Fikriyyah, Syahla Nur
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko pada UMKM Grosir dan Eceran Toko KANNA.ID Fikriyyah, Syahla Nur; Suparjiman, Suparjiman
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2025): Juli: Development Economics and Regular Economics
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3aasj227

Abstract

UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) adalah salah satu bidang usaha yang memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi, selain itu UMKM  juga memiliki keikutsertaan dalam membuka lapangan pekerjaan dan pendistribusian bahan baku. Dalam era globalisasi yang tinggi dimana sudah banyak sekali jual beli melalui media elektonik atau online dan tingginya pesaing saat ini membuat UMKM harus bisa berdaptasi dan berinovasi sesuai dengan tren yang dihadapi.  Usaha grosir dan eceran adalah pihak perantara antara produsen dengan pihak pengecer atau udaha grosir ini dapat disebut juga B2B atau bisnis dengan bisnis yang dimana barang atau produk akan dijual kembali kepada pelaku usaha bukan kedapa konsumen akhir. Pengecer atau usaha eceran adalah individu yang membeli produk dari pihak grosir untuk dijual Kembali dalam skala kecil atau satuan. Usaha eceran ini dapat dikatakan B2C atau bisnis dengan konsumen  yang dimana produk akan dijual kepada konsumen akhir untuk digunakan secara pribadi
PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN SUB SEKTOR FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024 Anggraeni, Sintia; Fikriyyah, Syahla Nur; Astri, Astri; Istighfari, Nafsa Qolbina; Alfiana, Alfiana
KONTAN: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol 4, No 4 (2025): KONTAN: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : CV Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/kontan.v4i4.2484

Abstract

The food and beverage industry plays a crucial role in supporting national economic stability but faces substantial challenges due to raw material price volatility and heightened financial risk, particularly in the post COVID 19 period. Under these conditions, capital structure and profitability become key determinants of firm value. However, prior empirical studies report inconsistent findings, creating a research gap within the food and beverage subsector listed on the Indonesia Stock Exchange. This study aims to examine the effect of capital structure, measured by the Debt to Equity Ratio (DER), and profitability, proxied by Return on Assets (ROA), on firm value, represented by Price to Book Value (PBV), during the 2020–2024 period. A quantitative approach was employed using panel data regression with a Fixed Effect Model on nine firms selected through purposive sampling, based on secondary data from annual financial statements. The results indicate that DER has no significant effect on firm value, while ROA exerts a positive and significant influence. Simultaneously, both variables significantly affect firm value, with a coefficient of determination of 48.63%, supporting signaling theory by highlighting profitability as a primary signal for investors amid economic uncertainty.ABSTRAKIndustri food and beverage memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian nasional, tetapi menghadapi tekanan akibat fluktuasi harga bahan baku dan peningkatan risiko keuangan, khususnya setelah pandemi COVID-19. Dalam kondisi tersebut, struktur modal dan profitabilitas menjadi faktor penentu nilai perusahaan. Namun, temuan empiris sebelumnya masih menunjukkan hasil yang beragam, sehingga menyisakan celah penelitian pada subsektor food and beverage di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur modal yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA) terhadap nilai perusahaan yang diukur menggunakan Price to Book Value (PBV) pada periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel Fixed Effect Model terhadap sembilan perusahaan terpilih berdasarkan purposive sampling dan data laporan keuangan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DER tidak berpengaruh signifikan terhadap PBV, sedangkan ROA berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisien determinasi sebesar 48,63%, yang mendukung teori sinyal dalam pengambilan keputusan investor di tengah ketidakpastian ekonomi.
Pengaruh Kurs dan Inflasi Terhadap Harga Saham Perusahaan IDX-MES BUMN 17 Istigfari, Nafsa Qolbina; Astri, Astri; Fikriyyah, Syahla Nur; Anggraeni, Sintia; Alfiana, Alfiana
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bd0b7h44

Abstract

This study aims to analyze the effect of exchange rates and inflation on the stock prices of companies listed in the IDX-MES BUMN 17 index during the 2020–2024 period. Exchange rate fluctuations and inflation rates are macroeconomic indicators that frequently influence capital market movements, making it important to examine how these variables impact the stock prices of companies that play a strategic role in the national economy. This study uses secondary data in the form of the rupiah exchange rate set by Bank Indonesia. The exchange rate indicator is the rupiah exchange rate against the US dollar (US$). The annual inflation rate was obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and the year-end stock prices of each company (closing price) included in the study sample. This research is quantitative. The analytical method used is multiple linear regression using the e-Views software program. The results show that the exchange rate has a significant effect on stock prices. Meanwhile, inflation has no effect on stock prices.