Dianti, Tsanni Endah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN ANTROPOLOGI HUKUM DAN BUDAYA TERHADAP MUDIK LEBARAN MASYARAKAT INDONESIA Dianti, Tsanni Endah; Saebani, Beni Ahmad
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 6 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v9i6.8525

Abstract

Artikel ini bertitik fokus pada bagaimana konsep Islam dalam melihat fenomena mudik lebaran?, dan bagaimana tinjauan antropologi hukum dan budaya terhadap mudik lebaran masyarakat Indonesia?. Melihat dan memahami secara mendalam terhadap konsep Islam dan tinjauan antropologi hukum dan budaya yang digunakan sebagai analisis terhadap fenomena mudik lebaran adalah tujuan dari penulisan artikel ini. Sedangkan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan melihat orientasi nilai budaya (cultural value orientasi) pada masyarakat Indonesia. Kemudian, metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan pengumpulan data melalui analisis kajian terhadap berbagai literatur yang memiliki relevansi dengan kajian yang akan dilakukan dengan sifat desktriptif analitis melalui analisis model Huberman dan Miles. Oleh karena itu, Hasil dalam penelitian menunjukan bahwa mudik lebaran yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia merupakan salah satu tindakan atau aktivitas sosial dalam kebudayaan yang masuk dalam kategori umum, yaitu “al Bārā’āh al-Ashlāyyāh” dan mengandung nilai ibadah dalam Islam. Sedangkan tinjauan antropologi hukum dan budaya berfungsi untuk menjelaskan mengenai hukum dan kebudayaan yang berkembang dalam kehidupan masyarakt Indonesia.
TRANSFORMASI PARADIGMA TINDAK PIDANA ISLAM KE DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL Dianti, Tsanni Endah; Noersy, Windi Aimar
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 3 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v10i3.9652

Abstract

Hukum pidana Islam yang sering kali dianggap kejam, tidak manusiawi, ketinggalan jaman serta tidak sesuai dengan tujuan dari hukum. Hal tersebut disebabkan oleh tidak dlhamya hukum pidana Islam secara utuh, dan hukum Islam secara utuh, dan hukum pidana Islam hanya diterjemahkan secara harfiah saja padahal dewasa ini di Indonesia banyak tingkat kejahatan yang ada meningkat tajam. Khususnya hukum Pidana Islam, karena hukum Perdata islam sudah dipakai sebagai acuan untuk melakukan kegiatan hukum di Indonesia walaupun belum cukup mengikat seperti hukum positif yang berlaku di Indonesia yang merupakan peninggalan dari penjajah belanda. Pemakaian hukum perdata Islam sebagai acuan dalam kegiatan hukum di Indonesia ditunjukkan dengan adanya Kompilasi Hukum Islam (KHI). Ketimpungun ini juga memperburuk posisi hukum pidana Islam. Oleh sebab itu, perlu diadakannya upaya transformasi hukum pidana Islam dalam hukum pidana Nasional, transformasi yang dimaksud adalah percobaan membawa nilai daIi hukum pidana islam ke dalam hukum pidana nasional dengan asumsi masih perlu ada pembenahan yang mendasar yang harus dilakukan oleh pembentuk Undang-Undang di Indonesia untuk melihat sisi sisi lain dari kelemahan yang muncul dalam masalah ini, yang mampu disempurnakan dengan pengusungan nilai yang ada dalam hukum pidana Islam ke dalam hukum pidana di Indonesia khususnya dalam tindak pidana terhadap tubuh dan jiwa.