Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Narrative Writing: Ketika tugas sekolah berpadu dengan creative writing Deta Maria Sri Darta; Rindang Widiningrum; Erio Fanggidae; Wahyu Seno Aji; Dimas Purnama Adi Wicaksono; Irene Novelin Kongah
Community Empowerment Journal Vol. 2 No. 4 (2024)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v2i4.95

Abstract

Dalam belajar bahasa Inggris di sekolah, siswa juga diberikan pembelajaran mengenai keterampilan menulis. Keterampilan menulis membutuhkan sarana yang mendukung agar siswa termotivasi dalam praktik menulis. Kegiatan-kegiatan yang menarik perlu diberikan agar siswa dapat membuat tulisan yang bagus dan mendapatkan apresiasi atas kerja kerasnya. Pendampingan dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya menulis dilakukan dengan menggunakan bahasa yang sesuai dengan generasi siswa SMA. Siswa diajak untuk menulis teks naratif yang sesuai dengan keinginan mereka. Teks tersebut dikumpulkan dan diberikan masukan yang membangun dan pada akhirnya nanti dibukukan dan diterbitkan dalam bentuk bunga rampai. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan literasi bagi siswa SMA Kristen Satya Wacana, khususnya dalam penulisan teks naratif. Program pengabdian ini menggunakan metode penjajakan untuk mengetahui permasalahan yang nantinya digunakan untuk menyusun materi yang sesuai untuk menjawab permasalahan tersebut. Penyampaian materi dilakukan secara tatap muka, sedangkan pengumpulan naskah dan pemberian umpan balik menggunakan metode daring. Kegiatan ini menghasilkan kumpulan teks naratif yang ditulis oleh siswa SMA Kristen Satya Wacana serta memberikan kegiatan yang berbeda untuk meningkatkan kemampuan menulis teks naratif siswa. In learning English at school, students are also given lessons on writing skills. Writing skills require supportive media so that students are motivated to practice writing. Interesting activities need to be provided so that students can create good writing and get appreciation for their hard work. Facilitation in learning English, especially writing is carried out using language that is in accordance with the generation of high school students. Students are invited to write narrative texts according to their wishes. The text is collected and given constructive feedback and, in the end, it will be booked and published in the form of an anthology. The purpose of this program is to improve literacy for SMA Kristen Satya Wacana students, especially in narrative text writing. This service program used an exploratory method to find out the problems, and to develop appropriate materials to answer these problems. Material delivery was done face-to-face, while manuscript collection and feedback used online methods. This activity produced a collection of narrative texts and provided different activities to improve students' narrative text writing skills.
Peningkatan Keterampilan Guru dalam Mengajar Menggunakan Bahasa Inggris di Sekolah-Sekolah Swasta Terkemuka di Jawa Tengah melalui In House Training (IHT) Martha Nandari; Listyani; Victoria Usadya Palupi; Gita Hastuti; Dimas Purnama Adi Wicaksono
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v5i32025p257-262

Abstract

Di Salatiga, Jawa Tengah, terdapat sekolah-sekolah swasta dari tingkat KB, TK, SD, hingga SMP, dibawah yayasan yang sama, yang memakai Bahasa Inggris sebagai Bahasa pengantar pembelajaran. Seiring dengan tuntutan Masyarakat, perlu untuk terus meningkatkan sumber daya manusianya khususnya dalam menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pembelajaran. Dalam mencapai tujaun tersebut, sekolah-sekolah swasta ini memerlukan sebuah program pelatihan pengajaran dwi-bahasa (bilingual) untuk guru-gurunya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan itu. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, UKSW, diundang sebagai pelaksana kegiatan PkM ini yang berlangsung di bulan September, Oktober dan November 2023 serta bulan Mei dan Juni 2024 dalam sepuluh pertemuan. Kegiatan diawali dengan pemberian tes awal bagi 55 pesertanya untuk menentukan kelompok yang kemudian diikuti dengan pemberian latihan pemakaian Bahasa Inggris sehari hari pada paruh pertama, dan pemberian pelatihan pemakaian bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pembelajaran pada paruh yang kedua.