Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Tinjauan Upaya Pemerintah dalam Mitigasi Risiko Gempa Megathrust dengan Analisis Kesiapan Infrastruktur dan Edukasi Masyarakat Judijanto, Loso; Nofirman, Nofirman; Yusuf, Ramdan; Marjan, M
Jurnal Geosains West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v2i03.1669

Abstract

Studi ini mengevaluasi upaya pemerintah Indonesia dalam memitigasi risiko gempa bumi megathrust, dengan fokus pada dua faktor penting: kesiapan infrastruktur dan edukasi publik. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan menggunakan survei yang didistribusikan kepada 200 responden di wilayah gempa berisiko tinggi. Hasilnya, yang dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur dan pendidikan publik memiliki dampak positif yang signifikan terhadap efektivitas mitigasi risiko gempa bumi. Selain itu, studi ini juga menemukan bahwa pembangunan infrastruktur meningkatkan jangkauan dan efektivitas inisiatif pendidikan publik. Terlepas dari upaya-upaya tersebut, masih terdapat kesenjangan dalam partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesiapsiagaan dan ketahanan infrastruktur dan utilitas transportasi terhadap gempa bumi. Studi ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti oleh para pembuat kebijakan untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan kampanye pendidikan publik.
Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Komunikasi dan Navigasi terhadap Degradasi Lingkungan di Sekitar IKN Judijanto, Loso; Adiwijaya, Saputra; Marjan, M
Jurnal Geosains West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v2i03.1677

Abstract

Studi ini menyelidiki dampak pembangunan infrastruktur komunikasi dan navigasi terhadap degradasi lingkungan di sekitar ibu kota baru Indonesia, Ibu Kota Negara (IKN). Seiring dengan pesatnya pembangunan di IKN, perluasan infrastruktur yang dihasilkan menimbulkan tantangan lingkungan, terutama terkait deforestasi, polusi, dan fragmentasi habitat. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 150 responden di wilayah yang terkena dampak, dengan tanggapan yang diukur dengan skala Likert 1 sampai 5. Analisis data melalui SPSS versi 26 menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara pembangunan infrastruktur dan berbagai indikator degradasi lingkungan. Analisis regresi lebih lanjut menunjukkan bahwa infrastruktur komunikasi dan navigasi merupakan prediktor yang kuat terhadap dampak lingkungan, dengan infrastruktur navigasi menunjukkan efek yang lebih nyata terhadap polusi dan hilangnya habitat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya praktik infrastruktur yang berkelanjutan dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk meminimalkan konsekuensi ekologis dalam proyek-proyek di masa depan.
The Effect of Nutrient Composition on the Growth of Kale Plants in Hydroponic Systems Soelistianto, Farida Arinie; Yohan, Yohan; Suparwata, Dewa Oka; Marjan, M; Amaludin, Moh. Baitullah
West Science Agro Vol. 3 No. 02 (2025): West Science Agro
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsa.v3i02.1924

Abstract

This study reviews the impact of nutritional composition on the growth of kale (Brassica oleracea var. acephala) in hydroponic systems, synthesizing findings from 15 Scopus-indexed studies. The analysis highlights the critical roles of macronutrients (nitrogen, phosphorus, potassium) and micronutrients (iron, magnesium, zinc) in optimizing plant growth, yield, and quality. Additionally, it examines the importance of nutrient solution management, including pH, electrical conductivity, and nutrient concentration, for efficient nutrient uptake. Innovative practices such as organic additives and advanced monitoring systems are also discussed for their potential to enhance productivity and sustainability. The review identifies gaps in existing research, particularly in standardizing nutrient formulations and assessing the long-term impact on nutritional quality. These findings provide actionable insights for researchers and practitioners aiming to advance hydroponic kale cultivation.
The Role of Modern Harvesting Tools in Supporting Agricultural Modernization and National Food Security Judijanto, Loso; Suparwata, Dewa Oka; Marjan, M; Andriyani, Liz Yanti
West Science Agro Vol. 3 No. 02 (2025): West Science Agro
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsa.v3i02.1925

