Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Sampah Organik dan Anorganik sebagai Salah Satu Upaya Pengelolaan Sampah di Desa Deles, Batang Baruna, Mahdiyah Rossana; Darmawan, Caesar Dwiky; Fadhilah, Nur; Pamungkas, Rizal Adimas; Nurmalisa, Firsi; Salsabila, Alma; Djauhari, Dimas Baswara Putera; Hasanah, Siti Nuriyah; Rayusny, Khansa Diwanggana Rehning; Baihaqi, Muhamad; Ziyan Tirta Maulitia
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.4.2.51-59

Abstract

Desa Deles sebagai salah satu mitra KKN-Tematik Institut Pertanian Bogor Tahun 2022 memiliki permasalahan yang cukup serius dalam hal pengelolaan sampah. Kegiatan membuang sampah ke sungai atau warga yang melakukan pembakaran sampah sudah menjadi hal yang sering terjadi di Desa Deles. Berkaitan dengan permasalahan tersebut, maka tim KKN-T IPB melaksanakan program Ngelas (Pengelolaan Sampah). Adapun tujuan khusus diadakannya program Ngelas yaitu untuk membangun kesadaran warga Desa Deles terhadap pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan sekitar tempat tinggal dan memecahkan masalah pengelolaan sampah guna terciptanya lingkungan yang nyaman dan sehat. Kegiatan pengelolaan sampah terbagi ke dalam tiga kegiatan. Kegiatan pertama yaitu sosialisasi mengenai pengelolaan sampah. Kegiatan kedua adalah pelaksanaan demonstrasi pembuatan pupuk organik. Kegiatan ketiga yaitu pelaksanaan kegiatan praktik pemanfaatan sampah anorganik. Program ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Program ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Desa Deles terutama mengenai pengadaan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) dan tempat pembuangan akhir (TPA).
Willingness to Pay Generasi Muda terhadap Sayuran Organik di Wilayah Bogor dan Tasikmalaya Hasanah, Siti Nuriyah; Yanuar, Rahmat
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.1.175-189

Abstract

Generasi muda menjadi generasi yang memiliki awareness terhadap lingkungan dan kesehatan. Generasi ini cenderung memilih makanan yang bersih, organik, dan alami. Sayuran organik merupakan produk dengan tingkat konsumsi tertinggi diantara produk pertanian organik lainnya. Sayuran organik umumnya memiliki harga yang lebih mahal, namun diduga dapat memberikan manfaat lebih bagi kesehatan dibandingkan sayuran non organik. Tujuan penelitian yaitu (1) mengidentifikasi persepsi generasi muda terhadap sayuran organik dibandingkan sayuran non organik, (2) mengestimasi nilai willingness to pay (WTP) sayuran organik, dan (3) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi WTP. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner online pada akhir Februari hingga awal Mei 2023. Jumlah responden sebanyak 200 responden yang tersebar di wilayah Bogor dan Tasikmalaya. Analisis data pada penelitian meliputi analisis faktor, contingent valuation method (CVM), dan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan (1) persepsi generasi muda terhadap sayuran organik meliputi persepsi kualitas sayuran organik, persepsi manfaat sayuran organik bagi lingkungan, persepsi kepercayaan terhadap sayuran organik, dan persepsi manfaat sayuran organik bagi kesehatan. (2) Sebagian besar responden (86%) menyatakan bersedia untuk membayar sayuran organik dengan harga lebih tinggi dan nilai WTP Bogor lebih rendah dibandingkan nilai WTP Tasikmalaya. (3) Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kesediaan responden membayar lebih yaitu persepsi kepercayaan terhadap sayuran organik dan persepsi manfaat sayuran organik bagi kesehatan.