Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN OBAT ANTI JAMUR KETOCONAZOLE DAN SALEP 2-4 PADA KASUS TINEA PEDIS DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH TERJUN KOTA MEDAN Ketaren, Divanya Regatha; Suhartomi, Suhartomi; Fadillah, Qori; Panjaitan, Joice Sonya Gani; Syarifah, Siti; Sihombing, Jenny Ria
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 2 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i2.9100

Abstract

Tinea Pedis merupakan salah satu infeksi jamur superfisial kulit yang paling umum di seluruh dunia yang bersifat menular dan berulang. Infeksi ini sering kali tertular secara kontak langsung dengan spora organisme penyebab atau bagian kulit yang terinfeksi. Prevalensi global tinea pedis diperkirakan sekitar 3% dengan risiko seumur hidup mencapai 70%. Prevalensi pada remaja dan dewasa lebih tinggi dibandingkan pada anak-anak. Kejadian tertinggi terjadi antara usia 16 dan 45 tahun saat aktivitas tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan efektivitas antara obat anti jamur ketoconazole dengan Salep 2 - 4 yang mengandung salisilat dalam mengobati penyakit infeksi jamur di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Terjun Kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental uji klinis, yakni uji klinis acak terkontrol (Randomized Controlled Trial) yang dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Terjun Kota Medan sebanyak 32 pemulung dan petugas sampah, dibagi menjadi dua kelompok yaitu salep ketoconazole dan salep 2 - 4 dilakukan selama 14 hari dengan follow up pada hari ke - 4, 8, 14. Hasil pengobatan pada hari ke - 4 dengan angka kesembuhan salep ketoconazole (56.25%), salep 2-4 (18.75%) dengan nilai P = 0.028. Pada hari ke - 8 angka kesembuhan salep ketoconazole (68.75%) salep 2 - 4 (31.25%) dengan nilai P = 0.034. Pada hari ke – 14 angka kesembuhan salep ketoconazole (93.75%) salep 2-4 (56.25%) dengan nilai P = 0.037. Kesimpulan dari terdapat perbandingan efektivitas antara obat anti jamur ketoconazole dan salep 2-4 dalam mengobati infeksi jamur tinea pedis.
PERBANDINGAN OBAT ANTI JAMUR KETOCONAZOLE DAN SALEP 2-4 PADA KASUS TINEA PEDIS DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH TERJUN KOTA MEDAN Ketaren, Divanya Regatha; Suhartomi, Suhartomi; Fadillah, Qori; Panjaitan, Joice Sonya Gani; Syarifah, Siti; Sihombing, Jenny Ria
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 2 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i2.9100

Abstract

Tinea Pedis merupakan salah satu infeksi jamur superfisial kulit yang paling umum di seluruh dunia yang bersifat menular dan berulang. Infeksi ini sering kali tertular secara kontak langsung dengan spora organisme penyebab atau bagian kulit yang terinfeksi. Prevalensi global tinea pedis diperkirakan sekitar 3% dengan risiko seumur hidup mencapai 70%. Prevalensi pada remaja dan dewasa lebih tinggi dibandingkan pada anak-anak. Kejadian tertinggi terjadi antara usia 16 dan 45 tahun saat aktivitas tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan efektivitas antara obat anti jamur ketoconazole dengan Salep 2 - 4 yang mengandung salisilat dalam mengobati penyakit infeksi jamur di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Terjun Kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental uji klinis, yakni uji klinis acak terkontrol (Randomized Controlled Trial) yang dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Terjun Kota Medan sebanyak 32 pemulung dan petugas sampah, dibagi menjadi dua kelompok yaitu salep ketoconazole dan salep 2 - 4 dilakukan selama 14 hari dengan follow up pada hari ke - 4, 8, 14. Hasil pengobatan pada hari ke - 4 dengan angka kesembuhan salep ketoconazole (56.25%), salep 2-4 (18.75%) dengan nilai P = 0.028. Pada hari ke - 8 angka kesembuhan salep ketoconazole (68.75%) salep 2 - 4 (31.25%) dengan nilai P = 0.034. Pada hari ke – 14 angka kesembuhan salep ketoconazole (93.75%) salep 2-4 (56.25%) dengan nilai P = 0.037. Kesimpulan dari terdapat perbandingan efektivitas antara obat anti jamur ketoconazole dan salep 2-4 dalam mengobati infeksi jamur tinea pedis.