Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kajian pengaruh perubahan penutup lahan terhadap kenaikan suhu permukaan di Kota Yogyakarta Nuraini Sekarsih, Fitria; Khasanah, Uswatun; Gangga, Panji Setya; Saputra, Ridho Abdhe
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Media Informatika
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Land cover in Yogyakarta City has changed during 2013-2023. This change is predicted to be the cause of surface temperature increasing in Yogyakarta City. Analysis of the influence of these factors on surface temperature was carried out using Landsat 8 imagery with 4 stages, 1) downloading and making corrections of images; 2) processing the image to obtain the surface temperature value; 3) processing the image to obtain land cover, built-up land, and humidity index values; and 4) making sampling to analyze the relationship between surface temperature and land cover. As a result, there was 0.380 C surface temperature increasing during 2013-2023. This is in line with changes in land cover in Yogyakarta City where the vegetation index has decreased, while the built-up land index has increased. In 2013, land cover was the dominant factor in surface temperature in Yogyakarta City, and it affected of 91.16%. Meanwhile, in 2023 the influence of land cover was only 49.42%. The pandemic era can be a reference for the influence of pollutants on surface temperatures. The results show that there was a significant decrease in temperature during the pandemic become 30.140C. This data is supported by the increase number in motorized vehicles in the City of Yogyakarta. The increase number of motorized vehicle is about 124% in the past decade.
Pelatihan UAV untuk Mendukung Kawasan Wisata Ngingrong, Kabupaten Gunungkidul Nuraini Sekarsih, Fitria; Wahyuningtyas, Puji; Arfianto, Septian Dwi; Devina, Agustina; Muhammad, Iqro Bayu; Kukuh, Kukuh
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4526

Abstract

Penggunaan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau dikenal pula dengan drone menjadi alat yang tidak bisa dipisahkan dalam pembuatan konten atau bahan pendukung media promosi wisata. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah ketrampilan peserta kegiatan di Kawasan Wisata Ngingrong dalam pengoperasian UAV. Secara spesifik tujuan kegiatan ini adalah membekali pengetahuan peserta tentang berbagai spesifikasi UAV, bagian-bagian UAV, peraturan penerbangan UAV, keselamatan penerbangan, dan teknis pengambilan foto/video udara. Kemampuan ini dirasa penting, mengingat kebutuhan data foto/video kawasan wisata merupakan bahan yang sangat penting sebagai media pengembangan wisata di Kawasan Wisata Ngingrong. Sebanyak 15 peserta diundang yang terdiri dari anggota pokdarwis dan perwakilan karangtaruna. Pelatihan menggunakan beberapa drone dengan spesifikasi yang berbeda. Kegiatan ini terdiri dari kelas teori dan praktek. Kelas teori berupa kelas klasikal dan diskusi, dilanjutkan dengan praktek teori penerbangan dimana peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Pengukuran keberhasilan  kegiatan menggunakan test sebelum kegiatan dan setelah kegiatan. Kegiatan ini merupakan pengalaman pertama bagi 93% peserta dalam menerbangan UAV. Dalam pelatihan teori keselamatan penerbangan, hanya 20 % peserta yang mengetahui adanya peraturan tentang penerbangan terutama untuk penerbangan UAV. Sebelum pelatihan, sebanyak 53% peserta merasa belum memiliki level kemampuan apapun (level 1) dan 40% memiliki level agak baik (level 2). Setelah 45 menit mencoba mengoperasikan UAV, terjadi peningkatan level kemampuan peserta. Sebanyak 40% peserta mengisi memiliki level agak baik (level 2), dan 53% peserta naik level ke baik (level 3). Peserta juga diajak untuk mengambil foto bertampalah untuk membuat peta kawasan wisata di lokasi ini.  Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kemampuan menerbangkan UAV bagi pengelola wisata sangat penting. Kegiatan ini dirasa mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam pengoperasian UAV dan sebagai bahan media khususnya promosi di kawasan wisata.
Pengenalan Citra Drone sebagai Data Geo-spasial untuk Sekolah Menengah Atas Nuraini Sekarsih, Fitria; Nucifera, Fitria; Pringgondani, Restu; Lisditya Permatasari, Afrinia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.1457

