Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN NUMERASI MELALUI MELALUI KEGIATAN PENGOLAHAN SAMPAH ANORGANIK Diana Rista; Hamidah Ulfa Fauziah; Wikan Sasmita; Nanda Maharani Sukma
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2024.03.2.4

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan kesatuan dari pengetahuan, keterampilan, dan tindakan nyata yang dilakukan oleh siswa dengan mengaitkan perhitungan matematika pada setiap kondisi menyesuaikan tujuannya. Konsep dasar dalam numerasi adalah tingkatan satuan seperti satuan panjang, berat, dan volume, yang sering digunakan dalam berbagai konteks kehidupan, termasuk pengelolaan sampah. Metode penelitian yang digunakan yakni kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Nusantara Persatuan Guru Republik Indonesia Kediri bersama dengan siswa dari Sekolah Dasar Negeri 2 Babadan. Kegiatan ini selaras dengan tujuan peningkatan kemampuan numerasi siswa melalui materi tingkatan satuan matematika dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengolahan sampah anorganik. Melalui pendekatan pembelajaran yang memadukan konsep matematika dengan aktivitas pengolahan sampah, siswa mampu memahami aplikasi praktis dari pengukuran, perhitungan, dan konversi satuan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini meningkatkan pemahaman siswa tentang numerasi secara signifikan. Hasil temuan penelitian yang telah dilakukan bahwa dengan pendekatan integratif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif ganda yaitu peningkatan kemampuan numerasi siswa serta peningkatan kesadaran dan kepedulian mereka terhadap lingkungan.
Ancaman dan Tantangan terhadap Ideologi Pancasila Peni Sekarsari; Hamidah Ulfa Fauziah; Mas Fierna Janvierna Lusie Putri
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jurnalpkn.v11i1.41975

Abstract

Penerapan nilai-nilai Pancasila dihadapkan pada degradasi moral generasi muda yang terpengaruh oleh kemajuan peradaban yang sangat pesat sehingga menghilangkan sekat antar bangsa di dunia. Penulisan kajian ini bertujuan untuk menganalisis globalisasi dan krisis moralitas, Pancasila dalam sudut pandang masa kini, tantangan pengamalan nilai-nilai Pancasila, serta pemulihan dan penerapan nilai Pancasila dalam upaya pembentukan moral bangsa. Kajian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, karena teknik pengumpulan data dalam kajian ini dilakukan dengan menelaah buku dan artikel yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang dibahas. Pancasila merupakan pandangan hidup atau ideologi yang bersumber dari nilai-nilai moral bangsa Indonesia sebelum kemerdekaan, pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam negara masih kurang bahkan jauh dari kata baik. Adanya globalisasi dan modernisasi membuat masyarakat lupa dengan tujuan awal dari reformasi itu sendiri. Globalisasi menyebabkan nilai-nilai Pancasila semakin tenggelam dan dilupakan, sementara di sisi lain hanya dengan pengimplementasian nilai Pancasila maka krisis moralitas bangsa yang disebabkan oleh globalisasi dapat diatasi. Adanya globalisasi membuat integrasi dalam sistem budaya nasional ke dalam sistem budaya global. Generasi penerus bangsa harus meningkatkan Pancasila dengan cara membangkitkan rasa nasionalisme, melestarikan dan mensosialisasikan secara berkelanjutan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dikehidupan bermasyarakat.
PENGUATAN PROFESIONALISME CALON GURU PPKN MELALUI MODEL SIMULASI MENGAJAR BERBASIS 4C: Penguatan Profesionalisme Calon Guru PPKn melalui Model Simulasi Mengajar Berbasis 4C (Critical, Creative, Collaborative, Communicative) Wikan Sasmita; Hamidah Ulfa Fauziah; Etty Andyastuti; Agus Widodo; Nursalim; Suratman
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.2.4

Abstract

This community service program aims to strengthen the professionalism of prospective Pancasila and Citizenship Education (PPKn) teacher students through the implementation of a 4C-based teaching simulation model (critical thinking, creativity, collaboration, and communication). The background of the activity is based on the need to strengthen 21st-century teacher competencies that require mastery of critical thinking skills, learning creativity, professional collaboration, and effective communication as an integral part of teacher professionalism. The implementation method uses a participatory training approach structured in four stages, namely pre-implementation (need assessment and professionalism pre-test), core implementation (4C concept strengthening workshop and preparation of learning tools), teaching simulation practice (10–15 minutes of microteaching per participant accompanied by observations using the 4C rubric), and reflection and evaluation (peer feedback, self-reflection, and professionalism post-test). Program evaluation is carried out through a comparison of pre-test and post-test scores, supported by microteaching observation data and participant reflections to describe changes in professionalism quantitatively and qualitatively. The expected outcomes of this activity are an increase in the professional attitudes of prospective PPKn teachers, the ability to design and implement innovative learning, and strengthening the 4C competencies reflected in the quality of communication, creative learning strategies, collaboration with colleagues, and critical thinking skills in pedagogical decision-making. This program also produces outputs in the form of 4C-based learning tools, a teaching simulation assessment rubric, and recommendations for implementing models for developing microteaching learning in study programs.