Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Rancang Bangun Perangkat Akuisisi Data Gas Emisi Karbon Monoksida Pada Kendaraan Sepeda Motor Saputra, Irwan; Suhendra, Tonny; Arief Kusuma, Hollanda
Sustainable Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Sustainable : Jurnal Hasil Penelitian dan Industri Terapan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/sustainable.v12i1.5244

Abstract

Exhaust emissions can cause air pollution. Carbon monoxide is one of the air pollution comes from motor vehicle gas emissions. From current technological developments, low-cost gas sensors have been widely used. In research, data acquisition devices have been successfully developed using the MQ-7 sensor, ESP32, micro SD card, TFT display, and keypad. The results of the sensor calibration get 10 motorcycle data with a coefficient of determination (R2) of 0.9273 with a percentage of 92.73%. The average accuracy of the MQ-7 sensor is 91.23% with an error percentage of 1.82% and an RMSE of 0.379. From the results of the sensor calibration, it can be seen that the MQ-7 sensor has a fairly good level of accuracy. From field test, 30 motorcycles has been test. From the results of the field test of 30 motorcycles, factors that affect the value of carbon monoxide gas in motorcycles include dirty air filters, fuel used, and motorbike maintenance. As for the year of the vehicle does not affect the value of carbon monoxide gas.
IoT Sea Level Monitoring: A Study on the Development and Field Testing Kusuma, Hollanda Arief; Akbar, Muhammad Aris; Suhendra, Tonny
Jurnal Segara Vol 19, No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v19i1.12352

Abstract

The measurement of sea level is important in oceanography, as it provides critical information about the ocean environment, including tides, currents, and water temperature. This study aimed to develop an IoT-based sea level monitoring device that can accurately measure sea level and transmit the data in real time. The device consisted of various components: an ESP32 Microcontroller, a GSM Module, an MS5803-14BA sensor, and a battery. The components were assembled on a PCB board and placed inside a waterproof box to protect the electronics from the ocean environment. The field test was conducted for 17 hours at the Tanjungpinang Class 1 Navigation Office Port, and the data was monitored through the Ubidots platform. The results showed that the device accurately measured sea level, with an RMSE value of 0.69 cm and an accuracy rate of 99.47%. However, the field test also revealed data transmission issues, with 18.81% of the data not being sent to the server. This low data transmission rate may have been due to low RSSI levels and issues with operator signal quality. Further research is needed to understand the reasons behind these data losses and to improve the device's overall performance. This study demonstrated the feasibility of using an IoT-based sea level monitoring device to accurately measure sea level and transmit the data in real time. It provides valuable information for further development and improvement of sea level monitoring systems.
Studi Perubahan Cuaca di Kota Tanjungpinang Berdasarkan Nilai Temperatur, Kelembapan, dan Kecepatan Angin menggunakan Mikrokontroler ESP32 Anggarudin, Anggarudin; Simanullang, Andreas M; Pardede, Masta Angel Valentina; Refly, Septia; Kusuma, Hollanda Arief; Suhendra, Tonny
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas pengukuran suhu, kelembaban, dan kecepatan angin di Kota Tanjungpinang. Tujuannya adalah memahami kondisi lingkungan dan mendapatkan informasi cuaca. Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen yang dirancang khusus untuk memperoleh data yang akurat. Metode penelitian meliputi pengumpulan data di lapangan, pengolahan, dan analisis data. Data yang diperoleh dibandingkan dengan standar kualitas lingkungan untuk menentukan tingkat kualitasnya. Rata-rata suhu dalam ruangan ber-AC adalah 21,87°C, sedangkan di luar ruangan 51,84°C. Kelembaban udara rata-rata dalam ruangan adalah 54%, sedangkan di luar ruangan 30%. Kecepatan angin rata-rata dalam ruangan dengan bantuan kipas adalah 12,38 km/jam. Hasil kalibrasi menunjukkan suhu rata-rata pada hari pertama adalah 34,76°C, pada hari kedua 29,59°C, dan pada hari ketiga 27,09°C, dengan kelembaban dan kecepatan angin yang sesuai. Jurnal ini menyajikan hasil pengukuran di Gedung FTTK, Kampus UMRAH, Senggarang, dengan harapan memberikan pengetahuan baru bagi pembaca dan dapat dikembangkan lebih lanjut di masa depan.
Implementasi ANN Berbasis Edge Computing pada ESP32 untuk Memprediksi Kelembaban dan Suhu James Erick Lumantoruan; Suhendra, Tonny; Sapta Nugraha
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 4 No. 1 (2025): SNTE III
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46962/snte.25.089

