Zahwatunissa, Zahwatunissa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STEREOTIP GENDER DAN HIERARKI TRADISIONAL DALAM CERPEN “SEMUSIM SETELAH KEMARAU” KARYA MIRANDA SEFTIANA : GENDER STEREOTYPES AND TRADITIONAL HIERARCHY IN THE SHORT STORY “SEMUSA SETELAH KEMARAU” BY MIRANDA SEFTIANA Wahyuni, Putri Intan; Zahwatunissa, Zahwatunissa; Mubarok, Muhammad Dzaky; Fadhilla, Indah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v14i4.89800

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan teori dekonstruksi Jacques Derrida dalam analisis karya sastra cerpen, dengan fokus pada cerpen "Semusim Setelah Kemarau" karya Miranda Seftiana. Melalui pendekatan dekonstruksi, penelitian ini bertujuan untuk membongkar oposisi biner terkait relasi gender, peran keluarga, dan dinamika sosial.  Dengan menganalisis bagaimana struktur naratif dapat dimaknai ulang, penelitian ini menunjukkan bahwa cerpen tersebut menentang stereotip gender dan hierarki tradisional dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang memungkinkan pemahaman mendalam tentang makna dan pesan dalam teks. Data dikumpulkan melalui pemilihan cerpen yang dipublikasikan di Kompas.id dan dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa dekonstruksi tidak hanya membuka peluang untuk memahami kompleksitas identitas budaya, tetapi juga norma-norma sosial yang ada, sehingga menghasilkan pembacaan baru terhadap isu-isu gender dan relasi sosial.
Peran Mahasiswa PBSI dalam Menerapkan Nilai Spiritualitas sebagai Hidden Curriculum Wahyuni, Putri Intan; Zahwatunissa, Zahwatunissa; Hindun, Hindun
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 12 No 3 (2024)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v12i3.1535

Abstract

APenelitian ini menganalisis peran mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dalam menerapkan nilai spiritualitas sebagai hidden curriculum melalui pembiasaan membaca ayat-ayat pendek Al-Qur'an sebelum perkuliahan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melibatkan wawancara terhadap empat mahasiswa dari latar belakang pendidikan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap penerimaan dan adaptasi mereka terhadap praktik ini. Mahasiswa dari lembaga pendidikan berbasis agama, seperti Madrasah Aliyah dan pesantren, lebih mudah beradaptasi daripada sekolah umum. Pembiasaan ini tidak hanya meningkatkan kedisiplinan, tetapi juga memperkuat pemahaman spiritual mahasiswa, yang pada gilirannya mendukung pengembangan karakter religius mereka.