Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Impact of the Arms Race on the Economic Growth of the United States and Russia Sambas, Maimunah; Saputro, Guntur Eko; Hermanto, Djamarel; Rizqiah, Khairul
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 3 No 6 (2024): IJHESS JUNE 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v3i6.965

Abstract

The arms race between the United States and the Soviet Union (Russia) during the Cold War had a significant impact on the economic growth of both superpowers. This study examines how the allocation of vast resources for military purposes and threats affected other sectors of the economy. By analyzing historical data on military spending, industrial production, investment, and GDP. The research found that the arms race puts huge pressure on the state budget and creates a trade-off between military spending and investment in productive sectors, which ultimately hampers long-term economic growth in both countries. This study uses secondary data such as journal books, reports from Publish or Perish, Google Scholar, related and relevant websites regarding the arms race and its impact on economic growth through the library research method. The data collection technique used is data triangulation. The purpose of this research is to analyze the impact of the arms race between the US and Russia on the economic growth of both countries. Therefore, it is expected to provide insight and reference for the government in formulating policies regarding the arms race carried out by other countries. The results of this study found the negative impact of the arms race and the importance of placing resources wisely for sustainable economic growth. The impact of the United States and Russia's arms race can hamper long-term economic growth and welfare levels in both countries. Therefore, diplomacy of international cooperation and de-escalation of tensions are necessary to avoid an arms race due to uncontrolled increase in military spending
MAXIMUM ECONOMIC YIELD PERIKANAN TANGKAP PELAGIS KECIL DI WPPNRI 711 Hermanto, Djamarel; Kusumastanto, Tridoyo; Adrianto, Luky; Supartono, Mr.
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 2 No. 1 (2018): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2018.002.01.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah hasil tangkapan pelagis kecil yang optimal dilihat dari segi ekonomi dengan tetap berdasarkan pada keberlanjutan pemanfaatan  perikanan tangkap. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 yang kaya akan pelagis kecil dan merupakan wilayah yang subur kegiatan penangkapan legal dan penangkapan ilegal, dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan nelayan lokal dan pengawas kelautan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, TNI-AL dan Badan Keamanan Laut (Bakamla). Data sekunder, mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2016 dianalisis. Pendekatan analisis bioekonomi menggunakan model Gordon Schaefer dan untuk analisis manfaat ekonominya menggunakan model surplus produksi Fox dalam penelitian ini. Manfaat optimal pengelolaan ekonomi perikanan tangkap pelagis kecil di WPPNRI 711 adalah upaya penangkapan 4.592 unit, hasil tangkapan  15.361 ton per tahun dan manfaat ekonomi 293,93 miliar rupiah per tahun. Tingkat pengelolaan yang dilakukan oleh nelayan baik dilihat dari usaha maupun hasil tangkapan yang didaratkan menunjukkan kondisi masih dibawah tingkat optimum sehingga masih dapat dikembangkan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan ekonomi perikanan tangkap pelagis kecil tersebut.
Analisis Modifikasi Haluan Axe Bow Pada Kapal Pc 40 untuk Mengurangi Hambatan Kapal Nanda Perkasa, Veryawan; Aritonang, Sovian; Hermanto, Djamarel
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i02.548

Abstract

Luas wilayah Indonesia 80% berupa laut dan luasnya mencapai 5.800.000 km2 dengan garis pantai sepanjang 80.791 km. Banyaknya kasus illegal loging, penyelundupan BBM, serta kapal-kapal perompak yang selalu meresahkan kapal-kapal di perairan Indonesia menuntut adanya penambahan armada kapal patroli cepat dengan kecepatan tinggi untuk mengatasinya. Hambatan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi proses perancangan sebuah kapal. Kapal dengan bentuk lambung yang baik akan menghasilkan hambatan yang efisiensi sehingga operasional kapal dan pergerakan kapal lebih baik. Pada penelitian ini dilakukan dengan memodelkan Kapal PC 40 dengan spesifikasi panjang 45,5 meter, lebar 7,9 meter dan bobot 220 ton dengan kecepatan maksimal 24 knot, kecepatan jelajah 17 knot dan kecepatan ekonomis 15 knot. Selanjutnya model lambung kapal PC 40 dirubah pada bagian haluan sehingga menghasilkan hambatan total paling kecil menggunakan pendekatan studi numerik software (maxsuft Resistence) metode slenderbody. Hasil penelitian berdasarkan analisa numerik (Maxsuft – Resistence) menujukkan pada kecepatan jelajah bentuk lambung model AXE Bow memiliki nilai hambatan yang lebih kecil dibandingkan model kapal sebelumnya. Hasil perhitungan numerik memiliki nilai selisih total hambatan pada kondisi kecepatan jelajah 15 Knot pada perhitungan numerik studi (maxsuft resistence) didapatkan nilai hambatan total 39,2 kN pada simulasi model AXE Bow dan hasil hambatan total dari model Rounded Bow 42,4 kN selisihnya 3,2 kN lebih kecil 8 % dibandingkan model Rounded Bow.