Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai dalam Mengurangi Kemiskinan di Pedesaan Awalia, Salsha; Sumayya, Siti Azzahra
JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik) Vol 11 No 2 (2024): JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik)
Publisher : Fakultas Manajemen Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jekp.v11i2.4759

Abstract

Abtract BLT is defined as assistance for the poor that is sourced from village funds. This assistance is one type of social protection and security from the government. BLT aims to help the poor meet their basic needs, especially in situations of economic crisis such as the COVID-19 pandemic. Although BLT increases the purchasing power of the poor, its impact is temporary and insufficient to address long-term structural poverty. The study used qualitative and quantitative approaches to analyze the effectiveness of the program and constraints in its implementation. Results show that BLT contributes to reducing poverty temporarily, but does not create economic independence among recipients. Keywords: Direct Cash Transfer, poverty, rural, effectiveness, government policy. Abstrak BLT didefinisikan sebagai bantuan untuk penduduk miskin yang bersumberkan dari dana desa. Bantuan ini merupakan salah satu jenis perlindungan dan jaminan sosial dari pemerintah. BLT bertujuan untuk membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan dasar, terutama dalam situasi krisis ekonomi seperti pandemi COVID-19. Meskipun BLT meningkatkan daya beli masyarakat miskin, dampaknya bersifat sementara dan tidak cukup untuk mengatasi kemiskinan struktural jangka panjang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis efektivitas program dan kendala dalam implementasinya. Hasil menunjukkan bahwa BLT berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan sementara, tetapi tidak menciptakan kemandirian ekonomi di kalangan penerima. Kata Kunci: Bantuan Langsung Tunai, kemiskinan, pedesaan, efektivitas, kebijakan pemerintah.
Analisis Sosial dan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan Kualitas Udara Perkotaan: Studi Kasus di Kota Jakarta dan Surabaya Khofiya, Nidaan; Sumayya, Siti Azzahra
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v6i2.4714

Abstract

Kualitas udara perkotaan merupakan isu krusial yang mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di kota-kota besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi informasi dan faktor sosial dalam pengelolaan kualitas udara di Jakarta dan Surabaya sebagai dua kota besar di Indonesia. Studi ini menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi dampak teknologi informasi terhadap pemantauan dan pengelolaan kualitas udara, serta bagaimana persepsi dan perilaku masyarakat mempengaruhi efektivitas kebijakan lingkungan. Data dikumpulkan melalui survei terhadap penduduk, analisis data kualitas udara dari stasiun pemantauan, dan wawancara dengan pejabat pengelola lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi, seperti aplikasi pemantauan udara dan sistem peringatan dini, telah meningkatkan kesadaran masyarakat dan respon terhadap kualitas udara yang buruk. Namun, ada perbedaan signifikan antara Jakarta dan Surabaya dalam hal integrasi teknologi dan partisipasi masyarakat, yang dipengaruhi oleh faktor sosial dan infrastruktur yang berbeda di masing-masing kota. Studi ini menyimpulkan bahwa sementara teknologi informasi dapat memfasilitasi pengelolaan kualitas udara dengan cara yang lebih efisien, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan kebijakan yang sesuai. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan investasi dalam teknologi pemantauan, serta penguatan kampanye kesadaran lingkungan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal di Jakarta dan Surabaya. Kata kunci: Kualitas Udara, Teknologi Informasi, Sosiologi Masyarakat, Jakarta, Surabaya, Pengelolaan Lingkungan.
ANALISIS HOMESICKNESS PADA MAHASISWA BARU: PENGARUH GENDER, JARAK TEMPAT TINGGAL, DAAN DUKUNGAN SOSIAL DI KOTA BANDUNG Sumayya, Siti Azzahra; Abdullah, Mirna Nur Alia; Mujayapura, Muhammad Retsa Rizaldi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44112

