Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE LINTAS BATAS NEGARA Naomi, Clara Sophia; Aselina, Ira; Aljabar, Muhammad Isa; Febriansah, Roland
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 7 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v9i7.8622

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, terutama melalui platform e-commerce, telah mengubah cara manusia bertansaksi dengan memungkinkan terjadinya transaksi lintas batas negara. Fenomena ini menciptakan paradigm baru dalam perdagangan global, di mana batasan geografis tidak lagi menjadi hambatan utama. Berdasarkan sata UNCTAD, transaksi elektronik lintas batas negara pada 2019 mencapai US$ 26,7 triliun, sekitar 30% dari PDB dunia, dengan pertumbuhan signifikan di Indonesia. Pertumbuhan ini didorong oleh penetrasi internet yang semakin luas, peningkatan literasi digital, dan kemudahan akses terhadap platform perdagangan elektronik, yang didukung oleh inovasi dalam sistem pembayaran digital dan logistic internasional. Namun, dinamika ini juga menghadirkan berbagai model bisnis baru yang semakin kompleks, seperti marketplace global, dropshipping, dan sistem fulfillment lintas negara, yang memelurkan regulasi yang adaptif. Meski membawa kemudahan, transaksi elektronik lintas batas negara menimbulkan tantangan hukum yang signifirikan, termasuk perbedaan sistem hukum antar negara, ketidak pastian yurisdiksi, dan kesulitan dalam penegakan hukum. perlindungan konsumen dalam konteks ini menjadi sangat penting, mengingat posisi konsumen yang lebih lemah dalam transaksi internasional. Di Indonesia, meskipun telah ada kerangka hukum speerti UU ITE, implementasinya masih menghadapi kendala, terutama terkait harmonisasi dengan hukum internasional dan penegakan hukum lintas batas, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perlindungan konsumen dalam transaksi e-commerce lintas batas negara dengan pendekatan yuridis normative, mengindentifikasi kesenjangan dalam sistem perlindungan yang ada, serta merumuskan rekomendasi untuk penguatan kerangka hukum yang lebih efektif dan adaptif.
Pertimbangan Hakim Dalam Penetapan Wali Adhal Akibat Kepercayaan Di Pengadilan Agama Jombang Naomi, Clara Sophia; Zuhda Mila Fitrianna
Lex Stricta : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Study Discusses The Legal Considerations Of Judges In Appointing A Guardian Due To The Refusal Of A Blood Guardian Influenced By Kejawen Beliefs. Kejawen, As One Of The Local Beliefs Of The Javanese People, Has Its Own Value System Which In Some Cases Conflicts With The Principles Of Islamic Law, Particularly In The Context Of Marriage. This Study Was Motivated By A Real Case In The Jombang Religious Court, Where A Biological Father Refused To Be His Child's Marriage Guardian Due To Pressure From Relatives Who Adhered To Kejawen Teachings, Even Though The Marriage Fulfilled The Requirements Under Islamic Law. The Study Used A Juridical-Empirical Approach, With Data Obtained Through Court Observation, Document Study, And Analysis Of Relevant Legal Norms. The Results Of The Study Show That The Judge's Considerations Were Based On The Principles Of Maqashid Syariah, The Protection Of Women's Rights, And The Principle Of Substantive Justice. The Judge Appointed A Guardian Judge As A Legal Solution Because The Guardian's Refusal Was Deemed Invalid According To Islamic Law. These Findings Demonstrate The Importance Of Harmonizing Religious Law, State Law, And Local Culture In The Practice Of Religious Courts.