Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Politik dalam Pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia Nawaliyah Nawaliyah; Indah Kurnia Fitasari; Ismah Thayyibah Hanun; Mashudi Mashudi
Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/maslahah.v3i1.1893

Abstract

This research aims to analyze the role of political economy in the development of sharia economics, with a focus on government policies and political dynamics that influence this sector. Despite progress, challenges such as the public's lack of understanding of Islamic financial products and inadequate regulations still need to be addressed. With a qualitative approach, this research reveals strategies that can increase sharia economic growth in the future, as well as the importance of synergy between government policies and public awareness of sharia values.
TRANFORMASI DIGITAL DALAM SERTIFIKASI HALAL: TANTANGAN DAN PELUANG DI ERA INDUSTRI 4.0 Andik Setiawan; Ismah Thayyibah Hanun; Miftahur Rohmah; Ersya Faraby
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/rpmvbx65

Abstract

Era Industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental dalam sistem sertifikasi halal melalui integrasi teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan dan peluang transformasi digital dalam sertifikasi halal di Indonesia sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan konsumen akan transparansi, keamanan, dan kualitas produk halal. Dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan analisis dokumen, penelitian ini mengkaji berbagai sumber literatur termasuk jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi lembaga terkait industri halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi menawarkan peluang signifikan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses pasar global, dan memperkuat traceability produk halal melalui teknologi seperti blockchain dan platform digital. Namun, implementasinya menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi di kalangan pelaku UMKM, perbedaan standar halal internasional, serta kebutuhan investasi besar dalam pengembangan sistem dan sumber daya manusia. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi multipihak antara pemerintah, lembaga sertifikasi, akademisi, dan industri untuk memaksimalkan transformasi digital yang inklusif. Dengan penguatan regulasi melalui UU Jaminan Produk Halal dan adopsi sistem digital terintegrasi seperti yang dikembangkan BPJPH, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin industri halal global dengan transformasi dari negara konsumen menjadi produsen utama produk halal berbasis teknologi digital.