Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ESTIMATION OF EMISSION TAX VALUE OF HOSPITALITY AND RESTAURANT INDUSTRY IN BOGOR CITY, WEST JAVA, INDONESIA Go, Riska Tezara; Aini, Nur; Renjaan, Irene Paula
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i2.172-186

Abstract

The number of hotels and restaurants in Bogor City has increased annually. According to the Bogor City Tourism and Culture Office (2018), the number of hotels rose from 53 units in 2016 to 87 units, while restaurants increased from 162 units to 680 units. This growth leads to higher CO2 emissions, while green open spaces remain static. This study aims to estimate CO2 emissions from the hotel and restaurant industry using the TIER-1 method, determine the urban park land needed to absorb these emissions using a quantitative descriptive approach, estimate the CO2 emission tax value based on the cost of creating urban parks, and propose alternative policy implications for emission tax implementation using a qualitative descriptive approach. The results indicate that hotels in Bogor City produce 3221 tons of CO2 per year, and restaurants produce 9583 tons per year. The current green open spaces are insufficient to absorb these emissions, necessitating additional urban park land. Specifically, the hotel industry requires 57 hectares of city park, and the restaurant industry requires 167 hectares. Funding for the development of these parks is to be sourced from emission taxes levied on hotels and restaurants. The proposed emission tax is Rp 3415 per room per night for hotels and Rp 239 per transaction for restaurants.
Strategies to Increase Paddy Rice Production in Sugihwaras Village, Candi District, Sidoarjo Regency AINI, NUR; AMIRIL, NUR; RENJAAN, IRENE PAULA; GAFURANINGTYAS, DEWI; GO, RATNA YULIKA; GO, RISKA TEZARA
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2025.1660

Abstract

Rice fields, which are cultivated with rice and produce rice, are a highly important food commodity for humans. Approximately 85% of the Indonesian population consumes rice as their staple food. The rice production in Sugihwaras Village, Candi Sub-district, Sidoarjo Regency, plays a crucial role in ensuring the availability of rice and improving the well-being of farmers. However, fluctuations in rice production and the decreasing agricultural land pose challenges for the farmers. This research aims to analyze strategies to increase paddy rice production in Sugihwaras Village, Candi District, Sidoarjo Regency. The analysis is conducted using the Internal-External (IE) matrix, which involves evaluating internal and external factors that influence paddy rice production. The internal factors evaluated include strengths and weaknesses, while the external factors encompass opportunities and threats. Based on the analysis results, several strategies are recommended to enhance paddy rice production in Sugihwaras Village. The recommended strategies include: strengthening farmers' skills and knowledge, optimizing land utilization and irrigation channels, improving accessibility and infrastructure, establishing and enhancing farmer groups, obtaining technical assistance, strengthening government support, and addressing challenges such as climate change. Then in the future, sustainable implementation of these strategies can improve paddy rice commodity production in Sugihwaras Village, provide economic benefits to farmers, and enhance the welfare of the local community. This research contributes to the development of agricultural commodity production enhancement strategies and can serve as a reference for relevant stakeholders in decision-making. Abstrak Sawah yang ditanami padi dan produksi beras merupakan komoditas makanan yang sangat penting bagi manusia. Sekitar 85% dari populasi Indonesia mengonsumsi beras sebagai makanan pokok. Produksi sawah di Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, memainkan peran penting dalam menjaga ketersediaan beras dan meningkatkan kesejahteraan para petani. Namun, fluktuasi dalam produksi padi dan menyusutnya lahan pertanian menjadi tantangan yang dihadapi oleh para petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan produksi komoditas padi sawah di Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Analisis dilakukan dengan menggunakan matriks Internal-External (IE) yang melibatkan evaluasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi produksi padi sawah. Faktor internal yang dievaluasi meliputi kekuatan (strenght) dan kelemahan (weakness), sedangkan faktor eksternal mencakup peluang (opportunities) dan ancaman (threats). Berdasarkan hasil analisis, beberapa strategi direkomendasikan untuk meningkatkan produksi padi sawah di Desa Sugihwaras yaitu memperkuat keterampilan dan pengetahuan petani, optimalisasi pemanfaatan lahan dan saluran irigasi, meningkatkan aksesibilitas dan infrastruktur, membangun dan meningkatkan kelompok tani, mendapatkan pendampingan teknis, memperkuat dukungan pemerintah, menghadapi tantangan seperti perubahan iklim. Kedepannya implementasi strategi ini secara holistik dan berkelanjutan dapat meningkatkan produksi komoditas padi sawah di Desa Sugihwaras, memberikan manfaat ekonomi bagi petani, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi peningkatan produksi komoditas pertanian dan dapat menjadi acuan bagi pemangku kepentingan terkait dalam pengambilan keputusan.
Peningkatan Kemampuan Manajerial Nelayan Rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara Pentury, Frischilla; Ngamel, Yuliana Anastasia; Ohoiwutun, Elisabeth Cory; Hitijahubessy , Hendro; Renjaan, Irene Paula
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.809

