan hukum yang jelas seperti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (b) Alur pendanaan yang baik (c) Loyalitas pegawai terhadap penghasilan tambahan pegawai di Lingkungan Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dan (d) Alur data dan informasi yang baik. (3) Faktor penghambat yaitu: dalam Manajemen Penghasilan Tambahan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yaitu: (a) Kurangnya rasa percaya diri (b) Perilaku tidak disiplin (c) Kurangnya informasi tambahan penghasilan pegawai