Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pemberdayaan UMKM Desa Berbasis Teknologi Digital Rofiyustisiani, Ananda Aprilia; Kartikasari, Anisa; Pitaloka, Dian Aliya; Kinasih, Galih Sekar; Fauzi, Hilmi Nur; Yulaikasari, Ismunisa Pingki; Fatonah, Laely; Simanjuntak, Ondihon; Ramadhani, Putri Ayu; Sulistyani, Ria; Parahita, Bagas Narendra
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 3 (2025): Januari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/wejmms19

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Gelangan, Desa Dawungan melalui penerapan teknologi digital. Program ini dilaksanakan dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang berfokus pada UMKM "Karak Pak Samin". Pedekatan yang digunanakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR). Peneliti juga menggunakan pendekatan yang digunakan melibatkan pelatihan strategi pemasaran digital, termasuk penggunaan platform seperti Shopee, Tokopedia, Instagram, dan WhatsApp Bisnis untuk meningkatkan jangkauan pasar dan daya saing UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara strategi pemasaran tradisional dan digital dapat memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan penjualan dan mempertahankan hubungan dengan komunitas lokal. Kegiatan ini juga mengidentifikasi tantangan utama berupa rendahnya literasi digital di kalangan pelaku UMKM, yang diatasi melalui pemberdayaan dan pelatihan khusus. Dengan strategi ini, UMKM mampu beradaptasi lebih baik terhadap perubahan di era digital.
Makna Elemen Shared Space Street Bagi Pesepeda pada Jalur Pedestrian di Koridor Komersial Pecinan Kota Magelang Hadi, Dwiwangga Sang Nalendra; Saptorini, Hastuti; Fauzi, Hilmi Nur
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.167 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v11i01.90

Abstract

Trotoar Timur di Koridor Komersial Pecinan Kota Magelang dimanfaatkan sebagai shared space street dimana pengguna formalnya adalah pejalan kaki dan pesepeda. Sebelum pandemik, pejalan kaki menjadi pengguna dominan. Semakin tingginya minat bersepeda khususnya saat pandemik, membuat pesepeda juga mulai mengimbangi dominansi pejalan kaki sehingga menimbulkan potensi konflik. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengamati fisik jalur, aktivitas yang terjadi, berpartisipasi aktif sebagai pesepeda, dan wawancara mendalam dengan pesepeda. Data diperkuat dengan studi literatur yang berkaitan dengan placemaking, makna, dan shared space street. Analisis data dilakukan berdasarkan teori placemaking oleh Relph, PPS.org, dan pendekatan menemukan makna menurut Rapoport. Makna secara semiotik dieksplisitkan pada elemen signage bagi pesepeda yang lebih lengkap, jalur yang menarik secara visual, dan koridor jalur yang dilingkupi pohon peneduh membuat elemen-elemen tersebut bermakna dalam mendukung kegiatan bersepeda, seperti bersepeda santai hingga beristirahat. Peneliti merekomendasikan penambahan street furniture yang dieksplisitkan sebagai traffic calming pesepeda untuk meminimalisir konflik yang mungkin terjadi akibat penggunaan jalur secara bersama dengan pejalan kaki.  The east sidewalk in the Magelang City Chinatown Commercial Corridor is used as a shared space street where the formal users are pedestrians and cyclists. Before the pandemic, pedestrians were the dominant users. The increasing interest in cycling, especially during a pandemic, makes cyclists also begin to balance the dominance of pedestrians, causing potential conflicts. Data collection methods were carried out by observing the physical path, the activities that occurred, actively participating as cyclists, and in-depth interviews with cyclists. The data is strengthened by literature studies related to placemaking, meaning, and shared space street. Data analysis was conducted based on the placemaking theory by Relph, PPS.org, and the meaning-finding approach according to Rapoport. Semiotic meanings are expressed in signage elements for cyclists that are more complete, visually attractive trails, and pathway corridors covered by shade trees make these elements meaningful in supporting cycling activities, such as relaxing cycling to resting. The researcher recommends adding street furniture which is explicit as a traffic calming cyclist to minimize conflicts that may occur due to the use of the lane together with pedestrians.