Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Brand Image, Perceived Quality Dan Country Of Origin Terhadap Minat Beli Skincare Some By Mi Apriyani, Vira; Oktavia, Yunisa
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 7, No 1.1 (2024)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v7i1.6540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image, perceived quality dan country of origin terhadap minat beli skincare Some By Mi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi yang akan menjadi fokus penelitian adalah individu yang membeli atau menggunakan produk skincare dari merek Some By Mi di Kota Batam pada tahun 2023 yang tidak diketahui jumlah pastinya.Teknik penentuan sampel didasari dengan Lameshow yang menghasilkan 100 responden yang ditarik dengan purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda, yang kemudian diuji melalui uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji pengaruh dan uji hipotesis. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa brand image memiliki pengaruh sebesar 38,3% terhadap minat beli. Perceived quality memiliki pengaruh sebesar 40,0% terhadap minat beli. Country of origin memiliki pengaruh sebesar 25,4% terhadap minat beli. Temuan pengujian dengan menggunakan koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa brand image, perceived quality dan country of origin secara bersama-sama dapat menjelaskan sebanyak 80,3% dari variasi dalam minat beli. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa brand image, perceived quality dan country of origin, baik secara parsial maupun secara simultan, berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat beli Some By Mi. Kata Kunci: Brand Image; Country Of Origin; Perceived Quality; Minat Beli.
Perilaku Income Smoothing terhadap Reaksi Pasar Sub Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2020 Apriyani, Vira; Alang, Syamsu
KELOLA Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sifat dan karakteristik industri pertambangan berbeda dengan industri sektor lainnya. Salah satunya industri pertambangan melakukan biaya investasi yang sangat besar, berjangka panjang, syarat risiko, hal ini yang menjadikan dasar pertimbangan manajemen dalam pengambilan keputusan ekonomi yang berguna baik untuk pihak eksternal maupun internal perusahaan yaitu laba. Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui dan mengidentifikasi dan melihat dampaknya perusahaan mana saja yang secara konsisten melakukan perataan laba pada perusahaan sub sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2017-2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif karena mencari dan menata secara sistematis atas hasil penelitian. Pengkajian data ini merupakan hasil penyaringan data yang telah dikategorikan sesuai dengan dengan kebutuhan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampling purposive, dengan melibatkan 10 perusahaan sebagai sampel penelitian. Data dianalisis dengan perhitungan manajemen laba model Jones 1991 (DA), dan reaksi pasar dengan cummulative abnormal return (CAR). Kesimpulan penelitan ini yaitu: (1) Manajemen laba berpengaruh positif terhadap reaksi pasar pada tanggal publikasi laporan keuangan dengan mayoritas perusahaan melakukan income maximization atau melakukan penaikan laba sehingga investor tertarik oleh laba yang semakin tinggi yang dilaporkan perusahaan. (2) Ada 6 perusahaan yang melakukan income maximization yaitu BSSR, BYAN, HRUM, INDY, MBAP, dan PTRO sedangkan sisanya sebanyak 4 perusahaan melakukan income decreasing yakni MYOH, PTBA, ELSA, dan TINS.