Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEBIJAKAN ZONASI SEKOLAH DI INDONESIA TINJAUAN LITERATUR TENTANG IMPLEMENTASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP MUTU PENDIDIKAN Nurdin; Hanyfa Shofia Azahra Zulfa; Fuad Abdul Basits Setiawan; Nurkhaeratunnisa; Ryan Mukhtari Fadli
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 10 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i10.805

Abstract

Kebijakan zonasi sekolah di Indonesia diperkenalkan sebagai upaya untuk meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan bagi semua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan zonasi, tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap mutu pendidikan di berbagai daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber akademik dan kebijakan terkait zonasi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kebijakan ini berpotensi untuk menciptakan keadilan dalam pendidikan, pelaksanaannya sering terhambat oleh disparitas kualitas antar sekolah dan resistensi masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya dukungan pemerintah yang lebih kuat dan keterlibatan masyarakat dalam proses pendidikan untuk mencapai tujuan peningkatan mutu pendidikan secara efektif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan dalam merumuskan strategi implementasi kebijakan zonasi yang lebih baik di masa mendatang.
KOMPLEKSITAS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DI INDONESIA: SEBUAH KAJIAN LITERATUR KRITIS Dr. Nurdin, M.Pd.; Nurkhaeratunnisa; Hanyfa Shofia Azahra Zulfa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1984

Abstract

Penelitian ini mengkaji kompleksitas pengembangan sumber daya manusia (SDM) pendidikan di Indonesia melalui pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka yang bersifat deskriptif-kritis. Data diperoleh melalui penelusuran sistematis terhadap literatur akademik, jurnal ilmiah, laporan kebijakan, dan publikasi relevan lainnya menggunakan kata kunci terpilih. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi persoalan utama dan mengelompokkan temuan ke dalam tema-tema kunci. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya profesionalisme guru, lemahnya implementasi kebijakan, kesenjangan infrastruktur pendidikan, dan tata kelola yang belum optimal merupakan hambatan utama dalam pengembangan SDM pendidikan yang berkelanjutan. Ketimpangan distribusi guru, keterbatasan kompetensi digital, dan kesejahteraan guru yang rendah memperburuk situasi sistemik. Penelitian ini menekankan perlunya kebijakan yang terintegrasi, berbasis data, serta adaptif terhadap konteks lokal, termasuk dukungan kepemimpinan yang kuat dan peningkatan akses terhadap pelatihan profesional. Temuan ini diharapkan menjadi kontribusi signifikan bagi pemangku kebijakan dalam merancang reformasi pendidikan yang lebih inklusif, kolaboratif, dan responsif terhadap tantangan global dan nasional.
Perceived Organizational Support in Education: A Systematic Literature Review and Implications for School Management and Leadership Hanyfa Shofia Azahra Zulfa; Eka Prihatin; Abubakar Abubakar; Hanyfa Shofia Azahra Zulfa; Eka Prihatin; Abubakar
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i8.2026.13

Abstract

Perceived organizational support (POS) has attracted increasing attention in educational research, yet existing evidence remains theoretically fragmented and offers limited guidance for school management and leadership. This study aims to synthesize the literature on teachers’ POS by mapping teacher outcomes, dominant theoretical frameworks, leadership and organizational antecedents, and their implications for educational leadership. Following the PRISMA 2020 guidelines, 89 empirical studies published between 2019-2026 were identified through Scopus and ERIC and synthesized narratively. The findings: work engagement, teacher well-being, job satisfaction, and teacher performance are the most prominent promotive outcomes, whereas burnout and turnover intention represent the primary protective outcomes. Social Exchange Theory dominates the literature, alongside Organizational Support Theory, the Job Demands–Resources model, Conservation of Resources Theory, and Self-Determination Theory. The review further suggests that POS operates through both promotive and protective mechanisms and functions not only as a direct predictor but also as a mediator and moderator of teacher outcomes. For school management and leadership, POS should be understood as a system-level organizational outcome shaped by the alignment of leadership practices, organizational procedures, and material working conditions. Future research should adopt more longitudinal, mixed-methods, and cross-cultural designs, particularly in underrepresented contexts such as Islamic educational institutions.