Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan di MTs Riyadush Sholihin Purwareja Klampok Banjarnegara Sudiro, Sudiro; Zahra, Alya Az; Jazuli, Muhammad Ali; Romadhon, Ahmad Bagus; Islamiati, Dian
Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v12i2.12776

Abstract

Abstract The quality of education is related to whether or not the goals of national education are achieved as stated in Law No. 20 of 2003 concerning the National Education System. Therefore, the quality of education can be said to be good if it meets the National Education Standards. Fulfillment of the minimum standard of education which is the National Education Standard is a requirement to improve the quality of education including madrasah. The reality that emerges is that the quality of education in Indonesia is still quite far from what was expected, moreover the quality in most madrasas is still experiencing many problems. Many madrasahs do not meet standardized qualifications and competencies, as well as inadequate facilities and infrastructure. This paper aims to describe the role of the education quality assurance system in improving the quality of education in madrasas. Keywords: Quality, Education, Madrasah, National Standards. Abstrak Mutu pendidikan berkaitan dengan tercapai atau tidaknya tujuan pendidikan nasional seperti yang tercantum di dalam UU Nom 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Oleh karena itu, mutu pendidikan dapat dikatakan baik apabila memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Terpenuhinya standar minimal pendidikan yang merupakan Standar Nasional Pendidikan merupakan persyarat untuk meningkatkan mutu pendidikan termasuk madrasah. Realitas yang muncul bahwa mutu pendidikan di Indonesia masih cukup jauh dari yang diharapkan, apalagi mutu di kebanyakan madrasah yang masih banyak mengalami kendala. Banyak madrasah yang belum memenuhi kualifikasi dan kompetensi yang distandarkan, serta sarana dan prasarana yang belum memadai. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran sistem penjaminan mutu pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Kata Kunci : Mutu, Pendidikan, Madrasah, Standar Nasional.
PENGARUH MEDIA BUKU CERITA DAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG JAJANAN SEHAT PADA SISWA SMP NEGERI 31 MEDAN Zahra, Alya Az
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 4: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.10710

Abstract

Jajanan sehat adalah makanan yang bergizi, aman dikonsumsi, tidak mengandung bahan berbahaya (pewarna tekstil, boraks, formalin), serta memenuhi standar kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media buku cerita bergambar dan video animasi terhadap pengetahuan dan sikap siswa mengenai jajanan sehat di UPT SMP Negeri 31 Medan. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest two group design. Sampel dalam penelitian adalah 60 siswa kelas VIII, dengan sampel yang dipilih secara purposive. Intervensi berupa promosi kesehatan menggunakan media buku cerita dan video animasi. Data pengetahuan dan sikap dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah perlakuan, dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan (p<0,05) pada kedua media, dengan media video animasi lebih efektif meningkatkan pemahaman dan sikap positif siswa terhadap pemilihan jajanan sehat dibanding buku cerita. Kesimpulan, media berbasis audio-visual menjadi pilihan terbaik untuk edukasi jajanan sehat di sekolah.
HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN KEMATIAN BAYI DI KOTA MEDAN Zahra, Alya Az
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 4: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.10736

Abstract

Latar belakang: Berat Badan Lahir Rendazh (BBLR) merupakan salah satu faktor risiko kematian bayi. Kematian bayi menjadi indikator penting kesehatan masyarakat karena mencerminkan tingkat kesejahteraan dan pelayanan kesehatan suatu wilayah. Angka Kematian Bayi dan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah merupakan indikator penting yang membantu menggambarkan derajat dari kesehatan masyarakat, khususnya pada kesehatan ibu dan anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi kejadian BBLR dan kematian bayi serta menganalisis hubungan di antara keduanya di wilayah Kota Medan. Metode: penelitian observasional analitik dengan pendekatan desain kohort retrospektif. Data sekunder diperoleh dari laporan rutin Dinas Kesehatan Kota Medan tahun 2023 yang tersedia. Variabel yang diteliti meliputi jumlah kejadian BBLR, kejadian kematian bayi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan distribusi kasus dan analisis kohort retrospektif untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan kematian bayi di Kota Medan. Berdasarkan analisis Chi-Square yang dilakukan menunjukkan hasil p-value dibawah 0.00 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya asosiasi statistik yang kuat antara kedua variabel. Temuan ini mengonfirmasi bahwa bayi berat lahir rendah (BBLR) berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan risiko kematian bayi dalam konteks epidemiologi lokal.
EVALUATION OF THE IMPACT OF THE NATIONAL HEALTH INSURANCE PROGRAM ON THE QUALITY OF PRIMARY SERVICES: A LITERATURE REVIEW Zahra, Alya Az
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 2: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i2.10860

Abstract

The National Health Insurance Program (JKN) has improved access to and utilization of primary health care services; however, the quality of care at many primary health care facilities (FKTP) has not always improved, making it necessary to evaluate the impact of JKN on the quality of primary care. This study aims to evaluate the impact of JKN on the quality of primary care through a literature review. The study employs a literature review approach with a critical qualitative-descriptive design, utilizing national and international journals, theses, dissertations, reports, and JKN policy documents accessed via Google Scholar, Garuda, and SINTA, analyzed using content analysis and narrative synthesis techniques. The results indicate that JKN improves access to and utilization of primary care services and encourages the implementation of quality assurance standards and systems in Primary Health Care Facilities (FKTP); however, in some areas, service quality is hindered by delays, long waiting times, and limitations in personnel and facilities, resulting in suboptimal patient experiences and satisfaction. Thus, JKN has the potential to improve the quality of primary care if accompanied by capacity building at primary health care facilities (FKTP), consistent regulations, and resource allocation.
THE RELATIONSHIP BETWEEN WORKING TIME, AGE, AND WORKLOAD WITH WORK FATIGUE IN PROCESSING WORKERS AT PTPN IV REGIONAL 1 PKS RAMBUTAN Zahra, Alya Az
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 2: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i2.10871

Abstract

Background: Fatigue is the second leading cause of death after heart disease. Workers in the processing section are very vulnerable to work-related fatigue which can have negative impacts on them. Purpose: To determine the relationship between work tenure, age, and workload on work fatigue among workers at PT Perkebunan Nusantara IV Regional 1 PKS Rambutan, Tebing Tinggi City. Method: This study uses a quantitative research design with a cross-sectional approach, involving a sample of 56 respondents. Result: Data collection was carried out using a questionnaire with Chi-Square test analysis. The Chi-Square test results indicate a significant relationship between work tenure and work fatigue with a p-value = 0.027, and a relationship between workload and work fatigue with a p-value = 0.038. This study found a relationship between work tenure and workload with work fatigue among the processing workers at PTPN IV Regional 1 PKS Rambutan and the absence of a relationship between age and work fatigue.