Abstract

Geografi menjadi pelajaran yang membosankan jika hanya diberikan di kelas. Pembelajaran interaktif diperlukan agar pembelajaran geografi lebih menarik dan menyenangkan. Salah satu kegiatan yang menyenangkan agar geografi semakin menarik adalah UAV (Unmanned Aerial Vehicle)/drone sebagai alat untuk mendapatkan informasi Geo-spasial. Drone sebagai alat pengambilan foto/video udara untuk informasi geo-spasial merupakan hal yang baru di kalangan siswa. Selain memberikan pengalaman baru dalam pembelajaran geografi, penggunaan UAV juga mampu memberikan gambaran sumberdata dan hasil pengolahan data geospasial. Pelatihan ini diikuti oleh 105 siswa dari 3 sekolah yang berbeda. Sekitar 91,43% peserta mengatakan bahwa ini adalah aktivitas pertama mereka berinteraksi dengan drone. Kegiatan ini juga mengenalkan mahasiswa pada perolehan data Geo-spasial yang dapat diperoleh dari UAV. Siswa juga diajak berkenalan dengan drone mulai dari pengenalan alatnya, latihan terbang, hingga pengambilan foto dan video lingkungan sekolah. Foto udara yang direkam kemudian diinterpretasikan berdasarkan warna, ukuran, bentuk, pola, tekstur, dan bayangannya. Hasil yang diperoleh dari pengolahan meliputi pemodelan 3D lingkungan sekolah, peta DEM, dan peta orto-foto.
Wisata Virtual di Geopark Gunungsewu Kabupaten Gunungkidul Sebagai Media Promosi Pariwisata Daerah Nuraini Sekarsih, Fitria; Mustopa, Ali; Mustika Dewi, Melany; Pringgondani, Restu; Kukuh, Kukuh
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3238

Abstract

Geopark Gunungsewu mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi virtual tour atau wisata virtual. Keindahan potensi wisata di Geopark Gunungsewu Gunungkidul memang belum banyak diketahui orang. Wisata virtual ini diaplikasikan di 3 titik kawasan wisata Gunungsewu yaitu Gunung Api Purba (GAP) Nglanggeran, Gua Ngingrong, Gua Ngobaran, dan sepanjang Pantai di Gunungkidul. GAP Nglanggeran merupakan deretan perbukitan purba, sedangkan Gua Ngingrong dan Gua Ngobaran merupakan wisata goa yang menawarkan keindahan stalaktit dan stalagmit di perbukitan karst. Wisata virtual ini juga menawarkan wisata Pantai di sepanjang Pantai di Gunungkidul dengan total kurang lebih ada 40 pantai yang dapat dinikmati dengan media virtual ini. Titik wisata ini juga mewakili wisata ekstrim di kawasan Geopark yang hanya bisa dinikmati oleh masyarakat tertentu saja. Hadirnya wisata virtual diharapkan dapat mewakili rasa penasaran pengunjung yang terkendala untuk memasuki kawasan wisata ini. Sebut saja lansia, anak-anak, pengunjung penyandang disabilitas, dan pengunjung yang memiliki penyakit tertentu. Keterbatasan waktu juga dapat menjadi kendala untuk melakukan eksplorasi di semua titik wisata di Gunungkidul. Cara yang digunakan adalah dengan mengambil foto panorama 360 di lokasi tersebut dan juga dilengkapi dengan foto dari google street views. Foto-foto tersebut dirangkai menjadi sebuah paket tur virtual yang disajikan secara online dan offline. Hasilnya, sebanyak 95% pengguna merasa virtual tour ini dapat menggambarkan ilustrasi perjalanan wisata di Geopark Gunungsewu.
Kematian yang Ditolak di Kampung Pitu, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul Nuraini Sekarsih, Fitria
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v2i1.1288

Abstract

This research was conducted in Kampong Pitu, Kapanewon Patuk, Gunungkidul Regency. In accordance with the toponym Pitu which means seven, this kampong has a unique tradition related to historical origins, the number of families who have to live in this village, and of course funeral traditions that are still firmly held by local residents. This research uses in-depth interviews with local leaders of Kampong Pitu, Family Heads, Local Youth, and Nglanggeran Pokdarwis related to the traditions of who can use water and land resources from generation to generation, who can stay, various kinds of reinforcements that occur to residents who trying to break the traditions in this village, and finally the study of death in this location. This death study consists of two things, namely the beliefs of residents for those who violate customary rules and who may be buried in Kampong Pitu.