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial kelompok nelayan rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara. Penguatan dilakukan melalui pelatihan soft skills dan hard skills yang mencakup manajemen usaha, pencatatan keuangan, serta strategi pemasaran untuk mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga nelayan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kompetensi mitra. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pencatatan keuangan sebesar 81% dan pemahaman strategi pemasaran sebesar 181%, yang berdampak pada meningkatnya kemampuan nelayan dalam mengelola usaha dan menjual hasil tangkapan secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 8 dan 14, mendukung prioritas pembangunan nasional melalui Asta Cita, serta memperkuat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) bidang kemaritiman.
Peningkatan Kemampuan Manajerial Nelayan Rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara Pentury, Frischilla; Ngamel, Yuliana Anastasia; Ohoiwutun, Elisabeth Cory; Hitijahubessy , Hendro; Renjaan, Irene Paula
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.809

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial kelompok nelayan rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara. Penguatan dilakukan melalui pelatihan soft skills dan hard skills yang mencakup manajemen usaha, pencatatan keuangan, serta strategi pemasaran untuk mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga nelayan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kompetensi mitra. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pencatatan keuangan sebesar 81% dan pemahaman strategi pemasaran sebesar 181%, yang berdampak pada meningkatnya kemampuan nelayan dalam mengelola usaha dan menjual hasil tangkapan secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 8 dan 14, mendukung prioritas pembangunan nasional melalui Asta Cita, serta memperkuat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) bidang kemaritiman.
Studi Kelayakan Usaha Perikanan Tangkap Dengan Berbagai Alat Tangkap Di Kabupaten Kepulauan Tanimbar Betaubun, Kamilus Dedeles; Masalembun, Celsius Waran; Renjaan, Irene Paula
Rosenberg : Jurnal Rosenberg Teknologi Penangkapan Ikan Vol 2 No 1 (2024): Rosenberg: Jurnal Teknologi Penangkapan Ikan
Publisher : Prodi TPI Politeknik Perikanan Negeri Tual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran jelas alat tangkap yang digunakan, mengetahui tingkat pendapatan dan peran usaha perikanan tangkap dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja, dan kelayakan usaha perikanan tangkap untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Penentuan daerah sampel dilakukan secara sengaja (purposive). Responden adalah nelayan pemilik kapal (juragan). Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan biaya total yang dikeluarkan per trip per tahun masing-masing alat tangkap adalah jaring sebesar Rp.98.280.000, pancing berjumlah Rp.130.680.000, panah berjumlah Rp.64.020.000. Sedangkan penerimaan yang diperoleh dari jaring berjumlah Rp.66.360.000, pancing berjumlah Rp.78.000.000, dan panah berjumlah Rp.44.400.000. Dengan demikian rata-rata alat tangkap tidak memberikan keuntungan. Usaha penangkapan berdasarkan alat tangkap belum efisien yang ditunjukkan dengan R/C rasio lebih kecil atau >1 untuk seluruh alat tangkap. Rata-rata nilai IRR adalah sebesar 10 %. Nilai Internal Rate of Return (IRR) tersebut lebih kecil dari discount factor yaitu 12 % jadi usaha penangkapan ini tidak layak untuk diteruskan. Rata-rata nilai NPV adalah bernilai negatif, sehingga usaha penangkapan ikan ini tidak layak untuk diteruskan. Perhitungan Pay Back Period menunjukkan waktu pengembalian investasi rata- rata adalah negatif sehingga usaha ini akan mengalami kesulitan dalam pengembalian modal. Analisis titik impas atau Break Even Point (BEP) rata-rata menunjukkan nilai negatif, sehingga usaha ini dianggap cenderung rugi karena tidak memiliki kemampuan untuk melakukan pengembalian modal.