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem prediksi suhu dan kelembaban udara menggunakan algoritma Artificial Neural Network (ANN) yang diimplementasikan langsung pada perangkat edge ESP32. Sistem dirancang sebagai solusi ketika sensor DHT22 gagal membaca data secara real-time. Model ANN dilatih menggunakan TensorFlow dan dikonversi ke format TensorFlow Lite agar dapat dijalankan secara efisien pada perangkat dengan keterbatasan sumber daya. Pengujian dilakukan selama dua hari dengan interval prediksi antara 5 hingga 120 menit. Hasil menunjukkan bahwa model memiliki akurasi tinggi pada prediksi jangka pendek (5–10 menit), dengan nilai MAE sebesar 0,22–0,41 °C untuk suhu dan 0,16–0,24 % RH untuk kelembaban. Akurasi menurun pada prediksi jangka menengah hingga panjang, dengan kesalahan maksimum mencapai 3,26 °C dan 14,00 % RH. Sistem ini terbukti mampu memberikan estimasi yang andal saat sensor utama gagal, dan memiliki potensi pengembangan lebih lanjut dengan menambahkan variabel lingkungan lainnya sebagai input model. Model ANN bisa diterapkan dalam sistem prediksi berbasis edge computing pada Mikrokontroller ESP32 dan mampu beradaptasi melalui pembaharuan data secara berkala.
Mini Power Plant Sebagai Pemanfaatan Potensi Energi Baru Terbarukan di Desa Lancangkuning Bintan Suhendra, tonny; Ahmad Syafiq; Sapta Nugraha; Rusfa; Anton Hekso Yunianto; Septia Refly; Hollanda Arief Kusuma; Lucky Pradana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 2 No 2 (2023): Vol.2 No.2 (Juni 2023)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v2i2.20237

Abstract

Abstrak—Dalam kegiatan ini dilakukan dengan tujuan melakukan pengenalan teknologi pembangkit listrik yang menggunakan energi baru terbarukan serta memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber energi di desa Lancangkuning, Kab. Bintan Kepulauan Riau. Hal ini dilakukan karena sebagian besar wilayah Indonesia memiliki potensi yang belum termanfaatkan berkaitan energi matahari sebagai energi alternatif yang bisa dikonversi menjadi energi listrik. Dan juga memberikan pemahaman kepada masayarakat melalui sosialisasi, bahawa membangun sebuah pembangkit listrik khususnya mini power plant tidak membutuhkan biaya yang besar, karena saat ini sudah banyak banyak pilihan (solar panel, baterai, solar charge controller dll) yang bisa digunakan dan harganya sudah sangat terjangkau. Dengan melakukan kegiatan ini juga diharapkan masyarakat dapat membangun sebuah pembangkit mini dengan harga murah, dan wilayah Indonesia memiliki potensi untuk membangun pembangkit berbasis energi baru terbarukan oleh masyarakat secara mandiri, khususnya pada off-grid system. Hasil dari kegiatan ini adalah sebuah prototype pembangkit listrik dengan kategori Mini Power Plant, yang di telah diujikan di salah satu pos ronda yang ada di desa Lancangkuning, dan juga pemehaman masayarakat sekitar berkaitan dengan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), khususnya energi matahari. Kata Kunci—EBT, Solar Panel, Mini Power Plant, Energi Matahari, Energi Alternatif