Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Literasi Dasar Melalui Program Literasi Dusun Menggunakan Empat Teknik Menentukan Level Kemampuan Membaca pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Jenggala Kurniawan, Azril; Musafir, Musafir; Habiburrahman, Lalu; Akrom, Muhamad; Huryati, Huryati; Hotimah, Nurul; Zulfiani, Nila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i2.473

Abstract

The purpose of this community service is to improve students' basic literacy skills through a hamlet literacy program using four techniques to determine the level of reading ability of elementary school students in Jenggala Village in 2024. The research method used in this community service is qualitative descriptive. The subjects guided by KKN STKIP Hamzar students in Jenggala Village were 15 elementary school students. Data collection techniques used observation, interview, and documentation techniques. The results of the community service show that the basic literacy skills of 15 elementary school students in Jenggala Village have increased, where the 15 children are able to read letters, words, stories and paragraphs. This success is due to the routine of KKN STKIP Hamzar students in guiding and precisely the tools used through the hamlet literacy program that is implemented.
Meningkatkan Kemampuan Literasi Dasar Melalui Program Literasi Dusun Menggunakan Empat Teknik Menentukan Level Kemampuan Membaca pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Jenggala Kurniawan, Azril; Musafir, Musafir; Habiburrahman, Lalu; Akrom, Muhamad; Huryati, Huryati; Hotimah, Nurul; Zulfiani, Nila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i2.473

Abstract

The purpose of this community service is to improve students' basic literacy skills through a hamlet literacy program using four techniques to determine the level of reading ability of elementary school students in Jenggala Village in 2024. The research method used in this community service is qualitative descriptive. The subjects guided by KKN STKIP Hamzar students in Jenggala Village were 15 elementary school students. Data collection techniques used observation, interview, and documentation techniques. The results of the community service show that the basic literacy skills of 15 elementary school students in Jenggala Village have increased, where the 15 children are able to read letters, words, stories and paragraphs. This success is due to the routine of KKN STKIP Hamzar students in guiding and precisely the tools used through the hamlet literacy program that is implemented.
Strategi Guru Dalam Mengatasi Anak Kesulitan Membaca Di Kelas IV SDN 3 Menggala Tahun Ajaran 2024/2025 Zulfiani, Nila; Habiburrahman, L.; Alawiah, Tuti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi guru dalam mengatasi anak kesulitan membaca pada kelas IV di SDN 3 Menggala dan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat strategi guru. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis study kasus dan rancangan model penelitian dari Milles dan Hubberman. Hasil penelitian menjelaskan bahwa strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca pada siswa kelas IV SDN 3 Menggala, dapat disimpulkan bahwa guru menerapkan berbagai pendekatan, seperti latihan membaca berulang, membaca cepat, latihan konsentrasi, serta penggunaan media bantu untuk menyesuaikan kebutuhan individual siswa. Faktor pendukung seperti kecerdasan siswa, motivasi belajar, dan minat baca turut mempercepat peningkatan kemampuan membaca, sementara faktor penghambat meliputi kurangnya dukungan keluarga, minimnya perhatian orang tua, kondisi sekolah yang belum optimal, serta keterbatasan waktu dan jumlah siswa yang besar. Meskipun strategi yang diterapkan bersifat fleksibel dan berorientasi pada pembelajaran menyenangkan, efektivitasnya masih terhambat oleh tantangan eksternal, sehingga diperlukan kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk memaksimalkan hasil pembelajaran.