Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PASAR MODAL SYARIAH DI INDONESIA Rahmadewi, Riska; Febriansah, Dodi; Khalifah, Sulaiman Nur; Malik, Anas
Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE), Desember 2024
Publisher : Laboratorium Riset Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59827/jie.v3i3.171

Abstract

Pasar modal syariah di Indonesia memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi berbasis syariah yang inklusif dan berkelanjutan, namun tingkat partisipasi masyarakat masih rendah dibandingkan pasar modal konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi dan literasi keuangan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) dengan data dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2023 dan laporan Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia hanya 39,11%, lebih rendah dari literasi keuangan konvensional sebesar 65,43%. Faktor-faktor seperti keterbatasan akses informasi, rendahnya edukasi formal, dan minimnya pemahaman investasi syariah menjadi kendala utama. Dan program edukasi seperti Yuk Nabung Saham (YNS) terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Partisipasi masyarakat di pasar modal syariah terus tumbuh dengan jumlah investor mencapai 144.813 pada tahun 2024, meningkat lebih dari 225% sejak 2018. Sehingga penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi dan edukasi keuangan berperan penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal syariah. Diperlukan strategi komprehensif dari berbagai pihak untuk memperkuat literasi keuangan, memperluas akses informasi, dan membangun kepercayaan terhadap produk syariah.
DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN TERHADAP PEMBANGUNAN DAERAH: STUDI KASUS DI KABUPATEN KENDAL Rahmadewi, Riska; Kurniati, Erlin
Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE), 2025
Publisher : Laboratorium Riset Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59827/jie.v4i1.225

Abstract

Fenomena alih fungsi lahan dari pertanian ke sektor non-pertanian menjadi isu strategis dalam pembangunan daerah, terutama di wilayah semi-perkotaan seperti Kabupaten Kendal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak alih fungsi lahan terhadap pembangunan daerah dari aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata ruang, serta merumuskan strategi pengelolaan yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, memanfaatkan data sekunder dari BPS dan berbagai sumber ilmiah terkait periode 2018–2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan di Kendal memicu penurunan luas panen dan produksi padi, perubahan struktur ekonomi dari agraris ke industri-jasa, serta meningkatnya ketimpangan sosial dan urbanisasi. Dampak lingkungan ditandai dengan berkurangnya daya dukung lahan dan meningkatnya risiko banjir, sementara ketidaksesuaian implementasi tata ruang memperkuat urban sprawl. Kesimpulannya, alih fungsi lahan memberikan dampak multidimensional terhadap pembangunan daerah yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat menghambat keberlanjutan wilayah. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang mencakup penguatan regulasi, perlindungan lahan pertanian, perencanaan partisipatif, peningkatan kesadaran masyarakat, dan pengembangan kawasan industri yang ramah lingkungan.
Analisis Ketahanan Pangan di ASEAN: Pengaruh Iklim, Luas Lahan, dan Tenaga Kerja melalui Produksi Pertanian dalam Perspektif Ekonomi Islam Rahmadewi, Riska; Fasa, Muhammad Iqbal; Verawati, Heni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 22 No 1 (2026): January, 2026
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food security in the ASEAN region shows complex dynamics, with varying Prevalence of Undernourishment (PoU) between countries. Although many countries have shown improvement, some countries such as Indonesia and Myanmar still face challenges related to climate change, production fluctuations, and land and labor constraints. This study aims to analyze the impact of climate, land area, and labor on food security in six ASEAN countries (Laos, Thailand, Vietnam, Myanmar, Indonesia, and Philippines) during the period 2014-2023, with agricultural production as a mediating variable. The method used is quantitative with secondary data from FAOSTAT, the World Bank, and other sources, which are analyzed through a panel data regression model using Chow, Hausman, and LM tests in EViews 13. The Sobel Test is used to test the mediating effect. The results show that land area and labor have a positive and significant effect on PoU (decreasing food security) and agricultural production, while climate has a negative but insignificant effect on PoU (increasing food security) and and a positive but insignificant effect on agricultural production. Agricultural production has a negative and significant effect on PoU (increasing food security) and acts as a mediator for the effects of land area and labor. These findings emphasize the importance of fair and sustainable natural resource management, in accordance with the principles of maqashid syariah. Keywords: Food Security, Climate, Land Area, Labor, Agricultural Production, Islamic Economic