Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA MICE DI INDONESIA: POTENSI, TANTANGAN, DAN PELUANG Ananda Pratama, Irfan; Eko Edy Susanto
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 4 No. 3: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v4i3.8834

Abstract

Pariwisata MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) merupakan salah satu segmen yang berkembang dalam industri pariwisata bisnis. MICE memiliki dampak positif dan potensi masa depan baik pada perkembangan ekonomi maupun masyarakat karena hubungan bisnis antara destinasi dan penyedia layanan bisnis. Indonesia saat ini berupaya mengembangkan potensi MICE di beberapa destinasinya, dengan banyak peluang untuk masa depan. Namun, untuk menjadi pemain inti MICE di kancah internasional, Indonesia masih harus menghadapi beberapa kelemahan dan ancaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana pariwisata MICE di Indonesia, terutama di Jawa dan Bali, telah berkembang serta tantangan yang mereka hadapi saat ini.Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bagi pariwisata MICE di Indonesia. Kesimpulannya, Indonesia memiliki banyak kekuatan dalam hal reputasi pariwisatanya. Lima kota utama yang dipersiapkan menjadi destinasi inti MICE di Indonesia adalah Bali, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Meski demikian, Indonesia harus terus membuat strategi promosi MICE yang tepat untuk tidak tertinggal dari negara-negara tetangga.
Memahami Preferensi Platform Media Sosial pada UMKM Indonesia: Perspektif Technology Acceptance Model terhadap Strategi Promosi Digital berbasis Sektor Usaha Armawan, Ivan; Indra Saputra Alamsyah, Andi; Narendra Muvano, Nandha; Ayu Lestariani, Made; Ananda Pratama, Irfan
Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Vol. 8 No. 2 (2026): August, Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH)
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jimsh.v8i2.1635

Abstract

This research was conducted in Balikpapan City, focusing on three MSMEs operating in the culinary sector (Kampoeng Timoer), handicraft sector (D'Hands Project), and fashion sector (Jesthink). Data collection techniques included direct observation, structured interviews, and documentation of social media content. Subsequently, the collected data were analyzed using thematic analysis techniques assisted by NVivo 12 software. This study addresses a research gap concerning the absence of experience-based mapping of social media channel preferences among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the local Indonesian context, employing a descriptive qualitative approach strengthened by the Technology Acceptance Model (TAM) as a novelty framework. The findings not only map the dominance of Instagram and WhatsApp Business as the two primary platforms but also reveal that preferences for these two platforms are driven by perceived ease of access, communication effectiveness, and alignment with product characteristics. The novelty of the findings lies in identifying differences in content strategies across business sectors (culinary, fashion, handicraft) that have been overlooked by previous studies. This study also identifies several significant challenges faced by MSME actors, including limited digital literacy, time constraints in consistently managing content, and the absence of data-driven strategic promotion planning. The novel contribution of this research is the formulation of contextual and sector-differentiated mentoring recommendations for MSMEs.