Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG ZAT GIZI DENGAN KEJADIAN BBLR DI PUSKESMAS JEKAN RAYA Epatni, Dea Mura; Putra, Ravenalla Abdurrahman Al Hakim Sampurna; Yuliani, Ni Nyoman Sri
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab utama kematian bayi baru lahir di Indonesia pada tahun 2019-2020, dengan jumlah kasus mencapai 129.815 atau 2,73%. Di Kalimantan Tengah, jumlah kasus BBLR tercatat sebesar 1,9% pada tahun 2018 dan meningkat menjadi 2,2% pada tahun 2021. Kondisi ini menyoroti pentingnya memahami hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian BBLR di Puskesmas Jekan Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan total 96 sampel. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan angka pada fisher exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan tingkat pendidikan rendah sebanyak 22 orang (22,7%), sementara tingkat pendidikan tinggi sebanyak 74 responden (76,3%), dengan nilai p-value sebesar 0,133. Nilai ini menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Jekan Raya. Kesimpulan ini mengindikasikan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif untuk mengurangi angka kejadian BBLR melalui intervensi pendidikan gizi yang melibatkan faktor-faktor lain.
Penyuluhan Kesehatan Sebagai Strategi Promotif Dalam Penguatan Pengetahuan Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya Putra S, Ravenalla Abdurrahman Al Hakim Sampurna; Lestarisa, Trilianty; Widiarti, Astri; Mutiasari, Dian; Rahmadina, Aprillia; Zahra, Sania; Epatni, Dea Mura; Aritonang, Tania Chrislovenia; Adeli, Putri; Dewani, Viviliani Anandita; Yuantara, Daniel; Amit, Yossia W.
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 2 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i2.1123

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan kesehatan masyarakat baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular masih menjadi perhatian di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya. Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, tanda bahaya penyakit, serta upaya pencegahan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi status kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan promosi kesehatan melalui penyuluhan sebagai upaya promotif dalam memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai berbagai masalah kesehatan yang sering dijumpai di lingkungan masyarakat. Tujuan: Kegiatan penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan serta memperkuat pengetahuan masyarakat terkait berbagai permasalahan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya, meliputi hipertensi, pendidikan kesehatan seksual pada anak dan remaja, myalgia, diare, keluarga berencana, pencegahan stunting, gastritis, serta tanda bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD). Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka pada beberapa lokasi di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya, meliputi puskesmas, posyandu, dan panti sosial. Kegiatan penyuluhan terdiri dari delapan tema kesehatan yang dilaksanakan menyesuaikan karakteristik sasaran masyarakat. Hasil: Kegiatan penyuluhan kesehatan berjalan dengan baik dan mendapat partisipasi aktif dari masyarakat. Masyarakat menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Penyampaian materi secara interaktif dengan media edukatif membantu masyarakat lebih mudah memahami informasi kesehatan yang diberikan.  Simpulan: Penyuluhan kesehatan sebagai strategi promotif dapat menjadi upaya efektif dalam memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai berbagai masalah kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya. Kegiatan edukasi kesehatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan sesuai karakteristik sasaran masyarakat diharapkan mampu mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.