Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Question Making Techniques for Madrasah Ishlahiyah Binjai Aziza, Jihan Fira; Ramawati, Pitri; Nasution, Nabila Azura; Nur, Mudia Hawa; Liza, Sutia Nur Aulia
Holistic Science Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Nasional Holistic Science
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar NOMOR AHU-0003295.AH.01.07 TAHUN 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/hs.v4i3.825

Abstract

Through lecture and practical methods, this training on making hot questions can actually open up teachers' knowledge and understanding of how to compose questions and improve teachers' abilities and skills in making questions at the level of high-level thinking skills so that they can be used to measure the development of students' thinking and reasoning skills. It should be in accordance with the expected final learning outcomes, namely that students can think critically and creatively so that they can apply the knowledge and skills they have to recognize and solve problems faced in everyday life. Training on preparing questions based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) aims to increase teacher competence in creating questions that are able to measure students' critical, creative and analytical thinking abilities. Through lecture and practical methods, this training succeeded in increasing teachers' insight and skills in preparing questions that are relevant to the learning needs of the 21st century. This activity involved 35 teachers supported by the PAI Insan Binjai study program. The evaluation shows an increase in understanding and implementation of HOTS-based questions, although several obstacles are still found in practice. It is hoped that the success of this training can become a model for developing teacher competency in the future to create quality students.
Kebijakan Akreditasi Madrasah untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Islam Kristiana, Kristiana; Juliani, Juliani; Azizah, Jihan Fira; Nur, Mudia Hawa; Rahmawati, Pitri
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/g0fqrp49

Abstract

Proses akreditasi merupakan langkah krusial dalam menjamin mutu pendidikan di madrasah, dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah atau Madrasah. Penilaian mencakup delapan standar nasional pendidikan: kualitas lulusan, kurikulum, proses pembelajaran, pemanfaatan sarana dan prasarana, tenaga pengajar, pembiayaan, dan manajemen sekolah. Tujuan utamanya adalah memastikan madrasah memenuhi standar optimal untuk kualitas pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan yang berbasis keagamaan. Madrasah yang memiliki akreditasi yang baik tidak menutup kemungkinan bahwa madrasah itu sudah cukup memenuhi standar akreditasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengkaji dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan publikasi resmi terkait dengan kebijakan akreditasi madrasah untuk peningkatan kualitas Islam yang dapat dijadikan rujukan oleh peneliti. Hasil dari penelitian bahwa Kebijakan akreditasi pada madrasah sangat berpengaruh untuk meningkatkan kualitas Islam. Oleh karena itu perlunya kerjasama Antara madrasah atau sekolah dengan pemerintah serta menteri pendidikan yang ada di Indonesia.
Games In Islamic Religious Education: A Quantitative Study Of Student Participation At Mts Nahdatul Islam School Nur, Mudia Hawa; Tanjung, Alfian
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v8i1.676

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas penerapan gamifikasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta pengaruhnya terhadap keterlibatan siswa di Madrasah Tsanawiyah Nahdatul Islam. Permasalahan penelitian berangkat dari rendahnya partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana penggunaan gamifikasi berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan siswa baik secara kognitif, emosional, maupun perilaku dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri dari siswa Madrasah Tsanawiyah Nahdatul Islam yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel secara proporsional. Instrumen penelitian berupa angket tertutup menggunakan skala pengukuran yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji regresi untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penerapan elemen permainan seperti poin, tantangan, dan penghargaan terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar serta partisipasi siswa dalam kegiatan kelas. Dengan demikian, gamifikasi dapat menjadi strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di tingkat madrasah. Kata Kunci: Gamifikasi, Pendidikan Agama Islam, Keterlibatan Siswa, Motivasi Belajar, Madrasah Tsanawiyah AbstractThis study examines the use of gamification in Islamic Religious Education learning and its influence on student engagement at Madrasah Tsanawiyah Nahdatul Islam. The research problem is based on the low level of student participation in learning activities that are often considered monotonous and less interactive. This study aims to analyze the extent to which gamification contributes to improving students’ engagement in Islamic Religious Education, including cognitive, emotional, and behavioral aspects. The research employed a quantitative approach using a survey method. The sample consisted of students at Madrasah Tsanawiyah Nahdatul Islam selected through proportional sampling. Data were collected through a structured questionnaire using a measurement scale that had been tested for validity and reliability. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential analysis, particularly regression testing, to determine the relationship and effect between variables. The findings show that gamification has a positive and significant effect on student engagement in Islamic Religious Education learning. The application of game elements such as points, challenges, and rewards was proven to increase students’ learning motivation and active participation during classroom activities. Therefore, gamification can be considered an innovative instructional strategy to enhance the effectiveness and quality of Islamic Religious Education learning at the madrasah level.Keywords: Gamification, Islamic Religious Education, Student Engagement, Learning Motivation, Madrasah Tsanawiyah