Abstract

Homesickness merupakan fenomena umum yang dialami oleh mahasiswa baru, terutama mereka yang harus berpisah dari keluarga dan lingkungan asal untuk menempuh pendidikan tinggi di kota lain. Kota Bandung sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di Indonesia menarik mahasiswa dari berbagai daerah, sehingga tantangan homesickness menjadi perhatian penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gender, jarak tempat tinggal, dan dukungan sosial terhadap tingkat homesickness pada mahasiswa baru di Kota Bandung.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari mahasiswa baru yang berasal dari berbagai universitas di Kota Bandung. Analisis regresi berganda digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (gender, jarak tempat tinggal, dan dukungan sosial) terhadap variabel dependen (tingkat homesickness). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perempuan mengalami tingkat homesickness yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Selain itu, mahasiswa yang berasal dari daerah yang lebih jauh dari Bandung memiliki tingkat homesickness yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang berasal dari daerah yang lebih dekat. Dukungan sosial berperan sebagai faktor protektif, di mana mahasiswa dengan dukungan sosial yang tinggi cenderung mengalami tingkat homesickness yang lebih rendah.
Analisis Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai dalam Mengurangi Kemiskinan di Pedesaan Awalia, Salsha; Sumayya, Siti Azzahra
JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik) Vol. 11 No. 2 (2024): JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik)
Publisher : Fakultas Manajemen Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jekp.v11i2.4759

Abstract

Abtract BLT is defined as assistance for the poor that is sourced from village funds. This assistance is one type of social protection and security from the government. BLT aims to help the poor meet their basic needs, especially in situations of economic crisis such as the COVID-19 pandemic. Although BLT increases the purchasing power of the poor, its impact is temporary and insufficient to address long-term structural poverty. The study used qualitative and quantitative approaches to analyze the effectiveness of the program and constraints in its implementation. Results show that BLT contributes to reducing poverty temporarily, but does not create economic independence among recipients. Keywords: Direct Cash Transfer, poverty, rural, effectiveness, government policy. Abstrak BLT didefinisikan sebagai bantuan untuk penduduk miskin yang bersumberkan dari dana desa. Bantuan ini merupakan salah satu jenis perlindungan dan jaminan sosial dari pemerintah. BLT bertujuan untuk membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan dasar, terutama dalam situasi krisis ekonomi seperti pandemi COVID-19. Meskipun BLT meningkatkan daya beli masyarakat miskin, dampaknya bersifat sementara dan tidak cukup untuk mengatasi kemiskinan struktural jangka panjang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis efektivitas program dan kendala dalam implementasinya. Hasil menunjukkan bahwa BLT berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan sementara, tetapi tidak menciptakan kemandirian ekonomi di kalangan penerima. Kata Kunci: Bantuan Langsung Tunai, kemiskinan, pedesaan, efektivitas, kebijakan pemerintah.
PERAN BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB) DALAM KESIAPSIAGAAN PADA ZONA MEGATHRUST INDONESIA Khofiya, Nidaan; Sumayya, Siti Azzahra; ., Ananysa
Jurnal Konstituen Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Konstituen
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia terletak di daerah rawan gempa dan tsunami, khususnya di zona megathrust seperti Selat Sunda dan Mentawai-Siberut. Potensi gempa besar memerlukan kesiapsiagaan yang matang guna mengurangi dampak bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berperan penting dalam koordinasi dan pelaksanaan kebijakan mitigasi bencana di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran BNPB dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi gempa dan tsunami di zona megathrust, serta mengevaluasi efektivitas program-programnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis data sekunder melalui tinjauan dokumen kebijakan, laporan kesiapsiagaan, dan penelitian terkait mitigasi bencana. Hasil penelitian menunjukkan BNPB telah melakukan berbagai upaya, seperti edukasi, simulasi bencana, penyusunan rencana evakuasi, dan penguatan infrastruktur. Namun, masih terdapat tantangan dalam koordinasi antar instansi dan rendahnya kesadaran masyarakat. BNPB memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, tetapi diperlukan peningkatan koordinasi antar lembaga, kesadaran, serta partisipasi masyarakat. Selain itu perlunya kebijakan yang lebih komprehensif dan dukungan anggaran yang memadai untuk program kesiapsiagaan bencana.