Abstract

Modern harvesting tools have become essential in supporting agricultural modernization and strengthening food security in Indonesia. This study uses a qualitative approach, interviewing five farmers to explore their experiences with adopting and utilizing these tools. The findings reveal that modern harvesting tools significantly reduce labor requirements, save time, and improve crop quality, directly benefiting farmers' productivity. However, the adoption process is hindered by financial constraints, limited technical knowledge, and maintenance challenges. The study highlights the need for government support in providing subsidies, affordable credit, and local technical training to ensure the sustainable use of modern tools. These findings underscore the transformative potential of modern agricultural technologies in achieving national food security goals.
Tinjauan Upaya Pemerintah dalam Mitigasi Risiko Gempa Megathrust dengan Analisis Kesiapan Infrastruktur dan Edukasi Masyarakat Judijanto, Loso; Nofirman, Nofirman; Yusuf, Ramdan; Marjan, M
Jurnal Geosains West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v2i03.1669

Abstract

Studi ini mengevaluasi upaya pemerintah Indonesia dalam memitigasi risiko gempa bumi megathrust, dengan fokus pada dua faktor penting: kesiapan infrastruktur dan edukasi publik. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan menggunakan survei yang didistribusikan kepada 200 responden di wilayah gempa berisiko tinggi. Hasilnya, yang dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur dan pendidikan publik memiliki dampak positif yang signifikan terhadap efektivitas mitigasi risiko gempa bumi. Selain itu, studi ini juga menemukan bahwa pembangunan infrastruktur meningkatkan jangkauan dan efektivitas inisiatif pendidikan publik. Terlepas dari upaya-upaya tersebut, masih terdapat kesenjangan dalam partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesiapsiagaan dan ketahanan infrastruktur dan utilitas transportasi terhadap gempa bumi. Studi ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti oleh para pembuat kebijakan untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan kampanye pendidikan publik.
Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Komunikasi dan Navigasi terhadap Degradasi Lingkungan di Sekitar IKN Judijanto, Loso; Adiwijaya, Saputra; Marjan, M
Jurnal Geosains West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v2i03.1677

Abstract

Studi ini menyelidiki dampak pembangunan infrastruktur komunikasi dan navigasi terhadap degradasi lingkungan di sekitar ibu kota baru Indonesia, Ibu Kota Negara (IKN). Seiring dengan pesatnya pembangunan di IKN, perluasan infrastruktur yang dihasilkan menimbulkan tantangan lingkungan, terutama terkait deforestasi, polusi, dan fragmentasi habitat. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 150 responden di wilayah yang terkena dampak, dengan tanggapan yang diukur dengan skala Likert 1 sampai 5. Analisis data melalui SPSS versi 26 menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara pembangunan infrastruktur dan berbagai indikator degradasi lingkungan. Analisis regresi lebih lanjut menunjukkan bahwa infrastruktur komunikasi dan navigasi merupakan prediktor yang kuat terhadap dampak lingkungan, dengan infrastruktur navigasi menunjukkan efek yang lebih nyata terhadap polusi dan hilangnya habitat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya praktik infrastruktur yang berkelanjutan dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk meminimalkan konsekuensi ekologis dalam proyek-proyek di masa depan.
Biopile Sebagai Teknologi Ramah Lingkungan Untuk Remediasi Tanah Tercemar Timbal Salim, Awwalini Maghfirah; Alricha, Alricha; Kadir, Iin Nindy Karlinda; Pratiwi, Anita; Amaludin, Moh. Baitullah; Marjan, M
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 14 No 02 (2025): Vol 14 No. 02
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soil contamination by the heavy metal lead (Pb) poses a significant threat to public health and ecosystems. This study evaluated the effectiveness of the ex-situ biopile method for remediating Pb-contaminated soil at the Kawatuna Landfill, Palu City. Soil samples were collected from the contaminated site and treated in a biopile prototype with controlled aeration and moisture, with the addition of compost as an amendment at 10% (w/w). Laboratory analyses conducted at the Integrated Laboratory of Tadulako University showed a decrease in total Pb concentration from 41.96 mg/kg to 31.83 mg/kg after seven days of treatment. This corresponds to a removal efficiency of 24.13% and an average degradation rate of 1.45 mg/kg·day. These results indicate that the biopile method is capable of reducing Pb concentrations in soil during the initial stage of treatment; however, optimization of treatment duration and operational conditions is required to achieve regulatory soil quality standards. Furthermore, the use of locally sourced compost as a nutrient amendment and the absence of secondary waste generation support the biopile method as an environmentally friendly and cost-effective soil remediation technology.