Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menganalisis Pemikiran Filsafat Gadamer (Pemikiran Hermeneutika) Jamaly, Za’farullah; Hidayatunnisa, Nazwa; Azzahra, Velisa; Wahid, Ramadhani Firmansyah; Nashikin, Nashikin
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2024): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v2i1.190

Abstract

Hans Georg Gadamer meyakini bahwa pemahaman terjadi dalam konteks sejarah dan budaya, menolak gagasan "kebenaran" objektif dan mutlak yang terpisah dari konteks sejarah dan pengalaman pribadi. Konsep sentralnya menggambarkan hubungan dinamis antara penafsir, teks, dan konteks. Visinya meresapi berbagai disiplin, menciptakan landasan bagi pendekatan pemahaman yang holistik dan kontekstual. Ketertarikannya pada relativitas pengalaman dan sejarah membentuk pandangan hermeneutisnya, memperkaya wawasannya terhadap keragaman penafsiran. Filsafat hermeneutika Gadamer, yang dikenal sebagai Hermeneutik, mengakui bahwa pemahaman terjadi dalam konteks sejarah dan budaya. Hermeneutika Gadamer menawarkan landasan konseptual yang kuat untuk menyelidiki makna dalam konteks yang kompleks dan terus berubah. Pemikirannya mempromosikan pemahaman yang lebih mendalam melalui pengakuan terhadap ketidakberlanjutan kebenaran mutlak, mendorong pandangan yang lebih inklusif terhadap interpretasi dan makna.
ILMU MANTIQ DAN RELEVANSINYA DALAM KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ahmad, ahmad jamaksari; Himmatul Nisa, Nurul; Ulfa Faza, Nabila; Shofuro Aisyuanabiha, Ivina; Faizul Anwar, Hamid; Nashikin, Nashikin; Khunaifi, Agus
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2025): edisi Desember 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu mantik, sebagai cabang dari filsafat yang mempelajari prinsip-prinsip berpikir logis dan penalaran yang benar, memiliki relevansi signifikan dalam konteks komunikasi efektif, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Dalam proses pembelajaran, kemampuan berpikir logis dan menyampaikan pesan secara sistematis sangat penting agar materi ajar dapat diterima dan dipahami siswa secara utuh. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran ilmu mantik dalam meningkatkan kualitas komunikasi guru PAI, baik dalam merancang materi pelajaran, menyusun argumen yang koheren, maupun dalam berinteraksi dengan siswa secara rasional dan persuasif. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, kajian ini menunjukkan bahwa penguasaan ilmu mantik tidak hanya memperkuat fondasi berpikir kritis guru, tetapi juga mampu menciptakan suasana pembelajaran yang dialogis, terstruktur, dan berbasis akal sehat sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengedepankan kebijaksanaan dan kejelasan dalam berkomunikasi. Dengan demikian, integrasi ilmu mantik dalam praktik pedagogis guru PAI menjadi salah satu kunci dalam mencapai efektivitas komunikasi edukatif yang berdampak pada pembentukan akhlak dan pemahaman keagamaan siswa.