Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integritas kristiani: Keseimbangan dalam hidup menggereja pada ruang eklesial-sosial Togatorop, Timotius Mangiring Tua; Widjaja, Fransiskus Irwan
KURIOS Vol. 10 No. 2: Agustus 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v10i2.1053

Abstract

Christian integrity faces the challenges of church life in social and ecclesial spaces; both reflect one standard. Presence in social spaces, especially in the digital world, presents a dramaturgical lifestyle or, like, playing a role so that it tends to be manipulative. This article aims to build a theological concept of Christian integrity reflected through church life in ecclesial and social spaces. Using a literature study approach, through published research articles, we find that church life must always display the same face of Christ in all spaces or dimensions of life. This means that Christian integrity is the spirit of church life in the ecclesial-social sphere.   Abstrak Integritas kristiani diperhadapkan pada tantangan hidup menggereja pada ruang sosial dan eklesial; apakah keduanya mereleksikan satu standar. Kehadiran pada ruang sosial, khususnya di dunia digital, menghadirkan gaya hidup yang dramaturgis atau seperti bermain peran sehingga cenderung manipulatif. Artikel ini bertujuan untuk membangun konsep teologis tentang integritas kristiani yang tercermin melalui hidup menggereja pada ruang eklesial dan sosial. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka, melalui artikel hasil riset yang dipublikasi, kami mendapatkan bahwa kehidupan gereja harus selalu menampilkan wajah Kristus yang sama di segala ruang atau dimensi kehidupan. Ini berarti, integritas kristiani selalu menjadi spirit dalam hidup menggereja di ruang eklesial-sosial
Gerakan Free The Sea: Peran Mahasiswa Teologi Dalam Edukasi Dan Aksi Pelestarian Laut Di Pulau Buluh Tafonao, Talizaro; Sianipar, Ronald; Sakati, Abraham Marsal; Ditakristi, Agiana Her Visnhu; Togatorop, Timotius Mangiring Tua
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i1.208

Abstract

Latar Belakang: Pencemaran laut di Pulau Buluh, Kota Batam, terutama oleh sampah plastik, mengancam ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir. Tujuan: Meningkatkan kesadaran ekologis anak-anak dan remaja gereja melalui edukasi berbasis nilai-nilai spiritual Kristen. Metode: Pendekatan partisipatif dan reflektif digunakan untuk menggabungkan pemahaman teologis dan tindakan ekologis nyata. Hasil: Program ini meningkatkan kesadaran ekologis di kalangan peserta dan masyarakat, serta menghasilkan model edukasi lingkungan berbasis spiritualitas Kristen yang kontekstual. Kesimpulan: Edukasi berbasis teologi terbukti efektif membangun kepedulian ekologis lintas generasi. Diperlukan pengembangan kurikulum ekoteologi dan replikasi program serupa di wilayah pesisir lainnya.
Penerjemahan Alkitab Berbasis Church-Centric Bible Translation sebagai Model Pengabdian kepada Masyarakat pada Komunitas Suku Laut Simanjuntak, Fredy; Perry, Russ; Lim, Matius; Togatorop, Timotius Mangiring Tua; Tangkere, Daniel Robert
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/fecyvr44

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini berfokus pada proses penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Suku Laut melalui pendekatan Church-centric Bible Translation, yaitu model penerjemahan yang menempatkan gereja lokal dan komunitas sebagai subjek utama. Komunitas Suku Laut merupakan kelompok masyarakat pesisir yang menghadapi tantangan serius berupa keterancaman bahasa ibu, rendahnya literasi, serta marginalisasi identitas budaya dan keagamaan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara lembaga teologi, yayasan penerjemahan Alkitab, gereja lokal, dan keluarga-keluarga Suku Laut yang masih memiliki kompetensi bahasa asli. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatoris dan kontekstual, dengan melibatkan penutur lintas generasi serta pendampingan spiritual dan komunitas secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerjemahan Alkitab tidak hanya berfungsi sebagai sarana pewartaan iman Kristen, tetapi juga sebagai media pelestarian bahasa, penguatan identitas komunitas, dan pemberdayaan gereja lokal dalam misi kontekstual. Selain itu, proses ini membuka ruang dialog lintas iman dalam lingkup keluarga dan komunitas. Kegiatan ini menegaskan bahwa Church-centric Bible Translation dapat menjadi model Pengabdian kepada Masyarakat yang holistik, transformatif, dan relevan bagi komunitas adat dan minoritas bahasa.